alexametrics

Mind Mapping dengan Canva untuk Asesmen Formatif pada Mapel Ekonomi yang Menyenangkan

Oleh : Munasifah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kemampuan tiap individu dalam memahami suatu materi pembelajaran tidaklah sama. Hal ini dikarenakan perbedaan konsep tiap materi berbeda. Ada yang bersifat teoretis dan matematis.

Sering kita jumpai peserta didik yang mudah dalam memahami materi yang bersifat teoretis tetapi lemah dalam materi-materi yang bersifat matematis ataupun sebaliknya. Hal ini karena minat dan latar belakang setiap anak berbeda-beda.

Siswa dituntut menguasai seluruh materi pembelajaran baik yang bersifat matematis ataupun teoretis. Tetapi kenyataannnya tidak demikian. Siswa yang lebih mudah menguasai materi teoretis akan lebih menyukai mata pelajaran yang bersifat teoretis dan cenderung kurang menyukai mata pelajaran yang bersifat matematis, dan sebaliknya. Hal ini akan menyebabkan hasil akademik secara komulatif kurang maksimal.

Salah satu metode untuk memudahkan pemahaman materi teoretis tanpa harus menghafal seluruh materi dengan menggunakan mind mapping (peta konsep).

Menurut Kadir (2004) peta konsep adalah sebuah gambar (visual) tersusun atas konsep-konsep yang saling berkaitan sebagai hasil dari konsep pemetaan. Pemetaan konsep adalah proses yang melibatkan identifikasi konsep-konsep tersebut dari suatu materi pelajaran dan pengaturan konsep-konsep tersebut dalam suatu hirarki, mulai dari yang paling umum, kurang umum dan konsep-konsep yang lebih spesifik.

Baca juga:  Menariknya Materi Permainan dengan Metode Role Playing

Pandemi Covid-19, membuat proses belajar mengajar beralih secara online. Peta konsep yang tadinya dibuat di kertas-kertas besar yang dibuat menarik, menjadi sulit dilakukan karena sebagian besar penilaian dilakukan secara online. Hal ini membuat guru harus memikirkan cara yang lain, yang lebih mungkin untuk diterapkan dalam rangka membuat peta konsep tetap menarik dan bermakna.

Salah satunya, adalah pembuatan peta konsep menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi Canva ini tidak sulit untuk dipelajari dan diterapkan dalam pembuatan peta konsep ini. Siswa hanya perlu masuk ke dalam aplikasi, daftar, dan memilih bentuk peta konsep yang diinginkan dan kemudian memodifikasi dan mengisinya. Bentuknya bervariasi dan tidak kalah indah dengan hasil membuat sendiri.

Methode mind mapping atau peta konsep ini dapat dikembangkan oleh guru sebagai media penilaian formatif yang efektif dan menyenangkan untuk menilai pemahaman siswa terhadap konsep yang sedang dipelajari dan kemudian memperbaiki proses belajarnya sehingga menjadi lebih baik lagi. Hal ini dapat dilakukan dengan mempergunakan Google Meeting atau Zoom.

Baca juga:  Islam dan Kebudayaan

Dalam suatu rombongan belajar siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk menyusun peta konsep dengan materi yang berbeda dengan mempergunakan Canva agar nanti dapat ditampilkan dengan mudah saat presentasi di Google Meeting. Kemudian tiap-tiap kelompok mempresentasikannya, di mana ada kelompok penyaji dan penanya.

Kelompok penyaji menyusun peta konsep dengan ditampilkan materi pokok pada gambar peta konsep yang ditampakkan, untuk hal ini guru dapat berperan sebagai host di Google Meeting dan membagikan presentasi. Sehingga guru dapat menutup sebagian uraian materi dengan mempergunakan gambar atau warna, untuk membuat tampilan tidak terlihat oleh kelompok penyaji.

Kemudian kelompok penanya menanya apa saja uraian materi dari materi pokok tersebut. Lalu uraian materi yang ditutup tersebut dibuka untuk dicocokkan dengan uraian materi yang disampaikan oleh kelompok penyaji. Guru mengamati proses tersebut dan memberikan penilaian sejauh mana penguasaan materi dilihat dari kesesuaian jawaban kelompok penyaji dengan uraian materi yang ada pada peta konsep.

Baca juga:  Demonstrasi Tingkatkan Semangat dan Prestasi Belajar

Penggunaan metoda mind mapping ini untuk meningkatkan kemampuan memahami materi yang bersifat teoretis tanpa harus menghafal keseluruhan materi, cukup efektif karena dengan mind mapping siswa dituntut untuk membaca, menulis, dan menyampaikan, memahami, dan menguraikan materi yang mereka sajikan.

Dengan demikian diharapkan penguasaan materinya akan menguat selain itu rasa bosan yang muncul ketika menghafal materi bisa dikurangi dengan proses pembuatan mind mapping yang mempergunakan Canva yang sebagian besar disukai oleh siswa. Sehinga nantinya akan dapat meningkatkan capaian hasil belajar dari peserta didik yang memang lemah untuk menghafal materi, dan capaian hasil belajar secara keseluruhan dapat lebih optimal. (bk2/lis)

Guru SMA Negeri 1 Kajen, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya