alexametrics

Media Pembelajaran Powtoon Tingkatkan Pemahaman Sistem Peredaran Darah Manusia

Oleh : Sri Retno Dewi, S.S., S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID. Dunia pendidikan sekarang ini sangat bergantung dengan teknologi karena dapat membantu proses pembelajaran. Guru dituntut untuk menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran yang ada, akan tetapi keberadaan sarana dan prasarana yang belum memadai menyebabkan proses pembelajaran menjadi terhambat.

Adanya perkembangan teknologi maka siswa sekolah dasar mulai dibekali dengan kemampuan berfikir secara logis dan kritis, sehingga pelaksanaan pembelajaran memerlukan media sebagai alat untuk menunjang siswa memiliki kemampuan tersebut. Briggs menyatakan media adalah alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang peserta didik untuk belajar (Neolaka, 2017). Sehingga media ini dapat dijadikan alat untuk memberikan pemahaman materi pada peserta didik.

Salah satu materi di kelas V sekolah dasar yang pembelajarannya sangat penting menggunakan media adalah muatan pelajaran IPA, terutama pada materi sistem peredaran darah manusia. Saat diterapkan kurikulum 2013 secara nasional dengan menggunakan pendekatan pembelajaran tematik terpadu, pembelajaran IPA di sekolah dasar menjadi muatan pelajaran yang diintegrasikan dengan muatan pelajaran lainnya yang dibungkus dalam satu tema.

Baca juga:  Zoom Meeting Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris

Oleh karena itu, dalam mengajarkan materi sistem peredaran darah manusia, seorang guru dituntut untuk mampu mengemas materi tersebut menjadi menarik dan menyenangkan agar siswa lebih mudah memahami materi secara utuh dan menyeluruh. Salah satu media pembelajaran yang menarik dan modern adalah media berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan menggunakan media powtoon yang merupakan suatu perangkat lunak pengolah media presentasi animasi yang dapat diakses secara online. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian Lestari yang menyatakan bahwa media pembelajaran menggunakan powtoon sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar (Lestari, 2018).

Melalui media pembelajaran powtoon diharapkan dapat memudahkan guru dalam membuat materi pembelajaran yang terlihat menarik dan kreatif. Powtoon juga diharapkan dapat membuat siswa lebih bersemangat dalam menyimak materi yang disampaikan oleh guru. Pertama-tama guru membuat akun pada aplikasi powtoon dengan menggunakan email, kemudian guru bebas berkreasi menggunakan template yang sudah tersedia, tinggal mengedit template tersebut sesuai kebutuhan.

Baca juga:  Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika dengan Media Gambar

Ada dua versi powtoon yaitu gratis dan berbayar, namun jangan khawatir, untuk versi yang gratis template – template yang disediakan juga sudah menarik. Guru dapat membuat PPT yang diberi gambar sistem peredaran darah manusia, disisipi dengan suara dalam penjelasan pada tiap slide, kemudian ditambahkan pula video proses peredaran darah manusia. Link video powtoon yang sudah selesai dibuat bisa dikirim melalui WA, email atau youtube kepada siswa. Siswa kelas V SDN Banyurojo 1 dapat mengakses video tersebut kapan saja, asal perangkat harus terhubung dengan internet, karena media powtoon tidak dapat diakses secara offline.

Di dalam setiap media pembelajaran pasti mempunyai kekurangan maupun kelebihan, adapun kekurangan media pembelajaran powtoon tidak dapat diakses secara offline, pembelajaran menjadi bergantung pada ketersediaan dukungan sarana teknologi (gawai, komputer, dan internet) serta durasi yang singkat sehingga penyampaian materi menjadi terbatas sedangkan kelebihan media powtoon dalam pembelajaran yaitu sangat interaktif, praktis, selain itu dapat disisipi berbagai macam fitur antara lain suara, lagu, video, gambar, emoji dan lainnya.

Baca juga:  Pembelajaran IPA dengan Metode Project Based Learning yang Menyenangkan

Penggunaan media pembelajaran powtoon dapat meningkatkan pemahaman kelas V Sekolah Dasar SDN Banyurojo 1 terutama pada materi sistem peredaran darah manusia. Dalam membuat video animasi Powtoon, kita tidak perlu menguasai keahlian khusus, karena di era digital sekarang ini, kita dapat mengetahui langkah-langkah penggunaan aplikasi tersebut dengan mencarinya di Google ataupun YouTube. (ms1/ton)

Guru Kelas SDN Banyurojo 1 Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya