alexametrics

Ciluba Bikin Sekolah Makin OK

Oleh : Nur Songko Widati, S.Pd. AUD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mutu sekolah adalah mutu pendidikan itu sendiri. Bagaimana kualitas dari penyelenggaraan atau pelayanan pendidikan meliputi kesiapan siswa, ketersediaan tenaga pengajar, sarana dan prasarana, metode pembelajaran, relevansi pendidikan dengan kebutuhan, suasana lingkungan dan iklim sekolah (Supriyadi, 2009).

Mutu pendidikan adalah kemampuan sistem pendidikan. Baik dari segi pengelolaan maupun dari proses pendidikan diarahkan secara efektif untuk meningkatkan nilai tambah dari faktor input agar menghasilkan output setinggi-tingginya.

Kepala sekolah harus punya strategi yang jitu untuk mewujudkan semua itu. Taman Kanak-kanak Pertiwi Tegalsari berusaha menerapkan semua menggunakan strategi CILUBA. Kepanjangan dari cinta budaya dan agama. CI singkatan dari cinta. Kenapa cinta karena orang kalau sudah cinta atau suka biasanya rela berkorban untuk mewujudkannya. Harapannya apabila masyarakat sudah mencintai sekolah, mereka rela berkorban demi sekolah tersebut.

LU adalah lingkungan. Lingkungan sosial kultur atau lingkungan masyarakat sekitar sekolah yang kedudukannya sangat penting bagi dunia pendidikan atau sekolah karena satu sama lain saling berhubungan dan saling membutuhkan.

Baca juga:  Guru Harus Berikan Pembelajaran Daring yang Penuh Makna dan Kreativitas

Secara umum hubungan sekolah dan masyarakat memiliki tujuan yang hendak dicapai yakni meningkatkan mutu pendidikan. Sehingga masyarakat akan merasakan dampak langsung dari kemajuan sekolah tersebut (tim dosen adm UPI, 2011: 28).

B dalam ciluba adalah dari budaya. Budaya merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari manusia, karena budaya selalu oleh dinamisasi manusia dari cipta, rasa dan karsa (David Kaplan dan Robert A Manners, 2002).

Dengan budaya yang ada di sekitar sekolah, tokoh-tokoh kebudayaan kita libatkan di antaranya masyarakat senang kerawitan, dayakan , kubro, jatilan, dalang, maka diajak untuk melatih peserta didik. Kemudian kita pentaskan pada acara perpisahan maupun event saat lomba di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Sedangkan A adalah agama. Perkembangan nilai agama artinya perkembangan dalam kemampuan memahami, mempercayai dan menjunjung tinggi kebenaran dari sang pencipta dan berusaha menjadikan apa yang dipercayai sebagai pedoman dalam tutur kata, bersikap, bertingkah laku dalam berbagai situasi (Lilis Suryani, 2008 :110-111).

Baca juga:  Upaya Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini

Saat ini wali murid menginginkan sekolah umum tapi juga bermuatan agama. Maka penulis berpikir seandainya dikemas dengan pendidikan agama yang melibatkan tokoh agama serta kegiatan agama di dalam kegiatan belajar mengajar, seperti agama Katholik dan Kristen kita ambilkan dari guru SD.

Kegiatan diadakan satu minggu sekali. Sedangkan untuk agama Islam karena mayoritas kebetulan semua gurunya Islam maka tiap hari sebelum pembelajaran dimulai anak-anak mengaji iqrok, bagi yang belum wudu diajari, dilanjutkan salat duha yang merupakan pembiasaan dilakukan tiap hari.

Strategi CILUBA ternyata mampu meningkatkan mutu sekolah dengan bukti makin banyak siswa yang sekolah di TK Pertiwi Tegalsari. Awalnya sekolah hanya punya satu gedung dengan satu rombongan belajar, sekarang sudah punya empat gedung dengan empat rombongan belajar. Murid yang semula hanya dari satu desa, sekarang diminati bahkan dari kecamatan lain.

Baca juga:  Menanamkan Nilai Karakter pada Siswa melalui Ikatan Kimia

Prestasi TK Pertiwi Tegalsari juga sudah banyak. Semula terakreditasi B sekarang terakreditasi A. Juga menjadi sekolah unggulan tingkat kecamatan serta kabupaten urut lima. Juara satu pentas seni tingkat kabupaten yang menampilkan karawitan yang dimainkan gabungan dari siswa, guru, wali murid, alumni, dengan penampilan terbaik.

Menampilkan pentas dalang cilik di Pondok Tingal Borobudur dalam acara pentas akhir tahun yang disponsori oleh banyak pihak dengan sambutan luar biasa. Juga ditonton turis asing maupun domestik.

Dari paparan di atas dapat disimpulkan strategi CILUBA (cinta lingkungan budaya dan agama) mampu meningkatkan mutu sekolah di TK Pertiwi Tegalsari. Dibuktikan dengan jumlah murid yang bertambah serta diminati dari desa lain, bahkan kecamatan lain.

Nilai akreditasi meningkat. Strategi ini semoga terus bisa dikembangkan agar sekolah lebih maju serta berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (mn1/lis)

Kepala TK Pertiwi Tegalsari, Candimulyo, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya