alexametrics

Memperkuat Mental Bertanding Siswa melalui Try Out

Oleh: Dyah Tri Kurniawati S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, OLAHRAGA merupakan kegiatan yang menyenangkan. Karena dapat dilakukan di mana saja dan siapa saja. Baik di dalam ruangan maupun luar ruangan sendiri atau berkelompok, serta berbagai cabang olahraga. Misalnya, sepak bola, bola voli, bola basket, tenis, taekwondo, silat, karate dan masih banyak lagi. Yang paling menentukan dalam olahraga adalah saat bertanding. Karena dengan bertanding kita dapat mengetahui sejauh mana kemampuan kita dalam menghadapi lawan.

Tetapi pada kenyatannya, saat bertanding banyak yang mengalami tidak percaya diri, emosi, bahkan minder begitu berhadapan dengan lawan. Pada saat pertandingan hal ini mungkin terjadi, karena kurangnya mental dalam menghadapi pertandingan. Selain teknik dan taktik yang harus dikuasai oleh seorang pemain, mental juga sangat penting, terutama saat berhadapan dengan lawan dalam pertandingan. Hal itu juga dialami para siswa di sekolah penulis MI Negeri 1 Batang setiap kali mengikuti lomba olahraga.

Baca juga:  Belajar IPA Makin Asyik dengan Vlog

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mental adalah hal yang bersangkutan dengan batin atau watak manusia yang bukan bersifat badan atau tenaga. Dapat diartikan juga mental disebut sebagai “Tindakan yang dipengaruhi pikiran.” Jadi, apabila pikiranya sudah dipenuhi oleh rasa ketakutan atau tidak percaya diri, maka otomatis akan berpengaruh pada kinerja otot atau tenaga dalam melakukan suatu tindakan dalam olahraga.

Mental perlu diperkuat terutama rasa percaya diri, menahan emosi, pantang menyerah, optimis, tidak sombong, mandiri, bertanggung jawab dan semangat tinggi. Sebab, sebagus apapun penguasaan teknik dan taktik olahraga, tetapi mental tidak kuat, akan mempengaruhi dalam pertandingan. Bahkan yang seharusnya bisa menghadapi lawan dengan baik, bisa menjadi sulit dan bahkan kalah.

Rini Sabarini (dosenpsikologi.com) menyatakan setiap pertandingan, ujian, perlombaan, dan sebagainya merupakan satu kondisi yang membutuhkan persiapan mental yang tangguh. Karena hal ini berdampak pada hasil akhir yang didapat. Apabila salah satu tim sudah kalah seringnya mereka mengalami mental down. Hal inilah yang menjadi titik awal kekalahan apabila mental tidak dijaga selama pertandingan.

Baca juga:  Serunya Belajar Perilaku Menuntut Ilmu dengan Example Non Example

Salah satu usaha dalam memperkuat mental adalah melalui try out , uji coba, atau pertandingan persahabatan. Try out atau uji coba adalah kegiatan dalam bentuk pertandingan – pertandingan kecil yang dilakukan dalam rangka menumbuhkan rasa percaya diri pada diri pemain. Try out dapat dilakukan sebanyak- banyaknya, baik melalui tingkatan lokal maupun non lokal. Di samping itu, dalam uji coba bertanding harus mengutamakan lawan yang lebih baik agar pemain termotivasi untuk mengikuti, bahkan melebihi kemampuan lawan.

Keuntungan lainnya dari try out adalah bisa mengetahui dan mempelajari teknik dan strategi lawan. Dengan begitu, juga bisa mendapat gambaran peta kekuatan lawan. Try out bisa mepelajari berbagai karakter lawan, baik kemampuan maupun teknik dan taktik permainan lawan dari berbagai pertandingan. Tryout juga diperlukan oleh seorang pelatih untuk mengetahui kemampuan bertanding yang berguna untuk menetukan atau memilih pemain dalam menghadapi pertandingan – pertandingan pada event- event tertentu.

Baca juga:  Peningkatan Pembelajaran dengan Pembelajaran Berbasis Masalah pada Senam Lantai

Dengan demikian akan muncul rasa percaya diri, karena bisa mengetahui kemampuan lawan. Sehingga siap menghadapi lawan tanpa rasa takut atau minder. Jadi, try out sangat penting sekali, terutama dalam menghadapi lawan- lawan bertanding. Hasil try out sangat memiliki manfaat, antara lain mengukur kemampuan dan mempraktikkan hasil latihan sudah sejauh mana.

Jadi, memperkuat mental bertanding melalui try out sangat bermanfat sekali, dan diharapkan para guru PJOK maupun pelatih senantiasa dalam melatih mental dalam bertanding siswa bisa melalui try out supaya mental bertandingnya bisa terlatih. Sehingga siap menghadapi pertandigan kapan saja. (min/zal)

Guru PJOK MI Negeri 1 Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya