alexametrics

Belajar Sirkulasi Darah dengan Video Animasi Cells at Work

Oleh : Mei Arti Setyani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sistem sirkulasi pada manusia salah satu materi pelajaran biologi yang diajarkan semester satu di kelas XI SMA/MA. Dalam silabus, kompetensi dasar menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem sirkulasi dalam kaitannya dengan fungsi darah, jantung, pembuluh darah melalui studi literatur.

Sistem sirkulasi merupakan suatu sistem transportasi yang bertugas untuk mengedarkan semua sari makanan dan oksigen (O2) ke jaringan tubuh. Mengembalikan karbon dioksida (CO2) ke paru-paru, zat sisa metabolisme ke ginjal, serta mengedarkan hormon untuk kelangsungan hidup sel tubuh.

Kenyataanya, bagi peserta didik materi ini dianggap sulit. Karena banyaknya istilah biologi dalam dunia kedokteran dan belum populernya istilah dalam materi tersebut. Selain itu karakteristik materi juga bersifat abstrak.

Di sisi lain, banyak guru yang kurang tepat dalam menggunakan metode dan penggunaan media pembelajaran. Hal itu menyebabkan peserta didik kesulitan dalam menguasai materi di kelas.

Dalam sebuah komunitas dunia maya sains di Eropa (EducationDegreeSource.com/ Free_ Info), disampaikan umumnya sains dibawakan guru yang tidak terlalu menyukai sains. Sehingga pada saat mengajar, rasa tidak sukanya juga ditularkan kepada peserta didik. Padahal, dalam mengajar Ilmu Pengetahuan Alam (sains) lebih dari sekedar mata pelajaran.

Baca juga:  Penelitian Tindakan Kelas Tingkatkan Kemampuan Guru dalam Mengajar

Direktur Hayden Planetarium di American Museum of Natural History New York, AS Dr. Neil de Grasse Tyson mengatakan “Sains memberikan seperangkat alat untuk memahami bagaimana dunia di sekitar kita berjalan. Intinya, belajar sains bukanlah bertujuan agar anak nantinya menjadi seorang ahli kimia atau ahli astronomi (walaupun bagus juga kalau ia nanti menjadi ilmuwan). Tapi lebih pada pemahaman bahwa sains itu selalu ada di mana-mana dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Media film kartun/animasi bisa menjadi salah satu media untuk meningkatkan ketertarikan anak didik. SMA Negeri 2 Slawi Kabupaten Tegal sudah mencoba menerapkan dengan menampilkan video animasi kartun. Salah satu film yang bisa digunakan dalam pembelajaran Sistem Sirkulasi Darah pada manusia supaya siswa lebih antusias adalah animasi kartun Cells at Work.

Baca juga:  Metode Akrostik Mudahkan Siswa Mencipta Puisi

Anime Cells at Work (はたらく細胞 Hataraku Saibō) adalah sebuah seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan Akane Shimizu yang ditayangkan di Televisi setiap hari pukul 14.30 WIB. Fikm ini sangat digemari oleh anak-anak serta remaja. Menceritakan kehidupan para sel dalam tubuh manusia yang digambarkan sebagai sebuah kota. Mereka juga harus melawan para mikroorganisme patogen yang dapat masuk melalui hidung, mulut, ataupun luka.

Cerita Cells at Work berpusat pada dua tokoh utamanya, yaitu eritrosit/sekkekkyuu AE3803 dan leukosit/hakkekkyuu U-1146. Sekkekkyuu AE3803 digambarkan sebagai gadis cantik berambut pendek yang segala baju serta aksesorisnya berwarna merah. Dia merupakan sel darah merah yang tugasnya membawa oksigen, nutrisi, serta karbondioksida. Sel darah putih berkode U-1146 sosok pahlawan yang berpakaian serba putih. Selain Hakkekkyuu U-1146 dan Sekkekkyuu AE3803, anime Hataraku Saibou juga memiliki satu karakter lagi yang tidak kalah menarik yaitu para trombosit/kesshouban. Kesshouban digambarkan sebagai sekumpulan gadis kecil menggemaskan. Leader kesshouban yang miliki penampilan fisik rambut coklat panjang serta baju kedodoran boleh dibilang paling kawaii (imut).

Baca juga:  Tingkatkan Efektivitas Konseling dengan Metode Photo Therapy

Dengan metode ini ternyata siswa mulai termotivasi mengikuti pembelajaran. Ketika saya melakukan apersepsi dengan menampilkan film animasi diawali lagu yang berbahasa jepang. Peserta didik lebih fokus dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, semakin penasaran dengan lebih tenang mengikuti alur cerita animasi terebut. Kegiatan pembelajaran tidak ada siswa yang bosan, mengantuk, atau tertidur.

Ketika film selesai, saat saya mengulang kembali komponen komponen darah dan fungsinya, mereka antusias berlomba untuk cepat menjawab. Yang tidak kalah menarik adalah ada beberapa bahasa Jepang yang bisa mereka pelajari dan lagi masa tren dikalangan remaja dengan bahasa Jepang selain bahasa biologi yang peserta didik pelajari. Saya sendiri sebagai guru puas dengan proses pembelajaran tersebut. (bk1/fth)

Guru SMA Negeri 2 Slawi, Kabupaten Tegal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya