alexametrics

Tingkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif

Oleh: Esti Dwi Rahmawati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Matematika merupakan mata pelajaran yang telah diajarkan kepada siswa sejak sekolah dasar. Bahkan sebelum masuk ke sekolah formal anak telah dikenalkan dengan matematika berupa hitung-hitungan sederhana.

Namun paradigma yang berkembang pelajaran matematika dianggap sukar, membosankan dan menakutkan. Hal tersebut terlihat dari rendahnya prestasi hasil belajar matematika siswa di semua tingkat pendidikan dari sekolah dasar sampai menengah atas (Sukaryanto, 2012:1).

Dalam proses belajar mengajar matematika, motivasi sangat besar peranannya terhadap prestasi belajar. Dengan motivasi, dapat menumbuhkan minat, kemauan dan semangat yang tinggi dalam belajar pada siswa SD Negeri Paremono 4.

Siswa yang dalam proses belajar mempunyai motivasi yang kuat dan jelas akan tekun dan berhasil dalam belajarnya (Alisuf Sabri, 1996:82). Tingginya motivasi dalam belajar berhubungan dengan tingginya hasil belajar matematika. Bahkan pada saat ini kaitan antara motivasi dengan perolehan dan atau prestasi tidak hanya dalam belajar (Imran, 1996:89).

Baca juga:  Pembelajaran Matematika Bermakna dengan Metode Inkuiri Terbimbing

Untuk memperoleh metode pembelajaran yang tepat guru harus mengetahui karakteristik siswa. Karakteristik siswa merupakan aspek-aspek atau kualitas perseorangan siswa seperti bakat, motivasi, dan hasil belajar yang telah dimilikinya (Hamzah B. Uno, 2007:20).

Memilih metode pembelajaran perlu adanya pertimbangan keberagaman kemampuan siswa. Ketepatan dalam menggunakan metode pembelajaran sangat berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar yang diperoleh siswa.

Penggunaan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) yang tepat dalam proses belajar mengajar merupakan metode yang bagus. Oleh karena itu, guru dituntut untuk menggunakan metode tersebut sebagai suatu strategi belajar mengajar terlihat secara intelektual dan emosional (Suhasti, 2010:14).

Untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa, guru harus pandai menciptakan suasana pembelajaran yang menarik bagi siswa. Untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar matematika perlu dikembangkan metode pembelajaran yang tepat guna, menyampaikan konsep dalam pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa agar bisa bertukar pendapat dengan orang lain, bekerja sama dengan teman, berinteraksi dengan guru dan merespon siswa lain.

Baca juga:  Mudah Mendeskripsikan Gerhana dengan Metode Demonstrasi

Salah satu model pembelajaran yang banyak menuntut keaktifan siswa adalah motode pembelajaran kooperatif. Salah satunya adalah kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI).

Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) akan terjadi diskusi antara siswa dalam satu kelompok untuk memahami secara bersama-sama suatu konsep matematika.

Sehingga tumbuh kerja sama antaranggota kelompok dalam usaha membantu memecahkan masalah bagi anggota kelompok kecil pada model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI), guru memberikan perhatian kepada siwa sehingga terjadi hubungan yang lebih akrab antara guru dengan siswa maupun siswa dengan siswa lain.

Pembelajaran kelompok merupakan salah satu strategi untuk meningkatakan motivasi dan prestasi belajar matematika.

Baca juga:  Pangung Kecil Literasi Memotivasi Siswa dalam Belajar Membaca

Pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dikembangkan oleh Slavin. Tipe ini mengombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual.

Dirancang untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individual. Hasil belajar individual dibawa ke kelompok-kelompok untuk didiskusikan dan saling dibahas oleh anggota kelompok, dan semua anggota kelompok bertanggung jawab atas keseluruhan jawaban.

Model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) merupakan model pembelajaran dengan kelompok heterogen yang terdiri dari 4-5 siswa. Dalam pembelajaran kelompok, siswa mempunyai tugas individu yang harus diselesaikan dan kemudian didiskusikan ke dalam kelompok. Siswa bekerja sama dalam kelompok diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika sehingga hasil belajar matematika juga akan meningkat. (pm1/lis)

Guru SD Negeri Paremono 4, Mungkid, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya