alexametrics

Asyiknya Belajar IPS Menggunakan Pembelajaran Snowball Throwing

Oleh: Dwi Nurcakhyani, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Sosial (IPS) mulai diperkenalkan sebagai mata pelajaran dalam sistem kurikulum di Indonesia sejak tahun 1975. Sejak diberlakukannya kurikulum tersebut maka mata pelajaran IPS termasuk dalam salah satu mata pelajaran yang di ajarkan di SD. Mata pelajaran IPS diharapkan dapat melahirkan warga negara Indonesia yang baik, bertanggung jawab terhadap bangsa dan negaranya. Melalui pembelajaran IPS, siswa belajar tentang lingkungan masyarakat.

Mata pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang memerlukan banyak hafalan. Hal ini kemungkinan menimbulkan kebosanan bagi siswa. Sehingga seorang guru harus bisa memotivasi siswa untulk lebih semangat lagi dalam belajar IPS. Guru harus menerapkan strategi yang pas sehingga pembelajaran IPS bisa menyenangkan dan tidak membosankan bagi siswa. Hal ini terjadi pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Kalapacung Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga di materi “Menjelaskan Kondisi Politik Negara-Negara ASEAN”.

Penulis sebagai guru kelas VI di SD Negeri 1 Kalapacung dituntut agar berhasil dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPS. Strategi yang digunakan penulis yaitu menggunakan strategi “Snowball Throwing” di materi “Menjelaskan Kondisi Politik Negara-Negara ASEAN”. Dengan menggunakan strategi ini siswa menjadi semangat dalam belajar IPS dan yang tadinya merasa bosan menjadi menyenangkan. Mereka menikmati asyiknya pembelajaran IPS menggunakan strategi “Snowball Throwing” karena strategi ini pada hakekatnya seperti bermain, tapi tetap fokus pada materi.

Baca juga:  Group Investigation, Upaya Tingkatkan Prestasi Belajar IPS

MenurutKomalasari (2010) dinyatakan bahwa metode snowball Throwing adalah metode pembelajaran yang menggali potensi kepemimpinan siswa dalam kelompok dan keterampilan membuat -menjawab pertanyaan yang dipadukan melalui permainan imajinatif membentuk dan melempar bola.

Snowball Throwing yang menurut asal katanya berarti “bola salju bergulir” dan dapat diartikan sebagai metode pembelajaran dengan menggunakan bola pertanyaan dari kertas yang digulung bulat membentuk bola kemudian dilemparkan secara bergiliran di antara sesama anggota kelompok. Dilihat dari pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran, metode pembelajaran Snowball Throwing ini memadukan pendekatam komunikatif, integratif, dan keterampilan proses.

Kegiatan melempar bola pertanyaa ini membuat kelompok menjadi dinamis, karena kegiatan siswa tidak nhanya berfikir, menulis, bertanya, atau berbicara. Akan tetapi mereka melakukan aktivitas fisik yaitu menggulung kertas dan melemparkannya pada siswa lain. Dengan demikian, tiap kelompok akan mempersiapkan diri karena pada gilirannya mereka harus menjawab pertanyaan dari temannya yang terdapat dalam bola kertas.

Baca juga:  Belajar Membaca Lebih Cepat dengan Media Cetak pada Anak SD Kelas Rendah

Jasmansyah dalam (http://mgmp2008.wordpress.com/2008/10/29/model-model pembelajaran/) mengatakan : Metode snowball Throwing adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dimana siswa dibentuk dalam beberapa kelompok yang heterogen kemudian masing-masing kelompok dipilih ketua kelompoknya untuk mendapat tugas dari guru, masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (kertas pertanyaan) kemudian dilempar ke siswa lain yang masing-masing menjawab pertanyaan dari bola yag dilempar.

Adapun langkah-langkah metode pembelajaran Snowball Throwing menurut (Suyatno 2009:125): Guru menyampaikan materi yang akan disajikan. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil ketua dari setiap kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya.

Baca juga:  Pendidikan Didominasi Akal, Kesampingkan Hati Nurani

Kemudian setiap siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok. Kemudian kertas tersebut dibuat bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa lain selama kurang lebih 15 menit. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas secara bergantian. Evaluasi. Refleksi.

Dengan metode pembelajaran Snowball Throwing sangat membantu siswa untuk memahami dan menerima pelajaran IPS dengan baik. Mereka akana merasakan permainan yang menyenangkan di kelas. Sekaligus akan menyerap materi pelajaran IPS tanpa ada rasa bosan dan beban. Mereka akan menikmati proses pembelajaran yang disampaikan guru dengan metode ini. Oleh karena itu, metode pembelajaran Snowball Throwing sangat bermanfaat sekali bagi guru dan siswa. (pb1/zal)

Guru SDN 1 Kalapacung, Purbalingga.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya