alexametrics

Gambar, Media Belajar di Masa Pembelajaran Terbatas

Oleh: Sariyun, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SUDAH hampir dua tahun siswa belajar secara daring, selama pembelajaran berlangsung hampir siswa tidak pernah bertemu dengan guru dan teman satu kelasnya, siswa melihat guru dan teman satu kelas hanya lewat sosial media.

Alhamdulillah saat ini pembelajaran tatap muka sudah di ijinkan meskipun masih dalam kondisi yang terbatas, dalam pembelajaran tatap muka guru harus dapat mengembalikan semangat dan cara siswa belajar yang selama ini secara daring dengan sistem tatap muka langsung dengan siswa.

Dalam pembelajaram Tema 2 sub tema 2 pembelajaran 2 pada materi properti dan tari kreasi daerah, siswa Sekolah Dasar Negeri Satriyan 02 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang pada awal pembelajaran banyak siswa yang belum dapat menyebutkan jenis tari daerah dan properti yang digunakannya.ntuk mengatasi masalah tersebut guru menggunakan “ media gambar “ dalam pembelajaran.

Pembelajaran dengan media gambar digunakan oleh pendidik agar siswa dapat menerima materi dengan baik serta melihat benda yang dipelajari melalui gambar atau foto karena selama ini siswa pada saat pembelajaran mengandalkan google jika ada materi yang baru.

Media gambar adalah media yang merupakan reproduksi bentuk asli dalam dua dimensi, yang berupa foto atau lukisan (Rohani, 1997:21). Gambar dapat mengatasi batasan masalah ruang dan waktu. Tidak semua benda, objek atau peristiwa dapat dibawa dikelas, dan tidak selalu bisa dibawa ke objek / peristiwa tersebut, Ia merupakan media visual yang penting dan mudah didapat. Sebab ia dapat mengganti kata verbal, mengkonkritkan sesuatu yang abstrak, dan mengatasi pengamatan manusia.

Pembelajaran dengan media gambar dilakukan oleh pendidik karena media gambar dapat lebih mudah di terima oleh siswa Gambar membuat orang dapat menangkap ide atau informasi yang terkandung di dalamnya dengan jelas, lebih jelas daripada yang diungkapkan oleh kata-kata. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tidak dapat kita lihat seperti apa adanya.

Setelah menggunakan media gambar ternyata siswa dapat menerima pelajaran dengan baik dan dapat menyebutkan benda yang dapat digunakan sebagai properti tari dan daerah yang menggunakan properti tersebut, media gambar yang digunakan yaitu gambar atau foto yang berhubungan dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari oleh siswa, pendidik menggunakan media gambar atau foto karena media gambar ini mudah dimengerti dan dapat dinikmati dimana – mana.

Seperti pepatah Cina yang mengatakan bahwa sebuah gambar berbicara lebih banyak dari pada seribu kata Sadiman (2005:29).

Pada materi tari kreasi daerah setelah menerima materi siswa diberikan tugas untuk menyebutkan nama tari daerah yang ada di Indonesia dan properti yang digunakan, berdasarkan gambar yang telah dilihat oleh peserta didik pada saat pembelajaran dengan melakukan kegiatan tersebut maka siswa merasa senang dan semangat.

Pembelajaran dengan menggunakan media gambar pada pembelajaran tema 2 sub tema 2 pada kelas V Sekolah Dasar Negeri Satriyan 02 Kecamatan Tersono kabupaten Batang, sesuai dengan KD 3.3 Memahami pola lantai dalam tari kreasi daerah, dan KD 4.3 Mempraktikkan pola lantai pada gerak tari kreasi daerah.

Pembelajaran menggunakan media gambar dilakukan karena siswa selama ini terbiasa belajar daring karena saat ini siswa sudah belajar secara tatap muka meskipun masih dalam suasana terbatas agar siswa tetap bersemangat dalam belajar dan tidak merasa jenuh maka pendidik mengunakan media gambar agar siswa bisa kembali pada sistem belajar yang tidak selalu mengandalkan internet akan tetapi siswa akan terbiasa kembali bahwa materi pembelajaran memerlukan proses untuk dapat memahaminya dan semoga Pembelajaran tatap muka bisa segera berlangsung dengan normal. (rn1/zal)

Guru SD Negeri Satriyan 02, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Lainnya

Antisipasi Omicron, Skrining Pekerja Wisata

Masih Penghujan, Waspada Banjir dan DBD

Gedung Puskesmas Gringsing Kini lebih Representatif

Populer

Artikel Menarik Lainnya