alexametrics

BKT Tingkatkan Disiplin Siswa di Masa Pandemi

Oleh : Risti Marlina, S.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dampak mewabahnya Covid-19 tidak lepas dari dunia pendidikan di Indonesia. Hal tersebut sebagai alasan utama yang menyebabkan kegiatan pendidikan di sekolah dasar dilaksanakan dengan penuh keterbatasan.

Dampak pandemi Covid-19 membuat proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) dilaksanakan secara daring (online).

Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran virus korona di lingkungan sekolah. Segala aktivitas pembelajaran dialihkan dari rumah tanpa proses tatap muka antara guru dan peserta didik.

Sehingga yang terjadi lebih banyak hanyalah kegiatan akademik atau transfer pengetahuan saja.

Fakta yang ditemukan di lapangan kegiatan pembelajaran daring yang sudah terlalu lama membuat anak bosan sehingga berpengaruh pada kedisiplinan peserta didik dalam menyelesaikan tugas-tugas pribadinya atau tugas belajarnya.

Selain itu peserta didik terlambat mengumpulkan tugas dan kurang bertanggung jawab dalam mengerjakannya. Hal tersebut terbukti beberapa dari pekerjaan peserta didik hasil karya orang tua.

Baca juga:  Belajar Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif Buatan melalui Metode Eksperimen

Menurut Suharsimi Arikunto (1980: 114), disiplin adalah kepatuhan seseorang dalam mengikuti peraturan atau tata tertib karena didorong oleh adanya kesadaran yang ada pada kata hatinya tanpa adanya paksaan dari pihak luar.

Disiplin merupakan hal yang dapat dilatih, pelatihan disiplin diharapkan dapat menumbuhkan kendali diri, karakter atau keteraturan, dan efisiensi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa disiplin berhubungan dengan pengendalian diri supaya dapat menbedakan mana hal yang benar dan salah sehingga dalam jangka panjang diharapkan bisa menumbuhkan perilaku yang bertanggung jawab.

Sedangkan menurut Sanjaya (2005: 9) mengatakan disiplin adalah hal yang sangatlah diperlukan bagi setiap siswa, dengan adanya disiplin belajar, tujuan pendidikan akan lebih mudah tercapai.

Dengan adanya kedisiplinan diharapkan peserta didik mendisiplinkan diri dalam mentaati peraturan sekolah sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan lancar dan memudahkan pencapaian tujuan pendidikan.

Baca juga:  Pembelajaran Teks Prosedur lewat Pembuatan Ecobrick

BKT atau Buku Kendali Taqwa adalah media monitoring kegiatan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan di rumah. Monitoring adalah penilaian yang terencana dan terus menerus terhadap kemauan suatu pekerjaan (SCF:1995).

Artinya kegiatan monitoring dapat dijadikan sebagai salah satu bagian dari pengumpulan informasi maupun data yang bertujuan untuk menilai hasil yang dilakukan secara berkelanjutan dan tentunya objektif.

Program BKT difokuskan kepada monitoring kegiatan pembiasaan diri dan ibadah peserta didik yang meliputi kegiatan bangun pagi, mandi pagi, salat 5 waktu, membaca Alquran dan belajar. Dengan adanya program BKT sebagai alat monitoring kegiatan peserta didik bertujuan supaya peserta didik tidak meremehkan atau cenderung “asal-asalan” dalam melaksanakan pembiasaan diri dan ibadah; peserta didik mampu melaksanakan kegiatan ibadah secara rutin, konsisten dan berkelanjutan sebagai upaya penerapan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan; mampu membentuk karakter islami pada peserta didik yang memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya melaksanakan kegiatan shalat 5 waktu adalah kewajiban setiap umat islam.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Materi Gaya dengan Model SAVI

Selain itu program BKT terbukti memberi manfaat baik bagi diri peserta didik ataupun pihak sekolah diantaranya; membiasakan warga sekolah untuk melaksanakan pembiasaan ibadah salat dalam kehidupan sehari-hari; terciptanya susasana lingkungan yang agamis; meminimalisasi adanya perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai islami dari warga sekolah.

Harapan ke depan dengan program BKT mampu meningkatkan disiplin dan tertanamnya nilai-nilai karakter yang islami pada peserta didik (religius, taat, jujur dan tanggung jawab). BKT di SD Negeri Paremono 4 Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang mampu meningkatkan disiplin diri dan disiplin ibadah peserta didik dalam melaksanakan kegiatan di rumah selama pandemi covid 19 melalui monitoring kegiatan pembiasaan yang bernuansa islami. (pm2/lis)

Guru PAI SDN Paremono 4, Kec. Mungkid, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya