alexametrics

Metode Pembelajaran Bervariasi Tumbuhkan Motivasi Belajar Siswa

Oleh: Rusminiati, S.Ag

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Guru harus pandai mencari dan menciptakan kondisi belajar yang memudahkan siswa memahami, memaknai, dan menghubungkan materi pelajaran yang mereka pelajari. Secara filosofis metode Pembelajaran Kontekstual banyak dipengaruhi oleh filsafat konstruktivisme yang digagas oleh Mark Baldwin dan selanjutnya dikembangkan oleh Jean Piaget.

Piaget berpendapat, bahwa sejak kecil setiap anak sudah memiliki struktur kognitif yang kemudian dinamakan “skema”. Skema terbentuk karena pengalaman, dan proses penyempurnaan skema itu dinamakan asimilasi dan semakin besar pertumbuhan anak maka skema akan semakin sempurna yang kemudian disebut dengan proses akomodasi.

Di kelas rendah SD adalah tahapan paling mendasar memulai jenjang pendidikan resmi. Karena itulah akan ada banyak penyesuaian yang dilakukan anak, sehingga mumgkin akan menimbulkan masalah. Seperti yang terjadi pada siswa kelas 2 di SDN Tanjungsari Kecamatan Kajen.

Baca juga:  Belajar Koordinat Kartesius Yang Menarik Menggunakan Powtoon

Karena baru saja mengalami perubahan dari pendidikan TK ke sekolah dasar (SD) salah satu yang dari permasalahan siswa adalah lupa materi yang sudah dipelajari dan mereka malas berangkat sekolah.

Pada materi Mengasihi Anggota Keluarga mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen ini kemudian penulis berusaha menerapkan pembelajaran kurikulum 13 yang baik supaya siswa bersemangat untuk belajar.

Urutan-urutannya adalah : Pertama, guru menunjuk salah siswa memimpin berdoa, dilanjutkan dengan membaca doa bersama-sama. Kedua, mengajak teman-temannya untuk memberi salam kepada guru. Ketiga, guru menjawab salam, kemudian guru megulas materi pembelajaran yang lalu, berupa pertanyaan-pertanyaan.

Keempat, guru memulai pembelajaran hari ini yaitu Kebersamaan dalam keluarga. Kelima, guru mengajak siswa untuk bernyanyi bersama tentang kecintaan terhadap “keluarga”, judulnya I love you.

Baca juga:  Penerapan Literasi Pembelajaran IPS Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

Liriknya I love you, you love me, we are happy family, with a great big hug, and a kiss from me to you, and a kiss from me to you, won’t you say you love me too, I love you.

Kemudian guru mengulang arti dari lirik lagu di atas. Keenam, selanjutnya guru memberikan motivasi belajar pada siswa dengan mendiktekan kalimat dan diikuti oleh semua siswa. Ketujuh, guru menyiapkan beberapa biji-bijian dari kedelai, biji sagu, biji kwaci, kacang merah dan lain-lain.

Kedelapan, guru membagikan selembar kertas kepada siswa tebal/buffalo dan foto keluarga sudah dipersiapkan masing-masing siswa. Kesembilan, guru meminta siswa untuk menempelkannya biji pada kertas yang sudah tersedia foto keluarga/membentuk sebuah bingkai foto keluarga.

Kesepuluh, setelah selesai beberapa siswa ditunjuk untuk menjelaskan tugas yang mereka lakukan didepan kelas, menyebutkan anggota keluarga yang ada difoto mereka. Kesebelas, guru memberikan contoh kegiatan keluarga digambar yang telah disiapkan.

Baca juga:  Teknik Finger Painting Peningkat Kreativitas Siswa Belajar Seni Budaya

Keduabelas, guru meminta mereka untuk bermain lompat-lompat sambil bernyanyi I love you, bermain lompat di luar kelas sambil tangan dan badan digerakkan membentuk I l o v e y o u dan lain sebagainya.

Ketigabelas, guru memberikan tugas di rumah berupa menyebutkan pekerjaan orang tua dan anggota keluarga, menyebutkan identitas keluarga. Keempatbelas, guru menunjuk salah satu siswa untuk mengakhiri pembelajaran dengan doa.

Setelah penulis melaksanakan metode pembelajaran yang bervariasi dan disertai dengan nyanyian pembelajaran, mereka dapat bertambah gairah dan termotivasi belajarnya. Perhatian siswa terhadap materi pembelajaran dapat lebih meningkat. (cd2/ton)

Guru Kelas PAK SDN Tanjungsari Kec. Kajen Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya