alexametrics

Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis dengan Metode Drill

Oleh : Siti Nurbaeti, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam proses belajar mengajar, guru mempunya tugas untuk mendorong, membimbing dan memberikan fasilitas belajar bagi siswa-siswanya untuk mencapai tujuan. Guru mempunyai tanggung jawab dan peran yang besar dan peranan yang sangat penting.

Kemampuan guru yang berpengalaman lebih berkualitas dibandingkan dengan kemampuan guru yang kurang berpengalaman dalam pendidikan dan pengajaran (Djamarah, 2005).

Kemampuan berbahasa seseorang yang harus dikuasai dalam mempelajari bahasa Indonesia adalah kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Seorang anak dituntut memiliki kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Mengingat pentingnya penguasaan berbahasa maka pembelajaran yang dilaksanakan pendidik sebisa mungkin mampu meningkatkan keempat kemampuan dasar berbahasa.

Menulis merupakan salah satu sarana komunikasi seperti halnya berbicara. Namun, dalam praktiknya penggunaan bahasa dalam menulis tidak sama dengan komunikasi lisan. Karena bahasa digunakan secara fungsional yaitu pemakaian bahasa sebagai media interaksi dan transaksi.

Dengan demikian, kegiatan menulis menuntut kecakapan dan kemahiran dalam mengatur menggunakan bahasa, bekerja dengan langkah-langkah terorganisasi, gagasan secara sistematis serta mengungkapkan secara tersurat. Gie (2002) menyatakan menulis adalah segenap rangkaian seseorang mengungkapkan buah pikirannya melalui bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Persuasi pada Siswa dengan Strategi Terbimbing

Ada banyak manfaat yang dapat diambil dari menulis. Di antaranya meningkatkan kecerdasan, pengembangan daya inisiatif dan kreativitas, penumbuh keberanian. Serta pendorong kemauan dan kemampuan mengumpulkan informasi. Namun, aktivitas menulis atau mengarang tidak banyak menyukainya.

Graves dalam Yunus (2007) menyatakan seseorang enggan menulis karena tidak tahu untuk apa dia menulis, merasa tidak berbakat dan tidak tahu bagaimana menulis. Ketidaksukaan itu tidak lepas dari pengaruh lingkungan keluarga dan masyarakat serta pengalaman pembelajaran menulis atau mengarang di sekolah yang kurang memotivasi dan merangsang minat.

Maka, perlu kiranya guru memiliki kemampuan meningkatkan minat menulis kepada peserta didik. Salah satunya dengan menerapkan metode yang tepat dalam kegiatan belajar mengajar.

Dengan metode diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan mengajar guru. Dengan kata lain terciptalah interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Metode drill adalah salah satu metode yang bisa diterapkan pendidik untuk meningkatkan kemampuan menulis.

Baca juga:  Bowling Campus Tingkatkan Hasil Belajar Kognitif

Menurut Nana Sudjana (2008), metode drill adalah satu kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh untuk memperkuat suatu asosiasi atau menyempurnakan suatu keterampilan agar menjadi bersifat permanen.

Ciri khas metode ini adalah berupa pengulangan yang berkali-kali dari suatu hal yang sama. Dengan demikian terbentuklah pengetahuan-siap atau keterampilan-siap yang setiap saat siap untuk dipergunakan oleh yang bersangkutan.

Pengajaran melalui metode drill dengan baik akan menghasilkan hal-hal sebagai berikut : pertama anak didik akan dapat mempergunakan daya berpikirnya yang makin lama bertambah baik. Dengan pengajaran yang baik anak didik akan menjadi lebih teratur dan teliti dalam mendorong daya ingatnya. Ini berarti daya berpikir bertambah.

Kedua, pengetahuan anak didik bertambah dari berbagai segi dan anak didik tersebut akan memperoleh paham yang lebih baik dan mendalam. Guru berkewajiban menyelidiki sejauh mana kemajuan yang telah dicapai oleh anak didik dalam proses belajar mengajar.

Adapun langkah-langkah metode drill menurut Irwahyudi (2009: 33) di antaranya menyampaikan tujuan metode drill, memberikan motivasi, melakukan kegiatan pradrill, memberikan pengarahan. Juga melakukan latihan, dan memberikan motivasi kembali.

Baca juga:  Model Pembelajaran Berbasis Proyek Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Berita

Saat menerapkan metode drill pendidik perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut : sebelum latihan, siswa perlu mengetahui arti latihan. Siswa perlu menyadari bahwa latihan itu berguna untuk kehidupan mereka selanjutnya. Dan siswa harus mempunyai sikap bahwa latihan-latihan itu diperlukan untuk melengkapi belajar.

Dengan metode drill kesulitan siswa akan terus dilatih dan diberikan pengarahan. Latihan menulis dengan ejaan yang sesuai PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Dari mulai tahap yang mudah sampai paling sulit. Sehingga kemampuan menulis permulaan siswa akan meningkat dan tujuan pembelajaran di kelas awal Sekolah Dasar dapat tercapai.

Hal tersebut sejalan dengan pendapat Arends (dalam Mulyidin: 2) pembelajaran di sekolah dasar kelas awal bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dasar baca-tulis hitung (calistung), pengetahuan, dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi siswa sesuai dengan tingkat perkembangannya. (ms2/lis)

Guru MIN 1 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya