alexametrics

Asyiknya Belajar Rantai Makanan dengan Metode Bermain

Oleh : Rakhmawati Tri Wahyuni, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Siswa sekolah dasar pada dasarnya lebih mudah memahami sesuatu yang bersifat konkret atau langsung. Siswa senang mempelajari materi pelajaran bila disesuaikan dengan perkembangan psikologisnya. Usia 6 sampai dengan 12 tahun adalah masa yang paling menggembirakan untuk bermain. Motorik kasar dan motorik halus sedang berkembang. Demikian pula perkembangan daya nalarnya. sedang pada masa emasnya. Oleh karena itulah diperlukan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi tersebut.

Penulis sebagai guru kelas V SD Negeri 1 Purbalingga Wetan melaksanakan kegiatan belajar mengajar Tema 5. Subtema 2, pembelajaran tentang Rantai Makanan pada semester 1. Metode yang dipilih adalan Metode Bermain. Metode ini dipilih karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif. Memahami materi dengan pelibatan secara langsung. Selain dapat mengembangkan nilai keberanian juga membiasakan siswa untuk mengidentifikasi langsung lewat sebuah aktivitas. Pembelajaran dengan merangsang siswa berpikir tingkat tinggi juga dapat diimplementasikan dengan Metode Bermain.

Baca juga:  Meningkatkan Minat Baca Anak melalui Metode Dongeng

Menurut Conny R. Semiawan seperti dikutip oleh Sabil Risaldy (2014: 29) bermain adalah aktivitas yang dipilih sendiri oleh anak karena menyenangkan, bukan karena hadiah atau pujian. Melalui bermain, semua aspek perkembangan anak dapat ditingkatkan. Dengan bermain anak dapat bereksplorasi untuk memperkuat hal-hal yang sudah diketahui dan menemukan hal-hal baru. Melalui permainan, anak-anak juga dapat mengembangkan semua potensinya secara optimal, baik potensi fisik maupun mental intelektual dan spiritual. Oleh karena itu, metode bermain bagi anak merupakan jembatan bagi berkembangnya semua aspek.

Metode Bermain pada pembelajaran Rantai Makanan dilaksanakan dengan langkah-langkah berikut ini: Pertama, guru menyiapkan 5 kartu yang dibuat dari karton yang ditempeli gambar-gambar yang berkaitan dengan rantai makanan seperti: padi, tikus, ular, elang, bakeri. Guru menempelkan double tape di belakang kartu sehingga dapat ditempelkan di baju siswa. Guru juga bisa membuat tali, yang nanti kartu tersebut dikalungkan melalui leher siswa. Guru menyiapkan berbagai gambar dari beberapa variasi rantai makanan. Kedua, guru meminta dua kelompok maju.

Baca juga:  Tingkatkan Antusias Siswa melalui Media Prezi

Satu kelompok 5 lima siswa. Setiap siswa ditempeli gambar. Contohnya siswa A ditempeli gambar padi, siswa B gambar tikus dan seterusnya. Ketiga, guru memberi tugas agar kelompok berlomba membentuk rantai makanan dengan cara anggota kelompok berdiri melingkar bergandengan tangan. Kelompok paling cepat dan benar urutannya adalah yang menang. Keempat, Kegiatan dilakukan beberapa kali dengan variasi rantai makanan sampai terpilih pemenang I. II, dan III. Kelima, guru meminta siswa yang memakai kartu bertuliskan dan bergambar “Elang” melepaskan gandengannya dan mundur satu langkah ke belakang.

Dalam kondisi seperti ini, guru dapat menanyakan kepada siswa “Apa yang akan terjadi bila tidak ada elang dalam rantai makanan?” Dan seterusnya guru memodifikasi pertanyaan yang membuat siswa berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Baca juga:  Pembelajaran Matematika dengan Aplikasi Zoom lebih Menyenangkan

Pembelajaran Rantai Makanan dengan Metode Bermain membuat siswa Kelas V SD Negeri 1 Purbalingga Wetan menjadi lebih semangat dalam belajar,Mereka begitu asyik bermain dan berlomba. Dengan mudah mereka memahami materi yang disampaikan. Bahkan dalam pelaksanaannya mereka berebut ingin tampil sebagai “tokoh” rantai makanan tersebut. Pertanyaan-pertanyaan yang menuntut siswa berpikir tingkat tinggi dapat dijawab karena anak belajar bernalar. Kartu-kartu bergambar sebagai sarana bermain selajutnya ditempel di papan pajang sesuai dengan siklus rantai makanan. Setiap saat siswa dapat mempelajarinya. (pb1)

Guru SD Negeri 1 Purbalingga Wetan, Kabupaten Purbalingga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya