alexametrics

Meningkatkan Hasil Belajar IPS dengan Metode Index Card Match

Oleh : Darwati, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PADA hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran.

Guru sebagai salah satu komponen dalam proses belajar mengajar merupakan pemegang peran yang sangat penting. Guru bukan hanya sekedar penyampai materi saja, tetapi lebih dari itu guru dapat dikatakan sebagai sentral pembelajaran.

Hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 01 Krasak Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan pada mata pelajaran IPS tentang Peninggalan Kerajaan Hindu dan Budha, rata-rata masih rendah. Rendahnya hasil belajar siswa tersebut disebabkan karena kurang optimalnya proses pembelajaran baik dari guru, siswa, media maupun metode pembelajarannya.

Guru masih cenderung menggunakan metode ceramah didalam menyampaikan materi pelajaran tanpa adanya metode pembelajaran yang bervariasi serta kurangnya media yang memadai. Siswa juga cenderung pasif dalam kegiatan pembelajaran dan belum ada peran aktif siswa dalam interaksi pembelajaran di kelas.

Sehubungan dengan hal tersebut, guru akan mencoba menggunakan model pembelajaran Index Card Match.

Baca juga:  Tantangan Mengajar di Masa Pandemi Covid-19

Model pembelajaran Index Card Match atau mencari pasangan merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan hasil belajar ini dimulai dari teknik, yaitu siswa disuruh mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban atau soal yang dipegang.

Siswa diharapkan mampu mencari pasangan kartunya sebelum batas waktu yang ditentukan. Siswa yang dapat mencocokkan kartunya lebih cepat akan diberi poin.

Index Card Match adalah strategi untuk mengatasi masalah belajar dengan mencocokkan kartu indeks. Silberman (2009:240) mengemukakan, Index Card Match adalah cara menyenangkan lagi aktif untuk meninjau ulang materi pelajaran, ia membolehkan peserta didik untuk berpasangan dan memainkan kuis dengan kawan sekelas.

Sedangkan menurut Suprijono (2013:120), model pembelajaran Index Card Match adalah metode mencari pasangan kartu yang cukup menyenangkan digunakan untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

Menurut Suprijono (2013:120), langkah-langkah strategi belajar menggunakan model pembelajaran aktif tipe Index Card Match adalah sebagai berikut: Pertama, Buatlah potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada di dalam kelas dan bagilah kertas-kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama. Kedua, Pada separuh bagian, tulis pertanyaan tentang materi yang akan dibelajarkan. Setiap kertas berisi satu pertanyaan.

Baca juga:  Gambar Arsir Memudahkan Siswa Memahami Pecahan Senilai

Ketiga, Pada separuh kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat. Kemudian kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban. Keempat, Setiap siswa diberi satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separuh siswa akan mendapatkan soal dan separuh yang lain akan mendapatkan jawaban. Kelima, Mintalah kepada siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika ada yang sudah menemukan pasangan, mintalah kepada mereka untuk duduk berdekatan.

Jelaskan juga agar mereka tidak memberi tahu materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain. Keenam, Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, mintalah kepada setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan keras kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya soal-soal tersebut dijawab oleh pasangannya. Ketujuh, Akhiri proses ini dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan.

Baca juga:  Bangkitkan Motivasi Belajar dalam Memahami Materi dengan Bergambar

Setiap model pembelajaran memiliki kelebihan, begitu juga dengan model pembelajaran aktif tipe Index Card Match. Menurut Suprijono (2013:120). Kelebihan Index Card Match adalah menumbuhkan rasa gembira pada saat kegiatan belajar mengajar, penyampaian materi menjadi lebih menarik perhatian siswa, dapat menciptakan suasana yang aktif menyenangkan, dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai taraf ketuntasan belajar, penilaian siswa dapat dilakukan langsung antara guru dan siswa.

Penerapan model pembelajaran Index Card Match pada siswa kelas IV SD Negeri 01 Krasak Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, dimulai dari siswa mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktu yang ditentukan oleh guru.

Siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik dalam suasana yang menyenangkan. Kondisi pembelajaran yang menyenangkan ini dapat memudahkan siswa di dalam memahami materi pelajaran sehingga berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibuktikan dengan nilai rata-rata pelajaran IPS semakin meningkat. (cd2/zal)

Guru SDN 01 Krasak, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya