alexametrics

Pendekatan Keterampilan Proses pada Materi Perkembangbiakan Vegetatif Alami Tumbuhan

Oleh : Siti ‘Atiqoh, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan dilaksanakan dengan proses pembelajaran pada semua jenjang. Baik pendidikan formal maupun nonformal. Begitu pula pada jenjang sekolah dasar merupakan fondasi perkembangan pola pikir siswa mulai berkembang. Sehingga fenomena di lingkungan yang mereka lihat itulah yang disimpulkan menurut pemikiran masing-masing, yang memungkinkan kesimpulan ini tidak sama antara siswa satu dengan yang lain.

Begitu pula dalam proses pembelajaran perlu ada pendekatan atau strategi yang perlu diterapkan agar pembelajaran berlangsung dengan baik. Dalam pembelajaran IPA misalnya, siswa tidak diajarkan untuk menghafal karena teknik ini kurang tepat.

Pembelajaran IPA bukan menghafal tapi memahami suatu konsep di alam. Kita mengenal berbagai pendekatan dalam proses pembelajaran yang efektif untuk pembelajaran IPA. Di antaranya pendekataan keterampilan proses.

Dalam pembelajaran IPA khususnya materi perkembangbiakan secara vegetatif alami pada tumbuhan di kelas VI, muatan pelajaran itu sudah kompleks maka dalam pembelajanya guru mencoba menggunakan pendekatan keterampilan proses. Diharapkan siswa melalui rangkaian kegiatan ini dapat membentuk pengalamannya dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

Baca juga:  Optimalisasi Penggunaan Office 365 pada Matematika di Era Pandemi

Menurut Semiawan (Acenta, 2014: 98), ”Keterampilan proses dalam pembelajaran IPA adalah pendekatan pada pembelajaran yang memandang bahwa IPA terbentuk dan berkembang melalui suatau proses ilmiah yang harus dikembangkan pada siswa sebagai pengalaman yang bermakna yang juga dapat digunakan sebagai bekal dalam perkembangan hidup selanjutnya.”

Pendekatan keterampilan proses ini dalam pembelajaran IPA khususnya materi perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami. Pada materi ini guru membagi materi untuk dua kali pertemuan. Yaitu untuk tanaman di sekitar rumah dan tanaman yang biasanya terdapat di kebun.

Pada pertemuan pertama awal pembelajaran setelah berdoa dan presensi serta penyampaian tujuan pembelajaran, guru menunjukkan bawang merah dan jahe. Murid langsung menyebutkan nama benda tersebut.

Guru mengarahkan menjelaskan bahwa akan mencari benda yang sejenis ini dan yang perkembangannya sama dengan benda tersebut yakni umbi lapis dan akar tunggal. Karena guru sebelumnya telah observasi lingkungan di mana terdapat tanaman yang berkembang biak dengan umbi lapis dan akar tinggal maka guru segera mengajak siswa melihat tananaman itu di belakang batas sekolah milik penduduk setempat.

Baca juga:  CTL Tingkatkan Keterampilan Menulis Puisi

Siswa bisa mengamati pertumbuhan jahe dan kunyit yang berkembang biak dengan akar tinggal. Selanjutnya untuk tumbuhan yang berkembang dengan umbi lapis siswa bisa mengamati bunga desember dan bunga bawang-bawangan yang bentuk daunnya sama. Kebetulan di belakang terdapat pegegang yang berkembang biak dengan geragih.

Pada pertemuan kedua guru mengajak siswa berjalan-jalan ke arah persawahan dan kebun di sebelah utara sekolah. Mereka bisa mengamati ubi jalar yang yang berkembang biak dengan umbi batang pohon bambu yang berkembang biak dengan tunas dsb.

Pada akhir pembelajaran guru memberi tugas siswa mencari tanaman yang ada di sekitar rumahnya dan membuat daftar tanaman tersebut sesuai perkembangbiakannya. Ternyata dari daftar yang mereka buat hampir semuanya benar.

Baca juga:  Memahami Kesulitan Siswa Membaca Akibat Disleksia

Dalam pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses ini siswa kelas VI SDN Ngendrosari sangat antusias dalam melakukan rangkaian kegiatan pembelajaran termasuk dalam kegiatan pengamatan. Mereka mengamati semua jenis perkembangbiakan sesuai arahan guru.

Setelah pembelajaran selesai mereka tampak puas. Mereka gembira dan dapat menyelesaikan tugas dengan benar. PR mengelompokkan tumbuh-tumbuhan sesuai perkembangbiakannya pun dikerjakan dengan benar.

Dengan pendekatan keterampilan proses ini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI di SDN Ngendrosari. Khususnya materi perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami.

Pembelajaran menggunakan keterampilan proses peserta didik lebih antusias dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Pembelajaran lebih menyenangkan dan dapat meningkatkan prestasi belajar. Terbukti dengan meningkatnya nilai yang diperoleh pada evaluasi pada akhir pembelajaran dan PR serta meningkatnya percaya diri peserta didik kelas VI SDN Ngendrosari. (mn1/lis)

Guru SDN Ngendrosari, Kajoran, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya