alexametrics

Video Youtube untuk Pembelajaran PJOK di SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DALAM pendidikan media berfungsi sebagai sarana untuk penyampaian materi, dan pembawa pesan. Media digunakan untuk membantu melengkapi proses belajar mengajar sehingga memudahkan pencapaian tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan.

Guru harus dapat menggunakan media pembelajaran, serta dapat berinteraksi sehingga dapat menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, inovatif, dan efektif.

Berbeda dengan mata pelajaran lain yang lebih menekankan penguasaan ranah kognitif, mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan lebih menitikberatkan pada pencapaian ranah psikomotor. Dengan demikian, dibutuhkan banyak praktik dalam pengukuran kompetensi peserta didik.

Untuk mencapai tujuan pembelajaran PJOK di sekolah dasar perlu langkah-langkah: Pertama, merumuskan dan menyampaikan tujuan Pembelajaran. Dalam proses belajar praktik tujuan harus dirumuskan secara operasional sehingga tujuan belajar siswa dapat diukur, dalam arti seberapa jauh tujuan pembelajaran telah dicapai.

Simanjuntak (1983) menyatakan bahwa tujuan pembelajaran harus memiliki karakteristik sebagai berikut: menyatakan sesuatu tentang siswa, unjuk kerja siswa, hasil belajar siswa yang sesuai tujuan pembelajaran dan menggambarkan dalam kondisi atau keadaan bagaimana siswa mendemonstrasikan unjuk kerjanya.

Baca juga:  Pelaksanaan Pembelajaran Daring Seni Tari dalam Mapel Seni Budaya SMP

Kedua, pembelajaran praktik dapat disajikan melalui media audio visual berupa video youtube sebagai sarana pendemonstrasian cara kerja yang benar kepada siswa dengan menggunakan peragaan.

Merrill (1979) berpendapat bahwa cara yang paling efektif untuk mengajarkan keterampilan adalah dengan demonstrasi. Tahap peragaan pada hakikatnya sudah merupakan tahap implementasi pembelajaran praktik. Pada tahap ini guru harus mampu menyajikan peragaan yang menarik sehingga siswa memahami langkah-langkah kerja dan apa yang harus dilakukannya.

Sebagai sebuah mata pelajaran wajib, PJOK memberikan batasan ketuntasan dalam mempelajarinya. Adapun aspek yang diukur dalam mapel PJOK adalah ranah keterampilan yang memerlukan latihan (praktik).

Menurut Butler (1982) praktik yang dilakukan secara berkelanjutan akan menghasilkan kesempurnaan keterampilan motorik. Intensitas siswa melakukan latihan melalui tutorial dari media youtube berdasarkan tugas yang diberikan guru sangat membantu mereka untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan keterampilan.

Baca juga:  Lingkungan Sekitar sebagai Media Pembelajaran di Kelas Rendah

Keterampilan yang dipelajari siswa dari mata pelajaran PJOK membutuhkan apa yang dinamakan latihan pengalihan agar apa yang dipelajari di sekolah dapat digunakan untuk berbagai keperluan di luar sekolah. Guru dapat memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran praktik PJOK.

Selain dipergunakan sebagai media untuk mencari informasi kegiatan praktik, channel youtube juga dapat dipergunakan untuk mengunggah hasil tugas praktik yang diunggah ke youtube sehingga hasil kreasinya dapat menjadi bahan kajian dan evaluasi hasil pembelajaran oleh guru, sekaligus membantu guru dalam penilaian unjuk kerja atau praktik .

Proses pemanfaatan media youtube dalam mata pelajaran PJOK seperti yang dilakukan penulis di kelas 6 SD Negeri 01 Krasak Sragi Pekalongan dilakukan dengan urutan: mendownload video kemudian dibuat transkripnya dilanjutkan dengan melakukan praktik.

Baca juga:  Belajar PPKn lebih Asyik dengan Permainan Ular Tangga

Siswa dapat melakukan streaming atau downloading dengan membuka chanel youtube, setelah proses itu file yang diunduh disimpan dan dibuka kembali untuk melihat cara guru dalam video memainkan teknik dan memberikan arahan, di sinilah terjadi proses latihan yang berulang-ulang dan intensif.

Pemanfaatan media youtube ditujukan agar siswa lebih mudah dalam upaya menguasai materi pelajaran yang disajikan. Banyak chanel yang bisa diakses untuk dipilih sesuai dengan kebutuhan materi yang dipelajari.

Selain itu media ini dapat menumbuhkan kreatifitas siswa dalam pengerjaan tugas, karena termotivasi untuk menyajikan hal yang berbeda. Sehingga proses transfer materi pengetahuan maupun praktik berjalan lebih efektif.

Kesimpulannya pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran dan praktik PJOK layak digunakan untuk pembelajaran di sekolah dasar. (pr2/zal)

Guru SDN 01 Krasak, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya