alexametrics

Permainan Kuis Solusi Mengatasi Kebosanan Siswa saat Pembelajaran Daring

Oleh : Puji Astuti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semenjak ada pademi Covid-19, diberlakukan pembelajaran daring pada awal tahun 2020.

Semua kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui daring bahkan kegiatan pembelajaran sempat diliburkan beberapa saat.

Kondisi seperti ini mendorong siswa untuk beradaptasi terhadap teknologi yaitu gadget, laptop, maupun ipad.

Kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui aplikasi zoom dimana siswa bertatapan melalui gadget masing-masing dan terkadang pembelajaran berbentuk tugas mingguan.

Keadaan pembelajaran secara daring memang terkesan lebih mudah dan sederhana. Namun tentu saja dampak bagi siswa sangat signifikan, mulai dari kebosanan, enggan mengikuti kelas daring, dan tidak menyerap materi yang disampaikan dengan baik.

Namun dari semua kondisi tersebut yang paling mengkhawatirkan adalah karena siswa bosan kemudian membuat siswa enggan mengikuti kelas. Tidak mengerjakan tugas yang diberikan sehingga berakibat pada hasil akhir kenaikan kelas.

Siswa pada dasarnya membutuhkan beberapa metode pembelajaran yang tidak terkesan harus mendengar penjelasan saja dari awal hingga selesai.

Baca juga:  Mengasah Bakat Siswa Membuat Patung dengan Bahan Alam

Metode yang paling sesuai dengan keadaan mereka pada masa pandemi seperti ini adalah melalui permain daring. Permainan yang dapat diadaptasi contohnya melalui kuis atau kahoot.

Permainan tersebut berupa pertanyaan disertai gambar yang menarik. Permainan menjadi solusi termudah dan alternatif dalam masa pandemi, selain meningkatkan semangat siswa pada akhirnya output atau hasil akhir dari pembelajaran tetap sama.

Permainan dalam pembelajaran secara umum juga merupakan pengintergrasian antara belajar dan bermain dimana siswa dapat merasa pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik.

Permainan adalah bagian mutlak dari kehidupan anak dan permainan merupakan bagian integral dari proses pembentukan kepribadian anak (Andang Ismail, 2009: 17).

Permainan melalui kuis dapat dimodifikasi dengan pertanyaan yang bersifat sederhana dengan nantinya dapat diikuti dengan pertanyaan terkait dengan pembelajaran.

Kuis biasanya menampilkan permainan pertanyaan yang berdurasi serta menampilkan ranking secara langsung setelah peserta kuis menjawab. Sehingga kuis menjadi sangat menarik karena di dalam permainan dapat disertai gambar dan musik yang tidak membosankan bagi siswa.

Baca juga:  Problem Based Learning Tingkatkan Hasil Belajar Materi IPA di SD

Kahoot merupakan salah satu aplikasi kuis yang paling mudah dioperasikan dan sering digunakan baik bagi murid dan siswa. Kahoot juga merupakan aplikasi berbasis kuis dan permainan yang sangat interaktif apabila dilakukan pada saat pembelajaran daring tatap muka melalui aplikasi semacam zoom. Dalam Kahoot dapat berisi tes awal, tes akhir latihan soal, materi, soal, dan sebagainya dengan cara yang lebih menyenangkan. Penerapan kahoot yang dapat dilakukan contohnya pada siswa kelas 4 SD Negeri Bawang 1. Pada saat pertemuan daring penyampaian materi terkait dengan perkalian menggunakan kahoot. Awalnya guru dapat melakukan pengaturan dengan tebak-tebakan bentuk bilangan bulat, disusul dengan pertanyaan perkalian, dan pada akhirnya menunjukan jawaban. Dari jawaban tersebut guru dapat melakukan evaluasi dengan menyebutkan jawaban yang benar bersamaan menjelaskan materi.

Baca juga:  Pembiasaan Siswa Bentuk Akhlak Mulia

Pembelajaran dengan kuis melalui kahoot tersebut sangat bermanfaat dan memudahkan baik bagi siswa maupun guru. Selain itu kahoot sangat sesuai dengan keadaan pandemi saat ini. Saat melakukan pertemuan daring dapat disisipkan permainan semacam kahoot. Sehingga pada saat pembelajaran siswa akan lebih semangat dalam mengikuti kelas dan tidak bosan.

Melalui pemainan semacam quizziz dan kahoot siswa akan lebih interaktif dengan menanggapi pertanyaan dari guru. Selain itu guru akan lebih memahami materi-materi dimana siswa belum paham dan sulit memahami.

Dapat disimpulkan, permainan kuis semacam kahoot dapat mengatasi kebosanan siswa dan membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran daring pada masa pandemi ini. (pm2/lis)

Guru SD Negeri Bawang 1, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya