alexametrics

PLAS Meningkatkan Hasil Belajar Perkembangbiakan Tumbuhan

Oleh : Supriyati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar (PLAS) menurut Lily Berlia (2006: 1) kebiasaan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lingkungan alam sekitar di dalam proses belajar mengajar, merupakan wujud dari proses belajar mengajar dengan pendekatan lingkungan alam sekitar.

Pendapat Rousseau (dalam Lily Berlia, 2006: 1) anak sebaiknya belajar langsung dari pengalamannya sendiri daripada hanya mengandalkan penjelasan dari buku-buku. Karakter anak usia sekolah dasar perlu difasilitasi, agar proses belajar lebih bermakna.

Mereka akan lebih antusias, apabila diberi kesempatan dan fasilitas untuk belajar dilingkungan nyata, tidak kalah baik dan lengkapnya dari peralatan perpustakaan (buku-buku), olah raga, laboratorium serta fasilitas lainnya.

Lingkungan dapat dijadikan sebagai media dan sumber belajar. Pada pembelajaran materi perkembangbiakan tumbuhan kelas VI SDN Kragilan penilaian harian belum seratus persen siswa mencapai KKM.

Baca juga:  Merdeka Belajar Bersama Mading Bunasen

Hal tersebut disebabkan oleh pemahaman yang abstrak bagi siswa. Khususnya pada materi perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami. Perkembangbiakan vegetatif diperoleh hanya secara teori di dalam kelas.

Siswa hanya membayangkan dari informasi guru di dalam kelas. Hasil penilaian belum mencapai KKM seratus persen membuat guru harus menemukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan materi perkembiakan tumbuhan secara vegetatif alam.

Pendekatan Lingkungan Alam sekitar (PLAS) cocok untuk pembelajaran perkembangbiakan vegetatif alami. PLAS memberikan pengalaman langsung kepada siswa bersifat konkret.

Perkembiakan dengan spora, siswa mengamati tanaman paku-pakuan di sekitar lingkungan sekolah. Pada tumbuhan paku-pakuan dan pakis siswa melihat langsung di bawah daun ada bintik-bintik hitam inilah yang dinamakan spora.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar PKn Siswa dengan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

Tumbuhan paku-pakuan dan pakis berkembang biak dengan spora. Siswa mengamati langsung tanaman jahe di sekitar lingkungan sekolah.

Siswa mengamati langsung perkembangbiakan jahe diperoleh hasil jahe dapat tumbuh dari akar tinggal atau rizoma.

Siswa mengamati tuambuhan pegagan yang banyak tumbuh liar di sekitar lingkungan sekolah didapatkan batang yang menjalar di permukaan tanah dan dapat tumbuh, inilah yang dinamakan geragih.

Siswa memperoleh hasil pengamatan bahwa pegagan berkembangbiak dengan geragih. Siswa mengamati tanaman kentang yang ditanam petani di sekitar lingkungan sekolah merupakan daerah penggunungan.

Hasil pengamatan siswa diperoleh bahwa kentang berkembangbiak dengan umbi batang. Siswa mengamati tanaman wortel yang banyak ditanam di sekitar lingkungan sekolah diperoleh hasil pengamatan wortel berkembangbiak dengan umbi akar.

Baca juga:  Minat Baca Siswa Meningkat dengan Classroom Reading Program

Setelah guru menerapkan Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar ( PLAS ) pada pembelajaran perkembangbiakan tumbuhan, indikator perkembangbiakan secara vegetatif alami penilaian harian seratus persen siswa memperoleh nilai 100. Semua siswa dapat melampaui KKM. KKM indikator perkembangbiakan vegetatif alami adalah 75.

Dengan demikian simpulan bahwa pembelajaran perkembangbiakan tumbuhan melalui Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar (PLAS) di kelas VI SDN Kragilan, Pakis meningkat. (pm2/lis)

Guru SDN Kragilan, Pakis, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya