alexametrics

Metode Karya Wisata untuk Tingkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi

Oleh : Mutiatun, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SALAH satu keterampilan yang harus diajarkan di sekolah dasar adalah menulis. Keterampilan menulis sangat penting, karena menulis merupakan sarana untuk mengembangkan intelektual anak sejak pendidikan dasar. Menulis memerlukan latihan yang teratur demi mencapai kesuksesan untuk mencapai predikat mampu menulis dengan baik dan benar. Melatih keterampilan menulis berarti pula melatih keterampilan berpikir (Tarigan, 2008:1).

Oleh karena itu, menulis harus dilatihkan secara sungguh-sungguh kepada siswa agar tujuan pembelajaran menulis dapat tercapai secara optimal. Keterampilam menulis yang diajarkan di sekolah dasar adalah menulis berbagai jenis karangan, salah satunya yaitu menulis deskripsi. Menyusun karangan tentang berbagai topik sederhana dengan memperhatikan penggunaan ejaan (huruf besar, tanda titik, tanda koma, dll)

Pembelajaran bahasa Indonesia dengan menerapkan metode karya wisata adalah pembelajaran yang dirancang dengan menciptakan aktifitas belajar yang menyenangkan, yaitu dengan membawa siswa keluar kelas. Pada metode karya wisata, titik tekanannya terletak pada penggalian kreatifitas anak dan pengaitan antara bahan yang dipelajari di sekolah dengan kenyataan dan kebutuhan yang terdapat di masyarakat.

Baca juga:  Guru Muatan Lokal Bahasa Inggris di Sekolah Dasar

Pembelajaran di luar kelas diharapkan memberikan warna baru dan siswa akan mempunyai pengalaman tersendiri dengan menggunakan media benda konkret yang dilihatnya secara langsung dan siswa akan menulis hasil kreatifitas pemikiran yang telah diperoleh dalam pembuatan karangan deskripsi. Pada tahap akhir dari proses belajar adalah siswa akan mengerti tentang pengetahuan dan keterampilan proses penulisan karangan deskripsi secara langsung atau nyata.

Melalui karya wisata sebagai metode pembelajaran peserta didik di bawah bimbingan guru mengunjungi tempat – tempat tertentu dengan maksud belajar. Penggunaan metode karya wisata pada siswa sekolah dasar akan sangat membantu untuk meningkatkan kreatifitas dan apresiatif mereka, karena pada dasarnya siswa sekolah dasar merupakan anak – anak yang memasuki tahap perkembangan kognitif “operasional konkrit”. Artinya dalam masa sekolah dasar seperti ini lebih cepat untuk mendapatkan pengetahuan dari sebuah pengalaman.

Peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan metode karya wisata ini sangat membantu siswa. Karena siswa dipermudah dengan cara melihat benda atau tempat secara langsung yang dipergunakan sebagai topik karangan deskripsi. Dengan menggunakan metode tersebut juga membantu daya imajinasi siswa secara langsung.

Baca juga:  Belajar Sistem Tata Surya Menyenangkan melalui Bermain Peran

Seorang penulis deskripsi menciptakan atau memungkinkan terciptanya daya khayal (imaginasi) pada para pembaca, seolah – olah mereka melihat sendiri obyek tadi secara keseluruhan sebagai yang dialami secara fisik oleh penulisnya.

Cara supaya kita dapat melukiskan sesuatu yang sebenar – benarnya atau sehidup – hidupnya adalah sebagai berikut : Langkah pertama ialah melatih diri mengamati sesuatu, segala sesuatu disekeliling kita dapat kita amati. Langkah kedua, agar deskripsi karangan menjadi hidup, perlu kita lukiskan bagian – bagian yang penting sedetail mungkin. Dalam menulis deskripsi yang baik ada tiga hal.

Pertama, kesanggupan berbahasa kita yang memiliki kekayaan nuansa dan bentuk. Kedua, kecermatan pengamatan dan keleluasaan pengetahuan kita tentang sifat, ciri, dan wujud objek yang dideskripsikan. Ketiga, kemampuan kita memilih detail khusus yang dapat menunjang ketepatang dan keterhidupan deskripsi.

Baca juga:  Meningkatan Hasil Pembelajaran Sepakbola melalui Permainan Sepakbola Mini

Kendala yang muncul pada saat proses pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan metode karya wisata dapat diatasi dengan membuat kelompok kecil pada saat keluar sekolah dan memfokuskan siswa dengan cara mengajar secara menyeluruh kelas, yaitu dengan cara tidak hanya memberikan pengajaran kepada siswa yang duduk di depan.

Tetapi juga memberikan perhatian kepada siswa yang duduk di belakang sehingga siswa yang duduk di belakang tidak mempunyai kesempatan untuk ramai sendiri.

Pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menggunakan metode karya wisata dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan langkah – langkah pembelajaran yang ada.

Hasil belajar siswa akan lebih meningkat jika guru menggunakan metode karya wisata sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia. Seperti yang diterapkan di SDN Pretek 01. (rn1/zal)

Guru SDN Pretek 01

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya