alexametrics

Belajar Suggestion and Offer melalui Seni Peran

Oleh: Naning Toto Jumeno, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan salah satu bagian terpenting dalam pembangunan. Proses pendidikan tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan itu sendiri. Pembangunan diarahkan dengan tujuan untuk mengembangkan sumber daya yang berkualitas. Manusia yang berkualitas dapat dilihat dari segi pendidikan.

Hal ini terkandung dalam tujuan pendidikan nasional. “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, Bertujuan untuk berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” (UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Salah satu syarat untuk menjadi manusia Indonesia yang berilmu dan cakap adalah kemampuan berbahasa yang kita miliki. Karena media atau alat untuk mempelajari ilmu pengetahuan adalah bahasa. Dengan kemampuan berbahasa yang baik, kita bisa mengetahui,memahami dan menyerap suatu pengetahuan secara maksimal. Dan Bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional, bahasa sumber ilmu pengetahuan wajib dikuasai oleh siswa SMA.

Baca juga:  Penerapan Model SAVI dalam Pembelajaran Tematik SD

Dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri l Wirosari, terutama materi Suggestion and offer, sebagian siswa masih cenderung tidak aktif dan belum menunjukkan respon yang positif.

Jenjang kemampuan siswa yang berbeda, semangat belajar yang rendah, budaya error avoidance (takut salah) bagi siswa yang berkemampuan rendah, keeping silent (tetap diam) bagi siswa yang tidak pernah belajar di rumah,penguasaan kosakata dan tata bahasa yang rendah membuat situasi menjadi semakin tidak kondusif sehingga siswa mengalami kesulitan di dalam menerima materi yang diberikan oleh guru. Dan hal ini ditunjukkan dengan sulitnya siswa memahami kalimat.

Dalam suatu proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat menyerap materi yang disampaikan secara maksimal. Dalam penyampaian materi pelajaran,guru harus mampu menarik minat siswa dan siswa terkesan dengan materi tersebut. Materi Suggestion and Offer adalah materi yang cukup sulit bagi siswa kelas XI, sehingga guru perlu mengemas perencanaan pelaksanaan pembelajaran dengan baik,salah satunya dengan model dan media pembelajaran yang tepat dan menyenangkan. Oleh karena itu, penulis memilih mengajar materi Suggestion and Offer melalui Seni Peran.

Baca juga:  Pembelajaran Aktif Sosiologi dengan Picture And Picture

Dengan melalui Seni Peran dalam pembelajaran Suggestion and Offer, akan membuat siswa antusias dan tertarik untuk mempelajari materi tersebut. Karena masalah utama yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal-soal Bahasa Inggris adalah minimnya dan miskinnya kosakata yang dimiliki siswa. Melalui Seni Peran,siswa akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan guru, siswa tidak perlu memahami kata perkata, kalimat perkalimat yang mereka anggap cukup rumit. Mereka cukup menonton sosio drama yang diperankan oleh temen-teman mereka.

Dalam pembelajaran Suggestion and Offer melalui Seni Peran ini, penulis membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Tiap-tiap kelompok akan menyajikan sebuah drama yang bertemakan permasalahan yang mereka hadapi dan mereka tidak bisa menemukan solusi. Ketika suatu kelompok menyajikan sebuah drama, kelompok lain menyaksikan drama tersebut.

Baca juga:  Metode Speak Up Reporter dalam Pembelajaran New Item

Setelah drama selesai, kelompok yang lain menanggapi masalah yang dihadapi dalam drama tersebut sekaligus memberikan solusi berupa Saran atau Tawaran (Suggestion or Offer) Begitu seterusnya sampai semua kelompok melakukan tugas yang sama Penulis telah menerapkan model pembelajaran tersebut dalam pembelajaran Suggestion and Offerdi kelas Xl MIPA 4 SMA Negeri l Wirosari. Dengan model ini membuat siswa lebih mudah, lebih antusias dan merasa senang dalam mempelajari Bahasa Inggris. (*/zal)

Guru SMAN l Wirosari, Kabupaten Grobogan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya