alexametrics

Literasi dan Kerjasama Mapel PJOK selama PPJ

Oleh : Ariyani Purwanti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Survey Program For International Student Assessment (PISA), tentang literasi menempatkan Indonesia di peringkat ke 62 dari 70 negara. Selain itu, Central Connecticut State University pada tahun 2016 di New Britain, Conn, Amerika Serikat menempatkan Indonesia dalam urutan ke 60 dari 61 negara.

Dari survey tersebut sebagai seorang guru tentu memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan literasi di dunia pendidikan. Dimensi Literasi mencakup beberapa poin. Pertama, Literasi Baca dan Tulis. Kedua, Literasi Numerasi. Tiga, Literasi Sains. Empat, Literasi Digital. Lima, Literasi financial. Literasi Budaya dan Kewarganegaraan.

Di SMK Negeri 1 Pringapus dimensi literasi telah banyak diterapkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa. Guru dengan menggunakan berbagai model menarik untuk mengajak siswa agar lebih mudah dan tertarik dalam mengembangkan literasi.

Tidak sedikit yang memandang Mapel Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang penting sehat jasmani, bisa beraktifitas sudah cukup mewakili nilai KKM. Di SMK Negeri 1 Pringapus selain keterampilan, siswa di harapkan dapat mengekspresikan apa yang dipahaminya dalam bentuk narasi pendek. Bekerjasama dengan teman satu kelas dalam menyelesaikan tugas yang di peroleh.

Baca juga:  Dengan Pembelajaran Tatap Muka, Ciptakan Sekolah Ramah Anak

Sebuah tantangan bagi penulis, untuk merubah pola pikir sederhana dalam opini masyarakat sekitar. Menjadikan mapel PJOK adalah salah satu mapel yang dapat menciptakan anak lebih berkarakter, mandiri, dan kreatif dengan cara yang menyenangkan. Proses pembelajaran PJOK tiap tatap muka memiliki Alur Pembelajaran yang berbeda.

Guru membagi masing-masing kelas menjadi tujuh kelompok dengan koordinat tinggal yang saling berdekatan. Dengan harapan dapat memudahkan mereka berkomunisi. Tiap kelompok memiliki materi yang berbeda. Tetapi masih dalam satu capaian ajar yang sudah ditentukan. Misalnya capaian ajar yang akan dicapai adalah Atletik. Maka peserta didik dapat memilih salah satu cabang atletik yang sudah disepakati dalam kelompok agar memudahkan siswa dalam mendeskripsikan sebuah materi.

Materi atletik adalah pertama, Tolak peluru, kedua, Lempar lembing. Ketiga, lempar cakram. Keempat,lompat galah, kelima, lompat tinggi, keenam lompat jauh. Kemudian ketujuh lari jarak pendek, dan kedelapan lari jarak jauh, lari estafet.

Baca juga:  Vipel Memudahkan Siswa Belajar Praktik Produktif Peternakan dalam Pembelajaran Daring

Dalam setiap pembelajaran baik daring maupun luring, guru memberikan ice breaking terlebih dahulu, dengan mengadakan game menarik yang membuat anak termotifasi lebih dalam mengekspresikan diri agar menjadi pembelajar yang adaptif, mandiri, tangkas dan cepat tanggap dalam menghadapi perubahan dunia yang tidak menentu.

Guru memberikan materi berupa video dari youtube yang kemudian dipahami. Siswa melakukan gerakan yang sudah di amati kemudian merekam gerakannya. Hasil rekaman di bagikan dalam kelompok sendiri yang sudah dibentuk dalam aplikasi Teams sekolah. Kemudian masing-masing anak dalam kelompok memberi komentar tentang video temannya dengan cara tertulis. Misalnya dalam satu kelompok ada lima anak maka masing-masing anak memberikan komentar empat temannya dalam kelompok mengenai video yang dibuat. Disini harapannya siswa dapat menumbuhkan sikap adaptif, memiliki kemampuan komunikasi yang terstruktur, dan bernalar kritis.

Setelah saling memberi komentar pada teman satu kelompok, guru memberikan lagi materi dari youtube dari link yang berbeda. Memberikan masukan dengan memancing siswa dengan pertanyaan yang membuat mereka dapat benar memahami materi yang sudah di berikan dengan memunculkan dua sumber youtube dan video dari temannya . Di akhir pembelajaran guru melakukan refleksi pada siswa berupa Lembar kerja Siswa (LKS) . Masing-masing kelompok menyelesaikan LKS yang berbeda sesuai dengan Capaian Ajar yang sudah dari awal di bagikan.

Baca juga:  Menceritakan Kembali Isi Teks Biografi Mudah dengan PAP

Pemahaman dalam materi tiap kelompok, dapat di kembangkan lagi dalam pertemuan berikutnya dengan memunculkan satu video yang sudah di sepakati kelompok untuk dipresentasikan dengan kelompok lain. Dengan harapan dalam model pembelajaran tutor teman sendiri inipun dapat memunculkan kolaborasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul dalam bentuk tertulis. Kemudian di share dalam aplikasi Teams sekolah.

Penulis berharap melalui PJOK di SMK Negeri 1 Pringapus, tidak hanya memunculkan siswa yang hanya mengikuti pembelajaran karena ada jadwal dan memiliki keterampilan cukup . Tapi anak sudah dapat mengungkapkan pendapat dan memiliki refleksi dan tanggungjawab baik untuk diri sendiri. Sehingga pembiasaan literasi di sekolah dapat di kembangkan dalam keluarga dan masyarakat. (pr2/fth)

Guru SMK Negeri 1 Pringapus, Kabupaten Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya