alexametrics

Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Metode Sosiodrama

Oleh : Zuriyah S.Ag

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DI era globalisasi sekarang ini, hampir semua jenjang pendidikan dituntut melakukan perubahan dan perbaikan. Perubahan tersebut di antaranya, peningkatan sarana prasarana, bertambahnya kebijakan anggaran, berkembangnya sistem pengajaran, dan tidak kalah pentingnya peningkatan mutu pendidikan yang dijalankannya.

Peran penting adanya perubahan di dunia pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, salah satunya ada di tangan guru (pendidik). Pendidik dikatakan memiliki peran penting karena pendidik merupakan pelaksana langsung dalam proses mendidik dan membimbing peserta didik.

Oleh karena itu, pendidik diharapkan selalu melakukan berbagai peningkatan diri. Salah satu yang bisa dilakukan guru yakni menyajikan pembelajaran yang menarik. Karena itu, guru bisa memilih metode yang tepat dan variatif.
Pembelajaran bahasa Indonesia di SD diarahkan pada peningkatan kemampuan siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan maupun tertulis.

Baca juga:  Memahami Makna Proklamasi Kemerdekaan RI dengan Metode Sosiodrama

Kemampuan berkomunikasi secara lisan diwujudkan dalam bentuk berbicara. Namun kenyataan yang ada di MIN 1 Magelang, hasil pembelajaran peserta didik pada kemampuan berbicara masih relatif rendah. Hal tersebut akibat guru cenderung menggunakan metode konvensional. Oleh karena itu, penulis memberikan solusi dengan mengimplementasikan metode sosiodrama. Dengan metode sosiodrama, prestasi peserta didik lebih meningkat dan lebih percaya diri dalam berbicara.

Berbicara secara umum dapat diartikan suatu penyampaian maksud (ide, pikiran, dan isi hati) seseorang kepada orang lain dengan menggunakan bahasa lisan, sehingga maksud tersebut dapat dipahami oleh orang lain (Depdikbud, 2000: 7). Kemampuan berbicara bukanlah kemampuan yang diwariskan secara turun temurun. Walaupun pada dasarnya secara alamiah, manusia dapat berbicara. Namun kemampuan secara formal memerlukan latihan, pengarahan, dan bimbingan yang intensif. Dengan demikian, untuk terampil berbicara perlu latihan, pengamatan, dan pemahaman karakter dari tokoh.

Baca juga:  Mempermudah Pahami Teks Eksplanasi dengan Metode SQ3R

Metode adalah cara yang teratur dan terpikirkan baik-baik untuk mencapai suatu maksud (Purwodarminto, 2002). Jadi metode adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Sedangkan menurut Syaiful Bahri Djamarah (2002: 200), metode sosiodrama ialah cara mengajar yang memberi kesempatan pada anak didik untuk melakukan kegiatan memainkan peranan tertentu yang terdapat pada kehidupan masyarakat (social).

Metode sosiodrama mempunyai beberapa kelebihan, yaitu pertama, melatih daya ingat siswa dalam memahami materi yang dipelajari. Kedua, terlatih untuk berinisiatif dan berkreasi. Ketuga, bakat yang dimiliki siswa dapat dipupuk. Keempat, kerjasama akan dibina sebaik mungkin. Kelima, memperoleh kebiasaan untuk menerima dan membagi tanggung jawab dengan sesama. Dan keenam, bahasa lisan siswa dapat dibina menjadi bahasa yang baik sehingga mudah dipahami orang lain.

Baca juga:  Pembelajaran Kontekstual Mempermudah Belajar Berinteraksi Pada Masa Pandemi

Keterhubungan antara metode sosiodrama dengan keterampilan berbicara pada peserta didik cukup signifikan. Peserta didik lebih termotivasi berperan aktif dalam pembelajaran. Di samping itu akan merangsang peserta didik berani berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri. Terlihat saat pembelajaran, siswa tampak antusias mengikuti dan aktif berpendapat. Misalnya, ketika guru melontarkan pertanyaan, siswa dapat menjawab dengan bahasa yang sistematis serta sesuai dengan isi jawabannya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama dapat mempengaruhi keterampilan anak dalam berbicara. Hal ini tentunya dapat menunjang keberhasilan siswa dalam meningkatkan prestasinya. Namun karena setiap metode tidak ada yang sempurna, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, perlu kiranya guru tetap memadukannya dengan metode-metode yang lain. (ms1/ida)

Guru MIN I Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya