alexametrics

Peran Kepala Sekolah Era Pandemi

Oleh : Titik Sulistiyaningrum, S.Pd., M.A.P

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 yang belum usai sejak Maret 2020 membuat kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 4 Sragi masih dilaksanakan secara daring. Tentunya hal tersebut membutuhkan adanya pemaham dan inovasi dalam penggunakan teknologi sebagai sarana pembelajaran.

Dalam situasi pandemi ini, peran kepala sekolah sangat diperlukan karena permasalahan muncul dari internal maupun eksternal. Di internal sekolah menghadapi kelemahan guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran. Di eksternal, sekolah menghadapi pandemi dan jaringan internet.

Kepala sekolah adalah seorang guru yang diangkat untuk memduduki jabatan struktural di sekolah yang ditugaskan untuk mengelola sekolah. Keberhasilan sekolah adalah keberhasilan kepala sekolah (Wahyosumidjo. 2001:82).

Kepala sekolah memiliki peran sebagai pemimpin di sekolahnya dan bertanggung jawab dan memimpin proses pendidikan di sekolahnya, yang berkaitan dengan peningkatan mutu sumber daya manusia. Peningkaan profesionalisme guru, karyawan dan semua yang berhubungan dengan sekolah di bawah naungan kepala sekolah.

Baca juga:  Media Pembelajaran PJOK Menggunakan Potensi Lokal di Era Pandemi

Peran kepala sekolah era pendemi ini diharapkan mampu menghadapi masalah baik internal maupun eksternal dengan tetap menjaga keseimbangan antara hak belajar siswa dan keselamatan guru dari Covid-19.

Kepala sekolah harus berinovasi merencanakan kegiatan pembelajran secara daring. Dengan adanya faktor internal tadi, kepala sekolah memfasilitasi guru untuk mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis digital sebelum melaksanakan pembelajaran secara daring.

Selain itu, kepala sekolah juga bisa mengadakan IHT (In House Training) dengan mengundang narasumber yang berkompeten untuk meningkatkan kemampuan IT guru khususnya dalam pembelajaran daring.

Kepala sekolah harus bisa mencari solusi atas masalah sehingga guru, staf, dan siswa merasa nyaman dan siap melaksanakan belajar-mengajar. Untuk faktor eksternal, sekolah menghadapi pandemi dan jaringan internet. Terkait dengan pandemi tentunya kesehatan dan keselamatan guru serta siswa-siswi menjadi hal yang utama. Karena di era pandemi guru ketika berada di sekolah harus selalu mematuhi prokes.

Baca juga:  Dimensi dan Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Satuan Pendidikan

Disiplin warga sekolah dalam menjalankan protokol kesehatan harus dimulai dari kepala sekolah. Ia harus menjadi teladan dalam menjalankan imbauan pemerintah tentang pencegahan Covid-19.

Jika tidak, maka sekolah rawan menjadi klaster baru penyebaran virus – dan hal ini sudah terjadi di beberapa sekolah dan pesantren. Fasilitas kesehatan harus tersedia memadai di sekolah, termasuk pemberian masker medis atau kain kepada guru dan staf.

Kepala sekolah dan guru harus menjadi agen sosialisasi protokol kesehatan di sekolah dan lingkungan sekolah. Bukan sebaliknya. Banyak masyarakat yang menganggap virus ini tidak ada atau meremehkannya sehingga tidak mau memakai masker, mencuci tangan, atau tidak menjaga jarak, sehingga membahayakan diri dan orang lain.

Maka komunitas sekolah bersama pemerintah dan tokoh masyarakat harus memberikan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan contoh.

Menjadi guru tidak mudah sehingga keselamatan pendidik harus menjadi prioritas. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan diharapkan warga sekolah aman dari virus ini. Kepala sekolah wajib menerapkan standar jam kerja dan hari kerja sesuai protokol kesehatan.

Baca juga:  Video Permudah Siswa Pahami Bersuci dari Hadas Kecil

Melanggar hal ini akan berdampak buruk bagi guru, staf, dan siswa. Guru harus menjadi duta protokol kesehatan minimal bagi masyarakat di sekitar sekolah.

Untuk sarana jaringan internet sekolah menyediakan wifi bagi guru untuk melaksanakan pembelaran secara daring. Selain menyediakan wifi, sekolah juga menyediakan sarana dan prasarana untuk membuat media pembelajaran berbasis daring.

Semisal kamera, perekam suara, laptop dan lain-lain. Dengan demikian pembelajaran dapat dilaksanakan tanpa mengurangi hak siswa-siswi untuk memperoleh materi pembelajran dari bapak dan ibu guru.

Peran kepala sekolah era pendemi dapat mencegah penularan Covid-19 di sekolah dan dapat melaksanakan pembelajaran daring yang menyenangkan dan efektif. (ms1/lis)

Kepala SMP Negeri 4 Sragi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya