alexametrics

Jadikan Bekal Minuman Media Pembelajaran Zat Campuran

Oleh : Nganoto, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar (SD) bertujuan agar siswa memahami konsep-konsep IPA. Memiliki keterampilan proses, mempunyai minat mempelajari alam sekitar, bersikap ilmiah dan mampu menerapkan konsep IPA dalam menjelaskan berbagai gejala alam. Selain itu memecahkan masalah sehari-hari, mencintai alam sekitar, serta menyadari kebesaran dan keagungan Tuhan.

Pembelajaran pendidikan IPA di SD menuntut proses belajar mengajar yang tidak terlalu akademis dan verbalistik. Hal tersebut sesuai pendapat Usman Samatowa (2006: 147). Yang menyatakan tujuan utama pembelajaran IPA di SD adalah membantu siswa memperoleh ide pemahaman dan keterampilan (life skills) esensial sebagai warga negara.

Kelemahan pembelajaran IPA adalah masih bersifat menghafalkan. Kurang memberikan kesempatan siswa untuk mengamati, meneliti tentang berbagai gejala alam. Yang kemudian dikaji dan disimpulkan berdasarkan konsep yang akhirnya akan menjadi prinsip, hukum, dan seterusnya sebagai produk IPA.

Baca juga:  Membaca Permulaan Efektif selama Pandemi Covid-19

Untuk itu guru harus memberikan kesempatan peserta didik untuk belajar dengan mengembangkan pengetahuan yang mereka miliki. Hal ini sesuai dengan pendapat Khaeruddin (2007: 182-183). Sejatinya mata pelajaran IPA bertujuan membekali peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis mencoba inovasi dalam pembelajaran materi zat campuran siswa kelas 5 SDN 1 Korowelangkulon Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal. Dengan menugaskan peserta didik untuk membawa bekal minuman yang sudah ditentukan masing-masing siswa. Ada yang membawa teh manis, air sirup, jus mangga, kunir asam, air kopi dan lain-lain.

Hal ini untuk menarik daya tarik peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dan mengasah bakat kreativitas mereka.

Baca juga:  Belajar IPA Asyik di Masa Pandemi dengan Media Youtube

Zat campuran adalah zat yang tersusun dari dua atau lebih zat tunggal. Memiliki sifat yang berbeda dengan zat penyusunnya. Zat campuran terbagi menjadi dua. Yaitu zat campuran homogen dan heterogen.

Dengan peserta didik membawa bekal minuman dari rumah, mereka akan lebih memahami materi zat campuran. Peserta didik dapat membedakan mana yang termasuk campuran homogen, heterogen dan zat penyusun pada pada bekal minuman yang mereka bawa.

Kegiatan pembelajaran dengan model ini mampu membuat peserta didik lebih antusias, berpengalaman dan merasa telah memenangkan suatu ilmu pengetahuan. Sehingga ilmu tersebut menjadi bermakna. Inovasi pembelajaran dengan bekal minuman ini membuat peserta didik lebih menyenangi dan mencintai mata pelajaran IPA secara wajar, alami dan bermakna. (tt1/fth)

Baca juga:  Aktif Kolaboratif dalam Belajar Raungan dengan Media PCR

Guru SDN 1 Korowelangkulon Kec. Cepiring Kab. Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya