alexametrics

Meningkatkan Aktivitas Siswa dengan Model Picture and Picture

Oleh: Hartatik, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Belajar juga merupakan sesuatu yang dilakukan untuk menguasai hal tertentu. Pembelajaran merupakan kegiatan yang dilakukan oleh dua orang pelaku, yaitu guru dan siswa.

Perilaku guru adalah mengajar dan perilaku siswa adalah belajar. Perilaku mengajar dan perilaku belajar tersebut terkait dengan bahan pembelajaran. Bahan pembelajaran dapat berupa pengetahuan, nilai-nilai agama, sikap dan keterampilan.

Sedangkan, Pembelajaran pada hakikatnya merupakan proses interaksi antara guru dengan siswa, baik interaksi secara langsung seperti kegiatan tatap muka maupun secara tidak langsung, yaitu dengan menggunakan berbagai media pembelajaran, Rusman (2011: 134).

Proses belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kecerdasan, belajar, sikap, kegiatan, emosi dan sosial, lingkungan, dan guru. Keberhasilan proses belajar dan ketercapaian belajar ditentukan oleh beberapa faktor antara lain kebersihan hati, ketekunan, pemahaman terhadap tujuan, dan hubungan antarmateri.

Baca juga:  Siswa akan Lebih Terhargai dengan Pembelajaran STAD

Pembelajaran pada Kompetensi Dasar Menentukan kosakata yang berkaitan dengan peristiwa siang dan malam melalui teks pendek (gambar, tulisan, dan/atau syair lagu dan/atau eksplorasi lingkungan), pada Tema Kegiatanku, Sub tema Kegiatan siang hari di kelas 1 SD Negeri Satriyan 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang hasil belajar siswa masih rendah yang disebabkan oleh aktivitas siswa dalam pembelajaran masih rendah, penggunaan media pembelajaran yang sangat terbatas, penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat, pembelajaran yang dilakukan masih konvensional dan cenderung tidak menarik bagi siswa, inovasi dan krearivitas dalam pembelajaran masih kurang.

Sehingga diperlukan media dan model pembelajaran yang mendorong keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Model pembelajaran yang mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yaitu Model Pembelajaran Picture and Picture.

Menurut Agus Suprijono (2009:110) model pembelajaran picture and picture adalah metode belajar yang menggunakan gambar dipasang atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan.

Baca juga:  Pembelajaran Berpikir Kritis dengan Model SOLE

Model Pembelajaran apapun yang digunakan selalu menekankan aktifnya peserta didik dalam setiap proses pembelajaran. Inovatif setiap pembelajaran harus memberikan sesuatu yang baru, berbeda dan selalu menarik minat peserta didik. Dan kreatif, setiap pembelajarannya harus menimbulkan minat kepada peserta didik untuk menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan sesuatu masalah dengan menggunakan metode, teknik atau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang diperoleh dari proses pembelajaran.

Model pembelajaran tersebut mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran sehingga sebelum proses pembelajaran guru sudah menyiapkan gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau dalam bentuk carta dalam ukuran besar.atau jika di sekolah sudah menggunakan ICT dalam menggunakan power point atau softwer yang lain.

Langkah-langkah pembelajaran Picture and Picture pertama, Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, kedua Menyajikan materi sebagai pengantar, ketiga Guru menunjukkan/ memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi, keempat Guru menunjuk dan memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis, kelima Guru menayakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut, keenam Dari alasan atau urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai, ketujuh Kesimpulan atau rangkuman.

Baca juga:  Memanfaatkan Fitur Facebook untuk Pembelajaran Pemasaran Online

Model pembelajaran Picture and Picture Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa, siswa dibantu belajar berfikir berdasarkan sudut pandang suatu subjek bahasan yang memberikan kebebasan siswa dalam praktik berfikir, mengembangkan motivasi siswa untuk belajar, siswa dilibatkan dengan perencanaan pengolahan kelas sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri Satriyan 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. (ms2/zal)

Guru SDN Satriyan 01, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya