alexametrics

Discovery Learning Tingkatkan Hasil Belajar Rangkaian Listrik Sederhana

Oleh : Siwi Ambastari S.Pd.SD M.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PERMENDIKBUD nomor 69 tahun 2013 menjelaskan bahwa tujuan kurikulum 2013 adalah mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif, serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan beradaban dunia. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus terus berinovasi dengan melaksanakan pembelajaran kreatif yang menyenangkan.

Namun yang terjadi di lapangan terkadang sangat berbeda, pada pembelajaran tematik tema 3 subtema 1 pembelajaran 1 materi komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana di kelas VI SD Negeri Ngesrep 03 Kota Semarang, penulis sebagai guru masih menggunakan cara konvensional dalm mengajar. Guru sekedar mengajak siswa menyimak buku siswa, kemudian memberi contoh rangkaian listrik sederhana dengan cara menggambar di papan tulis.

Cara-cara tersebut tentu saja membuat peserta didik sulit memahami materi, kurang aktif dan cepat bosan sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik.

Baca juga:  Mudahnya Melaksanakan Penilaian Harian dengan Google Form

Hal ini ditunjukkan dari jumlah perolehan nilai peserta didik pada evaluasi akhir pembelajaran dari peserta didik berjumlah 21 orang yang mendapat nilai memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal = 65) hanya 8 orang atau berkisar 38 persen dan berarti 62 persen (13 orang) belum tuntas dengan nilai rata-rata kelas sebesar 67. Maka berdasarkan latar belakang tersebut guru melaksanakan pembelajaran dengan model discovery learning untuk mengembangkan cara belajar aktif dengan menemukan sendiri dan menyeledki sendiri.

Pelaksanaan pembelajaran model discovey learning melalui tahapan berikut, 1) pemberian rangsangan (stimulation), 2) pernyataan/identifikasi masalah (problem statement), 3) pengumpulan data (data collection), 4) pengolahan data (data processing), 5) pembuktian (verification), dan 6) menarik simpulan/generalisasi (generalization).

Sedangkan implementasi discovery learning pada pembelajaran tema 3 subtema 1 pembelajaran 1 muatan pelajaran IPA materi komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana adalah sebagai berikut, 1) tahap pertama pemberian rangsangan (stimulation). Siswa menyimak video multimedia interaktif (Youtube) perubahan masyarakat masa sebelum dan sesudah ada listrik, kemudian mengamati gambar komponen senter dan bertanya jawab dengan guru tentang video multimedia interaktif.

Baca juga:  Peer Teaching Menghapus Ketakutan dalam Belajar Matematika Luas Lingkaran

2) Tahap kedua, pernyataan/identifikasi masalah (problem statement). Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, berdiskusi komponen listrik pada senter dan melakukan percobaan rangkaian listrik seri dengan bimbingan guru. 3) Tahap ketiga, pengumpulan data (data collection). Siswa menganalisis gambar komponen baterai secara berkelompok, menganalisis rangkaian listrik seri, dan guru melakukan pengamatan untuk menilai sikap serta keterampilan peserta didik.

4) Tahap keempat, pengolahan data (data processing). Siswa membuat analisis gambar komponen senter, menulis hasil analisis gambar komponen senter dan fungsi dari komponen listrik pada senter. menulis hasil percobaan rangkaian listrik seri. 5) Tahap kelima, pembuktian (verification). Siswa mengkonsultasikan hasil diskusi kelompok, memperbaiki hasil jawaban yang masih kurang tepat. (Integritas), mempresentasikan hasil percobaan rangkaian listrik seri. 6) Tahap keenam, menarik kesimpulan (generalization). Siswa melakukan tanya jawab dengan arahan guru, menyajikan hasil analisis menyimpulkan materi pembelajaran tentang komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana.

Baca juga:  Temamihaci Wujudkan Madrasah Bersih dan Sehat

Hasil evaluasi setelah penggunaan discovery learning, terlihat adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan perolehan nilai rata-rata dari 67 menjadi 88. Sedangkan persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 38 persen menjadi 100 persen. Jadi kesimpulannya adalah penggunaan discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran tema 3 subtema 1 pembelajaran 1 muatan pelajaran IPA materi komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana pada peserta didik kelas VI SDN Ngesrep 03 Semarang. (pr2/ida)

Guru SDN Ngesrep 03 Banyumanik Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya