alexametrics

Peran Guru dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa di Masa Pandemi

Oleh: Ciptiyah, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wabah Covid-19 yang menjangkit di berbagai negara di dunia, pertama kali terdeteksi di Wuhan China, pada Desember 2019. Wabah ini telah berkembang dengan pesat, sehingga WHO melabeli wabah korona (Covid-19) ini sebagai pandemi global.

Mempertimbangkan hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI mengeluarkan Surat Edaran No.4 Tahun 2020 yang berisi kesehatan lahir dan batin siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan menjaga jarak agar rantai penyebaran terputus, sehingga dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari rumah (daring).

Oleh karena itu lembaga pendidikan khususnya SD dengan cepat merespons instruksi pemerintah tersebut, tidak terkecuali SD Negeri Jogoyasan Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang dengan mengeluarkan surat instruksi mengenai pencegahan wabah Covid di lingkungan SD Negeri Jogoyasan. Salah satunya yaitu ditetapkan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Sehingga pembelajaran tatap muka di dalam kelas yang memungkinkan untuk mengumpulkan bayak siswa ditinjau ulang pelaksanaannya.

Baca juga:  Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa dengan Quiziz

Kegiatan pembelajaran harus tetap dilaksanakan walaupun dengan cara yang berbeda yaitu mampu mencegah berhubungan fisik antara siswa dengan guru ataupun siswa dengan siswa yang lainnya.

Dalam hal ini menuntut tenaga pendidik untuk lebih inovatif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang tidak memungkinkan untuk tatap muka namun melakukan pembelajaran daring. Kegiatan pembelajaran daring merupakan program penyelenggaraan kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangka kelompok target yang pasif dan luas (Qomarudin, 2015).

Pada pelaksanaannya pembelajaran daring memerlukan dukungan perangkat-perangkat mobile seperti smarphone atau telepon android, laptop, komputer, tablet, dan iphone yang dapat dipergunakan untuk mengakses informasi kapan saja dan dimana saja (Gikas & Grant, 2013).

Selain perangkat yang mendukung kegiatan pembelajaran daring, upaya guru dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa juga sangat bervariasi di antaranya yang penulis terapkan di SD Negeri Jogoyasan yaitu penggunaan model pembelajaran yang sesuai.

Baca juga:  Efektivitas Penggunaan Videogram Pembelajaran

Model pembelajaran merupakan suatu rencana atau satu rangkaian kegiatan yang dapat digunakan untuk membentuk kurikulum (rencana pembelajaran jangka panjang), merancang bahan-bahan pembelajaran, dan membimbing pembelajaran di kelas sehingga materi pembelajaran dapat dikemas secara berbeda dan menarik perhatian siswa (Rusman, 2012).

Salah satu model yang penulis terapkan di masa pandemi yaitu membuat video pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa kelas dengan bantuan media pembelajaran powtoon. Powtoon merupakan perangkat video animasi berbasis online yang penggunaannya cukup mudah dan dapat digunakan oleh guru maupun siswa didik. Powtoon hadir dengan beragam fitur seperti animasi, musik, tulisan dan gambar untuk membuat video berbeda dari yang lain. Sehingga media powtoon ini sangat sesuai diterapkan di kelas 1 SD karena dalam video pembelajaran yang disusun guru memuat berbagai kartun atau animasi yang sesuai dengan karakter siswa kelas 1 yang menyukai kartun.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris melalui Lagu

Penggunaan media pembelajaran powtoon terbukti mengatasi kejenuhan belajar siswa kelas 1 SD Negeri Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Karena media ini mampu membuat siswa lebih mudah menerima materi pembelajaran yang didesain oleh guru dan materi pembelajaran yang disajikan terlihat lebih menarik.

Kelebihan media powtoon adalah adanya fitur animasi yang beragam serta efek transisinya lebih menggugah. Selain dapat menangani kejenuhan siswa dalam belajar online media pembelajaran powtoon ini juga dapat meningkatkan minat siswa sehinga media ini menjadi salah satu solusi media pembelajaran di saat pandemi Covid-19. (pm2/lis)

Guru SDN Jogoyasan, Ngablak, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya