alexametrics

Pemanfaatan Google Docs dalam Collaborative Writing Teks Prosedural

Oleh : Agustina Winiastuti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Konsep collaborative writing (CW) menurut Jacob (1999:13), merupakan derivasi dari konsep cooperative learning (CL).

Sebagai suatu strategi pembelajaran melibatkan siswa dalam aktivitas kelompok kecil (minimal dua orang) yang masing-masing mempunyai tingkat kemampuan berbeda untuk meningkatkan penguasaan terhadap pelajaran.

Tidak hanya bertanggung jawab mempelajari apa yang diajarkan, tetapi mereka bertanggung jawab membantu teman kelompoknya untuk belajar dan memahami pelajaran yang mereka dapatkan.

Alwasilah (2000), berpendapat strategi CW ini memiliki sejumlah kelebihan: (a) menanamkan kerjasama dan toleransi terhadap pendapat orang lain, meningkatkan kemampuan memformulasi serta menyatakan gagasan; (b) menanamkan sikap akan menulis sebagai suatu proses karena kerja kelompok menekankan revisi, memungkinkan siswa yang lemah mengenal tulisan karya sejawat yang lebih kuat; (c) mendorong siswa belajar kerja kelompok, dan menyajikan suasana kerja yang akan mereka alami dalam dunia profesional di masa mendatang; dan (d) membiasakan koreksi diri dan menulis draf secara berulang. Dimana siswa sebagai penulis menjadi pembacanya yang setia.

Penggunaan CW dalam pengajaran menulis telah banyak digunakan. Pembelajaran kolaboratif dapat diartikan sebagai kumpulan konsep dan teknik menambah nilai interaksi antar siswa (Reid, 1993).

Dalam proses menulis, CW dapat meningkatkan kesadaran diri dan kepercayaan diri siswa (Duin dalam Haley, 1999).

Keuntungan lain memberikan penilaian otentik bagi setiap siswa (sebagai kolaborator), dan memberikan kesempatan untuk berdiskusi sehingga membantu mendapatkan ide dan umpan balik (Bruffee, 1999; Cooper, 1995)

Menurut Graham (2007), CW mempunyai dampak positif dalam kualitas tulisan siswa dibanding tulisan individu. Hal ini disebabkan karena setiap siswa dituntut saling membantu dan bekerja sama.

Menurut Peregoy and Boyle (2001) CW tidak hanya memberikan kemudahan guru untuk mengelola waktunya agar berkualitas dalam berinteraksi dengan siswa. Tetapi memberikan kesempatan yang luas pada siswa untuk melakukan brainstorming ide dan kesempatan saling belajar satu sama lain.

Dalam pembelajaran bahasa Prancis kelas XII KD 4.5, siswa dituntut untuk mampu memproduksi teks prosedural (texte procédural) berbentuk resep makanan dan manual, pendek dan sederhana. Teks prosedural merupakan teks yang berisi tentang berbagai langkah atau untuk melakukan suatu kegiatan.

Ciri-ciri teks prosedural dalam bahasa Prancis antara lain: menggunakan pola kalimat imperatif/kalimat perintah; menggunakan kata kerja aktif; menggunakan konjungsi/kata penghubung untuk mengurutkan kegiatan; menggunakan kata keterangan untuk menyatakan cara, tempat, dan waktu yang akurat.

Untuk membantu siswa dalam menulis teks prosedur, guru dapat menggunakan teknik CW melalui Google Docs. Guru bisa memanfaatkan fitur Google Docs “revision history”. “Revision history” memungkinkan guru melihat perubahan yang siswa lakukan terhadap tulisan atau tugas menulis yang dibuat.

Setiap siswa yang sudah kita tambahkan akun emailnya, bisa menambah, mengedit setiap bagian teks yang dibuat. Semua bagian teks yang telah ditambahkan ke dokumen akan disorot dalam warna yang berbeda. Sehingga bisa diketahui tulisan setiap siswa.

Berikut langkah dalam pelaksanaannya. 1) gunakan akun Gmail untuk semua siswa; 2) Masuk atau login ke akun Google Drive; 3) Pilih New pada bagian kiri atas lalu klik Google Docs; 4) Setelah muncul tampilan Google Docs, ketik tulisan yang akan dibagikan. Contohnya guru memberikan teks prosedural tentang bagaimana membuat telur dadar (omelette).

Pada langkah pembuatan, guru bisa menugaskan siswa untuk melanjutkan teks tersebut; 5) Klik Share pojok kanan tampilan; 6) Isikan alamat email siswa yang akan diundang untuk menulis pada teks prosedural. Lalu klik Send; 7) Hasil tulisan siswa akan ditandai dengan warna berbeda; 8) Bila ada yang perlu dikomentari guru, klik bagian Comments di pojok kanan atas. (pr2/fth)

Guru Mapel Bahasa Prancis di SMA Negeri 1 Bawang Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Lainnya

Pendakian Gunung Sindoro Belum Dibuka

Siapkan Visi Misi PJ Wali Kota

Prihatin Selalu Kebanjiran, Pemkot akan Bantu Lapas

Populer

Artikel Menarik Lainnya