alexametrics

Pemanfaatan Platform Kodular dalam Pembelajaran Informatika

Oleh : Amin Fatkur Rohmat, S.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran konvensional tidak lagi sepenuhnya menjadi andalan di era revolusi sekarang. Di tengah kemajuan teknologi saat ini diperlukan variasi metode yang lebih memberikan kesempatan untuk belajar dengan memanfaatkan beraneka sumber media belajar, sebagai implikasi dari perkembangan keadaan tersebut.

Perubahan yang terjadi, terutama disebabkan potensi dan kemampuan teknologi informasi dan komunikasi, yang memungkinkan manusia untuk saling berhubungan (relationship) dan memenuhi kebutuhan mereka akan informasi.

Bahkan kini tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu. Dari perkembangan itu pula telah mendorong terjadinya banyak perubahan di semua sektor. Termasuk dalam pembentukan karakter dan pola pikir seseorang.

Masyarakat di era sekarang cenderung menginginkan sesuatu yang simpel atau praktis. Sehingga apapun diharapkan selalu serba cepat dan dipermudah. Dari keinginan inilah mendorong banyak orang untuk berlomba-lomba membuat teknologi yang tepat guna. Bahkan tidak hanya profesi IT, yang mampu membuat teknologi tersebut. Orang awam bisa membuat teknologi yang tidak jauh berbeda hasilnya dengan profesi IT.

Hal ini menjadi peluang besar untuk dunia pendidikan dalam mengembangkan beraneka ragam media teknologi tepat guna untuk mendukung dalam kegiatan pembelajaran salah satunya adalah perangkat lunak. Yakni software aplikasi yang saat ini begitu banyak ditawarkan melalui Playstore.

Baca juga:  Mengenal Satuan Jarak, Waktu dan Kecepatan dengan Model Pembelajaran STAD

Mulai dari aplikasi grafis, web browser, editor video, media pembelajaran dan masih banyak yang bisa diperoleh sesuai kebutuhan masing-masing individu. Dari perkembangan ini berdampak di satuan pendidikan di SMK Negeri 1 Jambu. Khususnya pada mata pelajaran informatika. Dimana unsur teknologi informasi selalu melekat di setiap kegiatan pembelajaran baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Sehingga dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mampu mengubah metode dalam pembelajarannya. Dari berbagai macam perkembangan digitalisasi tersebut, tentunya sebagai pendidik, harus meng-upgrade diri baik softskill maupun hardskill-nya, sehingga mampu mengikuti perkembangan di era digitalisasi saat ini.

Dari pengalaman penulis zaman dulu ketika masih di bangku tingkat dasar sampai menengah atas, guru cenderung berceramah, sehingga membuat jenuh. Dari flashback yang sangat memorable di pikiran penulis itulah, mampu menggerakkan dan memotivasi pribadi penulis untuk mencoba mengubah metode pembelajaran. Dari membosankan menjadi media pembelajaran yang menarik memanfaatkan platform aplikasi web berbasis android.

Penulis juga mengintegrasikan dengan gerakan sekolah menyenangkan dengan memanfaatkan media digitalisasi. Salah satunya pemanfaatan platform aplikasi web berbasis android yakni kodular. Kodular merupakan situs web, yang menyediakan tools untuk membuat aplikasi android dengan konsep drag-drop block programming.

Baca juga:  Menambah Perbendaharaan Kata Bahasa Inggris melalui Lagu

Aplikasi ini bersifat gratis untuk semua pengguna yang ingin membuat aplikasi andorid tanpa harus pusing tentang bahasa pemrograman. Sehingga mudah dikembangkan siapa saja. Dengan aplikasi ini diharapkan mampu menyiasati dan memberikan warna tersendiri dalam memenuhi kebutuhan siswa saat belajar di era digitalisasi dan mampu mengubah karakter siswa dalam model pembelajarannya.

Terlebih saat ini hampir mayoritas siswa-siswi di SMK Negeri 1 Jambu memiliki handpone. Ini menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran. Adapun aplikasi kodular ini dapat dipasang atau diinstal di perangkat mereka masing-masing sehingga dapat memanfaatkannya untuk belajar.

Dari pengalaman itulah penulis menggunakan metode pembelajaran yang berbeda dari biasanya di kelas, melalui pemanfaataan sebuah platform aplikasi web berbasis android yang dapat diinstal atau dipasang dalam HP siswa masing-masing.

Sehingga mampu memberikan dampak positif dari potensi siswa, timbulnya kesadaran diri untuk belajar. Merangsang siswa selalu menyimak dan memahami materi baik dalam bentuk teks maupun audio video. Belajar siswa lebih mandiri dan bermakna karena memberikan kesan tersendiri bagi mereka dalam kemerdekaan belajar siswa.

Baca juga:  Belajar Sistem AC Mobil Lebih Menarik dengan Video Pembelajaran

Menurut Mukhopadhyay M (1995) pengaruh teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan terasa sejalan dengan pergeseran pola pembelajaran dari tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka dan bermedia gadget. Sehingga kebiasaan ini bisa memberikan dampak positif dari potensi siswa yang dimiliki, timbulnya rasa percaya diri dalam komunikasinya.

Harapannya model pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi ini, yang terintegrasi dengan perangkat gadget berbasis android dengan memanfaatkan web berbasis apk yang seperti penulis buat, bisa memberikan inspirasi kepada pendidik jika diterapkan di satuan sekolah masing-masing. Dan bisa memberikan kesempatan yang luas kepada siswa dalam belajarnya secara mandiri.

Memberikan ruang kemerdekaan dalam belajar yang bermakna dengan memanfaatkan beraneka sumber media belajar melalui perangkat gadget yang mereka miliki. Apalagi era sekarang yang notabene semua menginginkan kepraktisan dan mudah didapatkan sehingga guru maupun siswa dapat belajar kapan dan di manapun tempatnya tetap bisa dilakukan. (nov2/lis)

Guru SMK Negeri 1 Jambu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya