alexametrics

Menemukan Tokoh Idola Perjuangan Nasional dan Daerah dalam Video Pembelajaran

Oleh : Agnes Susilo Isgus Krismiyati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran sejarah sungguh menyenangkan karena dengan belajar sejarah membuka wawasan tentang pengetahuan dan pengalaman manusia masa lampau. Sejarah sangat menarik karena kita adalah pelaku sejarah yang selalu kontinyu dan berkesinambungan.

Namun dalam kenyataannya mata pelajaran sejarah dalam pendidikan formal di sekolah kadang menjadi salah satu pelajaran yang membosankan dan tidak menarik. Karena peserta didik menganggap bahwa belajar sejarah identik dengan ritual hapalan yang tidak habis-habisnya. Belajar sejarah harus disertai pertanyaan mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Memahamkan peristiwa sejarah kepada peserta didik, pembelajaran dikemas dalam media yang lebih menarik dan menyenangkan. Motivasi intrinsik siswa harus dikembangkanagar proses belajar muncul berdasarkan minat dan inisiatif sendiri (Sri Susetyaningsih Teresia, 2021: 3). Bagaimanakah peserta didik dapat cepat menyerap peristiwa sejarah dengan berkesan dan sangat menyenangkan? Pembelajaran sejarah mencoba menerapkannya dalam penyampaian materi dengan menggunakan media video pembelajaran.

Baca juga:  Tumbuhkan Kesadaran Politik Pemilih Pemula melalui Pembelajaran SIMAKPOL

Menurut Nur Wahyuningsih Ary (2019:108) proses pembelajaran yang menantang akan memberikan pengalaman belajar yang dapat diaplikasikan dalam menghadapi permasalahan. Video pembelajaran yang dipilih bisa melalui YouTube atau video dari sumber lainnya. Tentunya dipilih video yang sesuai dengan materi yang akan dibahas, kemasan yang menarik, penyampaian yang ringan dan diolah dalam video yang singkat,serta menyenangkan dan mempunyai tingkat akurasi yang tepat dan benar.

Kompetensi peran tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan sejarah Indonesia kelas XI di SMA, banyak tokoh-tokoh nasional dan daerah yang harus dipelajari dan diangkat dalam kompetensi ini. Solusi yang membuat peserta didik bertahan adalah dengan ditayangkan video pembelajaran.

Dalam pembelajaran ini guru menayangkan salah satu video pembelajaran dari tokoh tokoh nasional dan daerah dengan durasi tertentu hanya untuk memancing minat dan semangat peserta didik dalam mengenal tokoh-tokoh tersebut dalam kompetensi ini.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Persuasi pada Siswa dengan Strategi Terbimbing

Setiap peserta didik boleh memilih tokoh yang dianggap paling menarik. Setelah melihat tayangan video, diharapkan peserta didik menjadi tertarik dan akhirnya menjadikan tokoh-tokoh pahlawan nasional dan daerah menjadi idolanya dan sangat dibanggakan. Diawali dengan video secara klasikal, mereka diberi kesempatan untuk memilih sendiri idolanya. Peserta didik sangat antusias dan asyik dengan video pembelajaran yang mereka tonton.

Suasana kelas menjadi hening, tetapi dalam keheningan alam pikiran mereka terisi dan tergali nilai-nilai perjuangan yang secara tidak sengaja tujuan pembelajaran tersampaikan dengan sangat menyenangkan. Mereka diminta untuk membagikan pengalaman saat melihat video pembelajaran.

Awalnya mereka masih susah untuk mencoba menceritakan kembali isi dari video tersebut. Tetapi setelah konsepnya terbentuk, mereka sangat antusias men-share-kan tokoh yang mereka tonton secara individu pengalaman yang fresh. Dari peserta didik yang melakukan presentasi lebih dari 75 persen yang menyampaikan dengan tingkat percaya diri yang tinggi dan menyenangkan.

Baca juga:  Penggunaan Quizziz di Tengah Pandemi Tingkatkan Prestasi Siswa

Dari penyampaian yang sangat sederhana di depan kelas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sejarah yang paling mudah diterima peserta didik adalah dengan melalui tayangan video pembelajaran. Peserta didik dapat terbantu dalam menyerap materi dan jauh dari kata membosankan.

Nilai-nilai kepahlawanan tokoh-tokoh pahlawan juga dapat peserta didik petik dari perbuatan, sikap, perilaku serta tujuan perjuangan tokoh tokoh tersebut. Secara tidak langsung peserta didik mampu menemukan tokoh idola di dalam negeri. Dengan demikian semangat nasionalisme, cinta tanah air, terbangun dengan cara yang sangat sederhana tetapi membuahkan hasil yang luar biasa. (ng1/lis)

Guru Sejarah Indonesia SMAN 1 Ngluwar, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya