alexametrics

Penerapan Fungsi Pendidikan dalam Lembaga Keluarga

Oleh : Dra. Sukini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, LEMBAGA keluarga adalah sebuah unit social yang terkecil dalam sebuah masyarakat yang terdiri dari ayah,ibu,dan anak.Dalam keluarga diatur hubungan antar anggota keluarga, sehingga setiap anggota keluarga memiliki peran dan fungsi masing-masing.

Terbentuknya keluarga berasal dari perkawinan yang syah menurut agama, adat, dan pemerintah. Kehidupan sosial/masyarakat mengharapkan adanya keteraturan,ketentraman dalam berinteraksi,berkomonikasi untuk memenuhi minimal kebutuhan dasar manusia, karena fungsi ekonomi dalam keluarga sangat penting bagi kehidupan, terutama pencarian nafkah,perencanaan dan penggunaannya.

Orang tua mempunyai tanggung jawab yang terpenting yang harus dipikul dalam keluarga, dan merupakan salah satu lingkungan Pendidikan pertama kali diserap dan diterima oleh anak. Ayah dan ibu lah yang mempunyai peran aktif dalam memberikan Pendidikan dalam keluarga bagi anak-anaknya.

Fungsi Pendidikan keluarga di antaranya yaitu: sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak, menjamin kehidupan emosional anak, menanamkan dasar Pendidikan moral, memberikan dasar Pendidikan social, meletakkan dasar-dasar Pendidikan agama bagi anak-anak.

Baca juga:  Belajar Upacara Panggih lebih Bermakna dan Menyenangkan dengan Role Play

Pendidikan anak yang pertama dan paling utama adalah pendidikan dalam keluarga, kemudian dikembangkan dalam Lembaga Pendidikan dan masyarakat. Pendidikan sekolah pada dasarnya adalah lanjutan dari pendidikan keluarga. Karena informasi dan ilmu pengetahuan di ajarkan dalam keluarga,karena kurang mencukupi dan kurang luas.

Salah satu tambahan pendidikan adalah sekolah, karena di sekolah diperoleh secara teratur, sistematis, bertingkat, dan mengikuti syarat-syarat yang jelas dan ketatLembaga pendidikan inibertujuan untuk membentuk kecerdasan, minat, serta menembangkan prestasi anak yang semaksimal mungkin

Pendidikan yang tinggi bagi ibu tidak hanya untuk karir di dunia luar saja, tetapi kaum Wanita berpendidikan tinggi guna melahirkan generasi cemerlang di tengah-tengah keluarga.

Menurut George F. Kneller mengatakan: bahwa pendidikan memiliki arti luas dan sempit, pendidikan arti sempit maksutnya sebagai tindakan atau pengalaman yang mempengaruhi perkembangan jiwa,watak ataupun kemampuan fisik individu, sedangkan pendidikan arti luas maksutnya suatu proses mentransformasikan pengetahuan nilai-nilai, dan ketrampilan dari generasi kegenerasi, yang dilakukan oleh masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan misal sekolah, pendidikan tinggi atau lembaga lainnya.

Baca juga:  Video Interaktif sebagai Solusi Pembelajaran Daring Siswa SD

Anak sejak dini wajibkan dididik saling menghargai perbedaan dan membangun kerja sama, juga belajar saling tolong menolong dengan sesama tanpa membeda-bedakan dalam kehidupan.

Tugas utama dari keluarga adalah sebagai peletak dasar pendidikan akhlak dan pendidikan keagamaan, perilaku dan sifat anak kebanyakan diambil dari ke dua orang tua dan keluarga lain yang berada dalam lingkungan keluarga.

Orang tua rela berkorban demi keselamatan ketentraman dalam rumah tangganya, oleh karena itu dibutuhkan sikap yang sabar.

Budaya komunikasi,berdiskusi dan musyawarah dalam pendidikan rumah tangga harus dibiasakan, karena supaya tidak terjadi konflik, biasanya dikarenakan adanya miss communication antara ke dua belah pihak.

Berhias dan mempercantik penampilan dihadapan suami adalah salah satu cara untuk mengikat suami, biar suami betah di rumah, penataan dalam isi rumah juga kewajiban seorang istri.

Baca juga:  Islam dan Kebudayaan

Menjadi ibu rumah tangga yang baik menjadi modal dasar dalam rumah tangga, karena dalam rumah tangga terdapat mekanisme pengaturan dalam pergaulan,tingkahlaku, etika, sehingga berusaha untuk mencapai tujuan dari sebuah ikatan keluarga yakni sakinah,mawadah dan warohmah.
] Jadilah wanita yang cerdas,baik sebagai pendidik di lembaga pendidikan atau didalam keluarga, karena kecerdasan anak dimulai dari asuhan seorang ibu dalam rumah tangga.

Pendidikan yang tinggi bagi ibu rumah tangga tidak hanya untuk karir di dunia luar saja, tetapi kaum wanita berpendidikan tinggi guna melahirkan generasi cemerlang di tengah-tengah keluarga.

Penataan dalam isi rumah juga kuwajiban seorang perempuan jadi seorang wanita mempunyai peranan sangat penting dalam keluarga. Seperti yang diajarkan di SMPN 10 Semarang. (bk2/zal)

Guru SMPN 10 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya