alexametrics

Pengajaran Akuntansi Jasa Lebih Mudah dengan Camtasia

Oleh: Doto, S.E., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 menyebabkan perubahan besar dalam semua tatanan kehidupan. Begitu juga dengan dunia pendidikan. Pembelajaran yang semula dengan tatap muka langsung antara siswa dan guru, terpaksa dilakukan dengan daring.

Pembelajaran online ini menyebabkan siswa yang bergaya belajar auditori-visual mengalami kendala. Mereka tidak bisa menerima materi secara optimal. Hal ini terutama terjadi pada materi-materi yang membutuhkan pencontohan langsung dari guru. Materi akuntansi termasuk dalam kategori ini, banyak anak yang kesulitan dalam memahami tentang pembukuan perusahaan jasa.

Menurut DePorter & Hernacki dalam Mangunsong & Indianti (2006), siswa yang bergaya auditori lebih bisa mengingat apa yang dilihat daripada apa yang yang didengar. Mengingat dengan asosiasi visual, membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap fokus sebelum secara mental merasa pasti tentang suatu masalah atau proyek.

Adapun manfaat media audio visual dalam proses belajar mengajar bagi siswa menurut Nana Sudjana (2002: 2) antara lain pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Materi pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat dipahami oleh siswa dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik.

Baca juga:  Media YouTube Permudah Pembelajaran Daring Akuntansi SMA

Metode pengajaan akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga untuk ceramah. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar. Sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga melakukan aktivitas lainnya seperti mengamati, melakukan dan mendemonstrasikan.

Materi-materi dalam akuntansi jasa secara umum dipandang sulit dipahami siswa dan menuntut adanya pencontohan cara mengerjakan adalah posting jurnal umum ke dalam buku besar. Kemudian jurnal penyesuaian, neraca lajur, membuat laporan keuangan berdasarkan neraca lajur. Guru sebaiknya mengajarkan materi tersebut dengan pemberian contoh cara melakukannya.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan share screen saat melakukan virtual learning, membuat video, maupun media audiovisual lainnya. Ada banyak aplikasi untuk membuat video, Camtasia merupakan salah satu di antaranya.

Untuk melakukan pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi Camtasia. Langkah pertama adalah menginstalkan aplikasi Camtasia pada komputer atau laptop. Driver Camtasia bisa kita unduh secara online. Kemudian menyiapkan materi yang akan disampaikan. Materi dapat berupa naskah dalam Microsoft Word, Microsoft Excel, gambar, salindia, media lain yang bisa ditampilkan di dekstop.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Kerjasama Ekonomi Antarnegara dengan Kuis Siapa Aku

Cara membuat video berbasis materi pada tampilan dengan aplikasi Camtasia adalah sebagai berikut: buka aplikasi Camtasia, klik Button New Project, klik tombol Record, buka file materi dan lakukan pembahasan seperti biasa dengan berbasis tampilan pada layar.

Klik tombol stop jika video dirasa sudah cukup. Langkah selanjutnya mengeklik tombol share, pilih local file, klik next tanpa melakukan perubahan, dan biarkan pilihan ekstensi file sesuai rekomendasi (MP4). Setelah itu klik next, klik tombol next lagi, klik tombol next lagi, isi kolom production name dengan nama materi atau nama lain yang dikehendaki.

Atur lokasi penyimpanan pada kolom folder, dan klik tombol finish. Berikutnya kita tunggu proses rendering. Waktu yang dibutuhkan untuk langkah ini dipengaruhi oleh durasi video dan spesikasi dari komputer/laptop. Jika rendering sudah selesai, klik tombol finish. Video pembelajaran telah selesai dibuat.

Baca juga:  Metode Gamifikasi Efektif untuk Mengenali Negara-Negara ASEAN

Video materi yang dibuat tersimpan sesuai tempat yang kita inginkan, namun secara default, aplikasi akan menempatan pada dokumen> Camtasia>nama folder. Untuk melihat isi folder, klik ganda folder tersebut, video yang kita buat adalah file yang berekstensi MP4 atau sesuai pilihan kita.

Kita bisa menyalin video tersebut dan menyebarkannya melalui media yang kita inginkan. Salin file tersebut untuk disebarkan lewat Learning Management System yang kita miliki maupun sarana media sosial seperti WhatsApp, Telegram, Facebook, dan YouTube.

Siswa SMA Negeri 1 Muntilan mengaku lebih mudah memahami materi akuntansi yang penulis ajarkan dengan video. Anak lebih menyukai video karena penulis lebih fokus pada materi yang sedang diajarkan daripada video pembelajaran dari sumber lain. Ada banyak cara untuk mempermudah pengajaran materi sulit secara daring. Camtasia bisa menjadi salah satu pilihan untuk melakukannya. (nov1/lis)

Guru Ekonomi SMA Negeri 1 Muntilan, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya