alexametrics

Mempermudah Pembelajaran Matematika melalui Media Puzzle Angka

Oleh : Dwi Aji Windiyowati, S.Pd.SD*)

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PUZZLE angka, mungkin aneh dan baru terdengar di telinga kita. Karena puzzle identik dengan permainan untuk anak kecil atau balita. Apalagi puzzle angka yang digunakan untuk pembelajaran matematika.

Kita akan bertanya bagaimana caranya menggunakan puzzle untuk pemahaman materi matematika yang terkenal sulit dan membosankan ini. Pada prinsipnya puzzle angka mempermudah siswa memahami materi lewat sebuah permainan. Media puzzle angka sangat menarik bagi siswa karena memahami angka lewat suatu permainan yang mengasyikkan.

Menurut Nisak (2017 : 110) menjelaskan bahwa permainan puzzle angka memiliki banyak sekali tujuan, diantaranya: Pertama, membentuk jiwa bekerja sama pada siswa, karena puzzle angka dapat digunakan secara berkelompok. Pada pembelajaran kelompok, penggunaan puzzle angka dapat meningkatkan keaktifan siswa secara klasikal. Siswa merasa senang, aman dan nyaman dengan materi pembelajaran matematika.

Kedua, siswa dapat lebih konsisten dan fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan. Puzzle angka dapat meningkatkan konsentrasi dan konsistensi siswa karena secara langsung mengerjakan soal matematika walaupun melalui permainan. Ketiga, melatih kecerdasan logis matematis siswa.

Baca juga:  Picture and Picture Mudahkan Siswa Memahami Materi Pembelajaran Tematik

Puzzle angka secara signifikan meningkatkan kecedasan logis matematis siswa. Siswa diarahkan untuk berfikir kongkret dan realistis, sehingga tingkat pemahaman siswa terhadap materi matematika lebih baik. Keempat, menumbuhkan rasa solidaritas sesama. Rasa solidaritas/saling membantu juga dapat diperoleh dari permainan puzzle angka matematika.

Hal ini dapat dilakukan pada pembelajaran matematika dengan puzzle angka secara berkelompok. Kelima, menumbuhkan rasa kekeluargaan antar siswa. Rasa kekeluargaan juga dapat diterapkan pada puzzlea angka untuk pembelajaran secara kelompok. Antar siswa ada rasa team work/kekeluargaan, bukan individual.

Keenam, melatih strategi dalam bekerjasama antar siswa. Puzzle angka yang diterapkan pada pembelajaran matematika dapat menumbuhkan strategi dalam bekerja sama antar siswa. Antar siswa akan saling bersaing untuk menyelesaikan setiap soal yang diberikan oleh bapak / ibu gurunya.

Ketujuh, menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antar siswa. Puzzle angka dalam pembelajaran matematika menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai antar siswa. Sikap saling menghormati dan menghargai terjadi ketika penggunaan puzzle angka untuk pembelajaran matematika dilaksanakan secara berkelompok.

Baca juga:  Gerak Dasar Senam Lantai Daring dengan Practice, Record and Send Berbasis Whatsapp Group

Kedelapan, menumbuhkan rasa saling memiliki antar siswa. Rasa saling memiliki antar siswa ini dapat tumbuh ketika puzzle angka digunakan sebagai alat peraga dalam pembelajaran matematika.

Kesembilan, menghibur para siswa dalam kelas. Puzzle angka merupakan permainan yang mengasyikkan dan disukai oleh banyak siswa. Sehingga tepat rasanya apabila puzzle angka digunakan untuk alat peraga pembelajaran matematika.

Dalam pembelajaran matematika dengan puzzle angka, siswa akan semakin paham dan jelas terhadap materi yang di bahas. Guru akan mudah dalam menilai tingkat ketuntasan belajar siswa.

Oleh karena itu media puzzle (media gambar) dapat dicerna oleh siswa secara cepat karena media puzzle akan mengembangkan tingkat berpikir yang tinggi. Penggunaan puzzle angka untuk pembelajaran matematika di SD Negeri 2 Karangtalun diterapkan di kelas 1 sampai dengan kelas VI. Siswa sangat antusias untuk mengikuti materi matematika yang diberikan oleh bapak ibu gurunya.

Baca juga:  Bermain Volley Bola Plastik Meningkatkan Kemampuan Servis Bawah

Puzzle angka dapat diterapkan untuk pembelajaran matematika secara individual maupun secara kelompok. Dalam pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara individual, puzzle angka dapat digunakan dan siswa akan menjadi lebih fokus dan konsisten dalam memahami materi matematika.

Sedangkan dalam pembelajaran yang dilaksanakan secra kelompok, puzzle angka dapat digunakan dan siswa akan menjadi lebih paham dan mengerti untuk materi matematika, sehingga tujuan akhir pembelajaran matematika dapat tercapai dan guru dapat dengan mudah melakukan penilaian akhir.

Penggunaan puzzle angka di SD Negeri 2 Karangtalun sudah sering digunakan dan untuk sekarang lebih dikembangkan untuk mata pelajaran yang lain, seperti : Ilmu Pengetahuan Alama (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dan Bahasa Indonesia. Dengan harapan ketuntasan belajar siswa dapat tercapai. (pb2/zal)

Guru SDN 2 Karangtalun, Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya