alexametrics

Permainan Kata Berkait Memacu Aktivitas Belajar Siswa

Oleh: Elviana, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, GURU tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus memiliki keterampilan di bidang teknologi pendidikan. Antara kemampuan menguasai materi dengan keterampilan di bidang teknologi pendidikan memiliki hubungan yang simetris dengan pencapaian tujuan pembelajaran.

Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, pasal 40 ayat 2 dijelaskan bahwa Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban: Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis, mempunyai komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Salah satu faktor yang menyebabkan siswa kelas 1 SDN 03 Gebangkerep Sragi pasif belajar karena monotonnya guru dalam menyampaikan pembelajaran. Selain menggunakan metode dan media dalam pelaksanaan pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran tematik muatan pelajaran Bahasa Indonesia.

Baca juga:  TPS Gairahkan Pembelajaran Luas dan Volume Bangun Ruang Kelas 6

Disamping penulis menerapkan metode yang modern agar pembelajaran dapat menimbulkan kesemangatan siswa. Penulis juga disela-sela pembelajaran menggunakan ice breaking. untuk mengurangi rasa jenuh para sisa saat kegiatn belajar berlangsung, terkadang juga para guru mengajak para siswa mengadakan permainan akan tetapi tidak meninggalkan materi pelajaran yanga akan disampaikan.

Permainan ice breaking yang dilakukan untuk melatih konsentrasi, dimana diketahui jika kita sedang melakukan suatu seminar pastinya akan merasa bosan, untuk menghilangkan rasa bosan biasanya trainer mengadakan suatu eprmainan untuk menghilangkan kebosanan, yaitu dengan mengadakan permainan yang disebut dengan ice breaking.

Salah satu ice braking yang digunakan adalah siswa dibuat satu kelompok yang terdiri dari empat orang siswa, kemudian perserta diberkan satu kalimat, siswa tersebut menybutkan kedepannya hingga siswa yang terdepan akan menyebutkan kalimat apa yang sudah disebut pada siswa pertama tadi. Menurut Asrori (2008 : 2), permainan merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Baca juga:  Deotif Mudahkan Siswa Nembang Macapat

Permainan tidak selalu bersifat rekreasi semata, tetapi juga bersifat edukasi. Melalui permainan, pemerolehan informasi dan perubahan tingkah laku siswa dapat terjadi secara alamiah, tanpa tekanan dari pihak luar.

Aturan main permainan tebak kata yang peserta pertama mengucapkan kata yang diucapkan oleh instruktur lalu menambahkan satu kata lagi dibelakangnya. Permainan dilanjutkan oleh peserta kedua. Peserta ke-n (n adalah angka 2 sampai tak hingga) mengucapkan kata2, mulai dari yang diucapkan instruktur sampai yang diucapkan peserta ke-(n-1).

Persyaratan yang harus diperhatikan antara lain : Pertama, Kata-kata tersebut harus urut (tidak boleh bertukar urutan). Kedua, Tidak ada kata yang diulang. Ketiga, Kata yang ditambahkan harus tepat satu kata (tidak boleh lebih). Keempat, Satu kata dengan kata yang lain tidak harus ada keterkaitan makna. Kelima, Bila ada yang melanggar, maka orang tersebut keluar dari permainan. Permainan diulang lagi mulai dari instruktur.

Baca juga:  Membaca Permulaan Lebih Asyik dengan Media Kartu Kata

Permainan “Kata Berkait‟ dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran. Yang diharapkan mampu untuk mengetahui kemampuan dari setiap siswa agar dapat membagi kelompok secara merata, sehingga ada yang bisa dijadikan sebagai tutor dalam kelompok.

Ketika penulis menyajikan materi pelajaran dengan tidak menggunakan media pembelajaran, maka proses komunikasi antara guru dengan siswa cenderung menggunakan pola satu arah. (cd1/zal)

Guru SDN 03 Gebangkerep, Kab Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya