alexametrics

Model Picture and Picture, Tingkatkan Minat Belajar IPA

Oleh : Pujiyono, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh dengan sistem dalam jejaring (daring) menjadi pilihan yang dilakukan selama pandemi covid-19. Pilihan ini menjadi sistem pembelajaran yang tidak dapat dihindarkan demi menekan penyebaran virus corona.

Hal ini memiliki konsekuensi dengan adanya learning loss yang dialami siswa. Kondisi tersebut juga dialami siswa SD Negeri 2 Ngampel, Kabupaten Blora.

Setelah mulai dilakukan PTM secara terbatas dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat, minat siswa terhadap pembelajaran IPA di kelas V rendah. Padahal pembelajaran IPA sangat terkait dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa cenderung merasa bosan dengan mata pelajaran IPA yang hanya menghafal. Ini dibuktikan hanya 25 persen siswa yang dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Baca juga:  Meningkatkan Aktivitas Siswa dengan Model Picture and Picture

Antusiasme dan pemahaman siswa kelas V SD Negeri 2 Ngampel Kecamatan Blora Kabupaten Blora dalam mata pelajaran IPA semester 1 tema 5 subtema 2 materi tentang rantai makanan sangat kurang. Sehingga guru berusaha agar siswa lebih tertarik pada pembelajaran IPA.

Dimyati dan Mudjiono (2002:239) mengatakan salah satu masalah yang dihadapi siswa dalam belajar yaitu konsentrasi belajar siswa yang merupakan kemampuan memusatkan perhatian pada pelajaran.

Pemusatan perhatian tertuju pada isi bahan belajar maupun proses memperolehnya. Dalam hal ini, guru berinisiatif menggunakan metode pembelajaran picture and picture untuk meningkatkan minat siswa pada materi rantai makanan.

Menurut Agus Suprijono (209:110) Model pembelajaran Picture and Picture adalah model belajar yang menggunakan gambar dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis.

Baca juga:  Media Konkret untuk Tingkatkan Pemahaman Pelajaran Matematika

Model pembelajaran ini termasuk ke dalam model pembelajaran kooperatif (cooperative learning). Pada model pembelajaran ini, gambar menjadi penentu utama. Guru harus mempersiapkan dengan baik dan kreatif, apakah ukurannya, warnanya dan gambar yang ditampilkan.

Sebelum proses pembelajaran dimulai guru harus sudah menyiapkan gambar baik dalam bentuk kartu maupun carta dalam ukuran besar. Selama ini guru hanya sebagai aktor di depan kelas.

Seolah-olah guru menjadi satu-satunya sumber belajar. Dengan menggunakan metode ini, guru berharap minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA dapat meningkat.

Di kelas, guru menerapkan model pembelajaran picture and picture dengan menggunakan bentuk kartu berupa gambar hewan dan tumbuhan. Guru memasang satu kartu (gambar tumbuhan) sebagai produsen di papan.

Baca juga:  Ruas Jari Tangan, Meningkatkan Ketrampilan Berhitung Perkalian pada Anak

Beberapa siswa maju untuk memilih kartu gambar dan menempelkannya di papan sesuai dengan urutan rantai makanan tersebut.

Dengan model pembelajaran picture and picture, pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan minat anak pada pelajaran IPA semakin meningkat.

Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Ngampel Kecamatan Blora Kabupaten Blora, yang pencapaian KKMnya mampu mencapai 100 persen alias seluruh siswa.

Penggunaan model pembelajaran picture and picture terbukti efektif dalam meningkatkan minat siswa kelas V terhadap pembelajaran IPA pada materi rantai makanan. (rn1/fth)

Guru SD Negeri 2 Ngampel, Kabupaten Blora

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya