alexametrics

Pembelajaran STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Kelas VI

Oleh: Ani Hesti Setyaningsih, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Matematika merupakan salah satu pelajaran yang dianggap susah dan membosankan oleh sebagian siswa. Apalagi ketika materinya terasa sulit, maka jam pelajaran akan terasa sangat lama dan mendebarkan.

Hasil studi yang dilakukan oleh Programme for International Student Assessment (PISA) terhadap kemampuan dasar matematika negara-negara di dunia salah satunya di Indonesia. Hasilnya sungguh sangat memprihatinkan.

Kemampuan matematika pelajar Indonesia berada di peringkat ke-63 dari 72 negara. Jauh di bawah negara Singapura yang berada di peringkat pertama dan Vietnam di peringkat ke dua belas.

Pada pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 di tingkat sekolah dasar terutama kelas VI metode cooperative learning masih menjadi andalan guna melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Salah satu model pembelajaran cooperative learning yang cocok digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas atas adalah model Student Teams Achievement Division (STAD).

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris melalui Pembiasaan

Model pembelajaran STAD adalah salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang dilakukan dengan cara membagi peserta didik dalam beberapa kelompok kecil dengan kemampuan akademik yang berbeda-beda agar saling bekerjasama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran (Huda, 2015, hlm. 201).

Menurut Dian (2011), pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah salah satu model pembelajaran kooperatif dimana siswa belajar dengan bantuan lembaran kerja sebagai pedoman secara berkelompok, berdiskusi guna memahami konsep-konsep, menemukan hasil yang benar.

Sementara menurut Rusman (2012:202), pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen.

Model pembelajaran STAD menekankan pada katifitas dan interaksi antar siswa untuk saling memotovasi dan menguasai materi pelajaran guna mencapai nilai yang diharapkan dalam satu kelompok.

Langkah-langkah yang digunakan pembelajaran kooperatif metode Student Team Achievement Division (STAD), yaitu: 1) Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa. Menyampaikan semua tujuan yang ingin dicapai selama pembelajaran dan memotivasi siswa belajar.

Baca juga:  Senangnya Belajar Irregular Verb dengan Flash Card

2) Menyajikan informasi. Menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bacaan. 3) Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar. Menjelaskan kepada siswa bagaimana cara membentuk kelompok belajar dan membantu setiap kelompok agar melakukan transisi secara efisien.

4) Membimbing kelompok dalam bekerja dan belajar. Membimbing kelompok-kelompok belajar yang telah terbentuk pada saat mereka mengerjakan tugas. 5) Evaluasi. Mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari atau meminta kelompok presentasi hasil kerja. 6) Memberikan penghargaan. Menghargai upaya hasil belajar baik upaya individu maupun kelompok.

Kelebihan model STAD antara lain: 1) Meningkatkan kepecayaan diri dan kecakapan individual. 2) Interaksi sosial terbangun dalam kelompok, siswa dapat dengan sendirinya belajar ketika bersosialisasi dengan lingkungannya (rekan kelompoknya). 3) Siswa diajarkan untuk membangun komitmen dalam mengembangkan potensi kelompoknya. 4) Mengajarkan untuk menghargai orang lain dan saling percaya. 5) Aktif berperan sebagai tutor sebaya untuk lebih meningkatkan keberhasilan kelompok.

Baca juga:  Belajar Asyik Memperbaiki Televisi Menggunakan Media Trainer Televisi

Sementara kekurangannya adalah sebagai berikut: 1) Menyita waktu yang cukup lama. 2) Siswa yang memiliki tingkat akademik lebih unggul cenderung enggan apabila disatukan dengan temannya yang kurang. Kemudian, siswa yang akademiknya lebih rendah akan merasa minder ketika disatukan dengan temannya yang pandai.

Pembelajaran matematika menggunakan metode STAD cukup menyenangkan dan mengajarkan siswa untuk saling berbagi dan mengerti kemampuan satu sama lain. Oleh karena itu penggunaan metode ini dianjurkan dalam pembelajaran matematika di kelas tinggi. (pb2/ton)

Guru kelas VI SD Negeri 1 Kaliori Koorwilcam Dindikbud Kecamatan Karanganyar Kabupaten Purbalingga.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya