alexametrics

Mengembangkan Keterampilan Menulis melalui Mading

Oleh: Suhesti Wulandari, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MENULIS merupakan salah satu keterampilan dari empat keterampilan berbahasa yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar (SD). Membaca, menulis, menyimak dan berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang saling berhubungan erat.

Pembelajaran salah satu jenis dari keterampilan tersebut dapat meningkatkan ketrampilan yang lain. Misalnya, pembelajaran membaca dapat meningkatkan keterampilan menulis, demikian pula sebaliknya. Pembelajaran menulis adalah hal kedua yang harus dikuasai siswa setelah membaca.

Menulis merupakan aktivitas menuangkan gagasan ide dan pendapat ke dalam sebuah tulisan. Menuangkan ide atau pendapat dalam sebuah tulisan bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu, menulis perlu dilatih dan dibiasakan sejak dini. Kebanyakan siswa ketika disuruh menceritakan pengalaman dalam bentuk tulisan, mereka mengalami kesulitan dalam mengembangkan kalimat.

Hal ini disebabkan karena siswa kurang terlatih dalam menulis dan mengembangkan ide. Hal lain yang perlu diperbaiki khususnya pada siswa kelas rendah adalah tulisan siswa yang kurang rapi dan kurang pas bentuknya. Misalnya huruf g kakinya masih ditulis sebaris tidak memanjang ke bawah.

Baca juga:  Belajar PJOK melalui Video Pembelajaran Powerpoint No Boring

Pada huruf b penulisannya kurang ke atas tetapi masih sebaris dengan huruf a. Hal ini kadang masih terjadi. Kemampuan menulis khususnya bagi anak didik SD perlu diperhatikan, karena tidak sedikit siswa SD kurang memahami atau mengenal simbol-simbol bahasa tulisan.

Sebagai tahap awal pengembangan menulis pada siswa SD perlu dilatih untuk menuliskan kata-kata yang sederhana. Misalnya dengan menuliskan nama benda-benda yang ada di sekitar siswa. Jika sudah pandai menuliskan hal tersebut dapat diganti dengan menuliskan atau merangkai nama benda menjadi kalimat.

Jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan siswa akan semakin terampil dalam mengembangkan ide atau gagasan dalam kalimat.siswa akan semakin pandai menulis dan terbiasa untuk selalu menulis apa yang ia alami dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu cara agar anak memiliki ketrampilan menulis adalah dengan membiasakan mereka sejak dini untuk gemar membaca. Karena berbagai tulisan yang telah mereka baca secara tidak sadar akan terekam di bawah alam sadarnya. Ketrampilan menulis harus sejalan dengan ketrampilan membaca.

Baca juga:  Praktikum Virtual di Masa Pandemi Covid-19

Itu sebabnya anak yang sudah terbiasa membaca akan menambah kosa katanya sehingga akan lebih mudah dalam merangkai kata-katanya di banding anak yang tidak suka membaca. Agar anak tertarik untuk menulis, maka kegiatan menulis harus kita buat menjadi semenarik mungkin dan menyenangkan.

Guru menyediakan media komunikasi bagi siswa sekaligus sebagai sarana publikasi hasil tulisan mereka. Salah satunya bisa berupa mading atau majalah dinding.

Menurut Nursisto (2005) majalah dinding (mading) adalah satu jenis media komunikasi massa tulis yang paling sederhana. prinsip dasar majalah terasa dominan di dalamnya, sementara itu penyajiannya biasanya dipampang pada dinding atau yang sejenisnya.

Seperti yang penulis lakukan di kelas V SD Negeri 01 Sumublor Sragi Pekalongan, mading menjadi sarana bagi siswa untuk berkreasi menuangkan segala pikiran, gagasan, pengetahuan maupun pengalaman menjadi sebuah karya. Karya mereka tersebut ditempel pada mading yang sudah disediakan.

Baca juga:  Mading Mengasah Kemampuan Kognitif Siswa pada Materi Perdagangan Internasional

Guru memberikan jadwal untuk mengganti karya tersebut misalnya setiap hari senin atau seminggu sekali agar anak selalu menambah lembar karyanya. Guru juga bisa memilih salah satu karya tersebut untuk dikirim ke media seperti majalah anak-anak.

Dan jika karya tersebut berhasil dimuat dalam majalah jangan lupa untuk memberi hadiah pada siswa yang berhasil, sehingga akan timbul rasa senang dan bangga. Ini juga akan menambah motivasi pada anak agar terus berkarya.

Cara lain yang bisa dilakukan oleh guru adalah mengadakan lomba menulis secara berkala misalnya sebulan sekali atau saat momentum hari besar nasional dengan mengangkat tema yang sedang hangat baik berupa puisi, cerpen, pantun dan sebagainya. (cd1/zal)

Guru SDN 01 Sumublor, Kab Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya