alexametrics

Tingkatkan Aktivitas Belajar IPA dengan LSQ

Oleh: Mufarokah, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Rendahya aktivitas belajar siswa dalam proses belajar mengajar menjadi bahan pikiran setiap guru.

Hal ini tampak dari sikap peserta didik yang kurang bersemangat dan pasif dalam menerima pelajaran. Sehingga suasana belajar menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan.

Kondisi tersebut juga terjadi pada peserta didik kelas IV SDN Tlogopandogan 1 Kecamatan Gajah Kabupaten Demak.

Sehingga guru dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam merancang metode pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi di atas adalah metode pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ).

LSQ merupakan strategi atau metode pembelajaran aktif dengan cara merangsang keinginan siswa untuk bertanya lalu guru menjelaskan apa yang ditanyakan siswa tersebut. Metode pembelajaran ini berkaitan dengan kemampuan bertanya dan menjawab.

Menurut Hamruni (2009: 276), pengertian metode Learning Starts with a Question adalah suatu metode pembelajaran di mana proses belajar sesuatu yang baru akan lebih efektif jika siswa aktif dalam bertanya sebelum mereka mendapatkan penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dari guru sebagai pengajar.

Baca juga:  Asiknya Belajar Bela Negara dengan Picture and Picture

Pembelajaran metode Learning Start with a Question (LSQ) sangat tepat untuk peserta didik kelas IV SDN Tlogopandogan 1 Kecamatan Gajah Kabupaten Demak pada muatan pelajaran IPA materi keberagaman makhluk hidup. Metode klasikal yang sebelumnya digunakan belum dapat meningkatkan aktivitas peserta didik yang masih rendah.

Pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ), membuat siswa aktif dalam bertanya, mandiri dalam belajar, melatih siswa untuk belajar mengemukakan pendapat, ide dan gagasan, juga melatih siswa untuk berpikir kritis.

Penyajian metode Learning Start with a Question (LSQ) ini diawali dengan guru memilih bahan bacaan yang sesuai lalu dibagikan kepada peserta didik. Bahan bacaan tidak harus difotokopi lalu dibagi kepada peserta didik, namun bisa dilakukan dengan memilih satu topik atau bab tertentu dari buku teks. Usahakan bacaan tersebut memuat informasi umum atau yang tidak detail sehingga memberi memberi peluang untuk ditafsirkan dengan berbeda-beda.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Teks dengan Metode Think Pair Share

Tahap berikutnya, guru meminta peserta didik untuk mempelajari bacaan sendirian atau bersama teman sebangkunya. Peserta didik menandai pada bagian bacaan yang tidak dipahami. Menganjurkan mereka untuk memberi tanda sebanyak mungkin. Jika waktu memungkinkan, gabungkan pasangan belajar dengan pasangan yang lain, lalu minta mereka untuk membahas poin-poin yang tidak diketahui yang telah diberi tanda.

Setiap pasangan atau kelompok kecil, guru meminta peserta didik untuk menuliskan pertanyaan mengenai materi yang telah mereka pelajari melalui membaca. Kemudian guru mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang telah ditulis oleh peserta didik. Menyampaikan pelajaran dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Dalam menjawab pertanyaan dilakukan secara urut sesuai dengan bahan pelajaran agar peserta didik juga urut dalam memahaminya. Pada akhir pembelajaran guru memberikan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa tentang materi ini. Setelah selesai guru memberikan penguatan dan bersama-sama peserta didik membuat rangkuman atau kesimpulan pembelajaran.

Baca juga:  Mengatasi Masalah dengan “Masalah”

Penggunaan media pembelajaran Learning Start with a Question (LSQ) ini mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Tlogopandogan 1 Kecamatan Gajah Kabupaten Demak pada muatan pelajaran IPA materi keberagaman makhluk hidup.

Peserta didik tampak senang dan aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi pembelajaran tersebut ternyata mampu memberi dampak yang positif terhadap ketuntasan belajar yang melebihi ketuntasan klasikal. (bk1/ton)

Guru SD Negeri Tlogopandogan 1 Kec. Gajah Kab. Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya