alexametrics

Metode Demonstrasi Tingkatkan Belajar Olahraga Tradisional

Oleh: Karyono,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BAGAIMANA menciptakan pembelajaran yang menarik dan mampu memotivasi siswa dalam belajar menjadi pertanyaan pengajar sebelum memulai pembelajaran.

Hal itu menjadi kerangka pembelajaran yang bersifat dinamis. Diperlukan pengamatan dan target yang seimbang sehingga ketika dilaksanakan bisa berhasil. Banyak faktor yang menjadi penunjang keberhasilan pembelajaran yang menarik sehingga menimbulkan keberhasilan siswa dalam belajar.

Penerapan metode yang tepat, penggunaan media, pendekatan atau strategi menjadi factor -faktor keberhasilan menciptakan pembelajaran menarik. Namun demikian ,pada pelaksanaan pembelajaran masih ditemui kendala sebagaimana dialami penulis dikelas III(tiga) di SD Negeri 01 Sumubkidul Kecamatan Sragi.

Banyak siswa yang mudah bosan dan tidak memperhatikan apa yang ajarkan oleh guru ketika di kelas pembelajaran.

Permasalahan ini menjadi kajian penulis untuk menerapkan pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa ingin tahu dan merasa senang. Penulis menerapkan metode demonstrasi pada pembelajaran olahraga tradisional d ikelas III (tiga).

Model pembelajaran demonstrasi adalah model mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana melakukan sesuatu kepada peserta didik.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Babibuh dengan Media Lingkungan

Menurut Syaiful Bahri dan Aswan (2010: 90), metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memperagakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi, atau benda tertentu yang dipelajari, baik sebenarnya ataupun tiruan, yang sering disertai dengan penjelasan lisan
Yang perlu dilakukan sebelum pelaksanaan adanya tahap persiapan.

Di mana pada tahap persiapan ini ada beberapa hal yang harus dilakukan antara lain, merumuskan tujuan yang harus dicapai oleh peserta didik setelah proses demonstrasi berakhir. Tujuan ini meliputi beberapa aspek seperti aspek pengetahuan dan keterampilan tertentu, mempersiapkan garis-garis besar langkah-langkah demonstrasi yang akan dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kegagalan dan melakukan uji coba demonstrasi. Uji coba meliputi segala peralatan yang diperlukan.

Langkah–langkah pelaksanaan metode demonstrasi pada pembelajaran olahraga tradisional dikelas III(tiga) sebagai berikut, pertama, guru melakukan apersepsi dan memberikan motivasi berupa game atau permainan–permainan yang memotivasi dalam belajar. juga bisa menayangkan sebuah video menarik yang bertujuan untuk memberikan semangat belajar. kemudian, guru menyampaikan materi tulis yang ditayangkan dengan LCD agar menarik, atau dengan kertas karton bergambar gerakan pencaksilat.

Baca juga:  Media Audio Visual yang Mengasyikkan bagi Siswa

Setelah itu, Guru sebelum memulai persiapkanlah sekali lagi kesiapan peralatan yang akan didemonstrasikan, pengaturan tempat, keterangan tentang garis besar, langkah, dan pokok-pokok yang akan yang didemonstrasikan, serta hal-hal lain yang diperlukan. Lalu, siapkanlah siswa, barangkali ada hal-hal yang perlu mereka catat. Selanjutnya, mulailah demonstrasi dengan menarik perhatian siswa.

Kemudian, ingatlah pokok-pokok materi yang didemonstrasikan, agar demonstrasi mencapai sasaran. Lalu, pada waktu berjalannya demonstrasi, sekali-kali perhatikanlah keadaan siswa, apakah semua mengikuti dengan baik.

Kemudian, untuk menghindarkan ketegangan, ciptakanlah suasana yang harmonis. Kemudian, berikanlah kesempatan pada siswa untuk secara aktif memikirkan lebih lanjut tentang apa yang dilihat dan apa yang didengarnya dalam bentuk mengajukan pertanyaan, membandingkannya dengan yang lain, atau dengan pengalaman lain, serta mencoba melakukannya sendiri dengan bimbingan guru.

Baca juga:  Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Aplikasi Google Form

Terakhir, apabila demonstrasi selesai dilakukan, proses pembelajaran perlu diakhiri dengan memberikan tugas-tugas tertentu yang ada kaitannya dengan pelaksanaan demonstrasi dan proses pencapaian tujuan pembelajaran dan refleksi pembelajaran untuk mengetahui perasaan siswa dalam pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Kelebihan model pembelajaran demonstrasi pada materi pembelajaran olahraga tradisional diantaranya dapat mendorong motivasi belajar peserta didik, dapat menghidupkan pelajaran karena peserta didik tidak hanya mendengar tetapi juga melihat peristiwa yang terjadi, dapat mengaitkan teori dengan peristiwa alam lingkungan sekitar.

Dengan demikian peserta didik dapat lebih meyakini kebenaran materi pelajaran, dapat terlihat hasilnya langsung, mudah teringat daripada bahasa dalam buku pegangan atau penjelasan pendidik dan dapat terhindar dari verbalisme karena langsung memperhatikan bahan pelajaran yang dijelaskan. Meskipun tanpa persiapan yang baik maka akan gagal pemahaman bagi siswa. (bk2/zal)

Guru SDN 01 Sumubkidul Sragi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya