alexametrics

Layanan Bimbingan Konseling Kuartal VIII di Masa Pandemi

Oleh: Mukti Wibowo, S.Psi., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Memasuki kuartal VIII sejak kasus Covid-19, hampir semua lini kehidupan mengalami dampaknya. Tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan secara langsung. Tetapi aspek sosial, budaya, ekonomi serta pendidikan yang menjadi konsen penulis sangat merasakan akibatnya.

Kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya lancar dan nyaman dengan tatap muka, harus berubah menjadi online atau lebih akrab disebut pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Berdasarkan praktik PJJ tahun pertama, di SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Pekalongan mengalami banyak permasalahan berkaitan dengan PJJ layanan bimbingan konseling (BK) dalam implementasinya. Hal ini mungkinkan juga terjadi di sekolah lain.

Berbagai masalah diantaranya pemahaman individu peserta didik kurang mendalam; sulitnya mengembangkan metode layanan BK; beberapa jenis layanan tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan yang telah diprogramkan; bahkan yang menjadi kekhawatiran adalah materi layanan BK menjadi kurang diminati peserta didik.

Baca juga:  Media Layanan Informasi Meningkatkan Minat Studi Lanjut Lulusan SMA

Tentu membutuhkan usaha keras agar berbagai permasalahan tersebut dapat teratasi. Menurut Andori, S.Pd., Kons (Praktisi BK) beberapa alternatif yang direkomendasikan untuk dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan peserta didik sekaligus menjadi praktik baik di kuartal VII masa pandemi. Pertama memahami peserta didik secara lebih komprehensif secara online. Kedua: penyederhanaan layanan BK serta ketiga persiapkan materi BK yang mengena dengan kondisi siswa dan pandemi saat ini.

Berangkat dari rekomendasi tersebut, penulis melaksanakannya di satuan tugas di SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Pekalongan. Dari tahap asesmen untuk peserta didik dalam penelusuran kebutuhan peserta didik dan penyusunan program BK dilakukan secara online dengan google form. Terlibat secara aktif dalam informasi dan proses vaksinasi peserta didik di sekolah.

Baca juga:  KOMPROMI KATE ,(Komik Program Linear Berkarakter)

Memantau kehadiran peserta didik dalam kegiatan PJJ dan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah mulai dilaksanakan, termasuk pemantauan kondisi terupdate kesehatan peserta didik dan anggota keluarganya via angket online.

Pada kuartal VIII ini ketika sekolah sudah diizinkan menyelenggarakan PTM sebesar 30 persen penulis dan rekan guru BK yang lain menjadi bagian dalam petugas sekolah penegakan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Hal itu dikuatkan oleh Prof. Hermanto Siregar, M.Ec., Ph.D (Guru Besar IPB). Bahwa BK harus hadir di sekolah dalam masa transisi pandemi, masa normal menjadi new normal. Menyikapi perubahan atau transisi tata pikir, tata sikap dan tata perilaku peserta didik akibat pandemi.

Baca juga:  Mengenal OJK dengan Media Power Point

Pernyataan ahli ini mafhum untuk kita sadari karena telah dialami bersama bahwa pandemi mampu merubah semua sektor kehidupan. Termasuk pola pikir, sikap dan perilaku peserta didik kita. Namun dengan langkah pendekatan layanan BK yang sudah disampaikan penulis optimis kita semua mampu beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan setelah terimbas cukup lama dengan wabah Covid-19. (bk1/fth)

Guru SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya