alexametrics

Pembelajaran HOTS dalam Mengoptimalkan Keterampilan Abad 21

Oleh: Eny Widiastuti, S.Pd., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Merdeka belajar membawa angin segar bagi pendidik untuk menghilangkan paradigma prestasi siswa hanya diukur melalui ujian nasional (UN). Salah satu dari empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut, dihapusnya UN, akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pada kurikulum Merdeka Belajar, pembelajaran yang berbasis HOTs berkarakter menjadi fokus utama dalam mencetak generasi unggul.

Apa yang dimaksud dengan pembelajaran berbasis HOTs? Resnick (1987) mengutarakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan suatu pemikiran yang kompleks dengan melibatkan berbagai sumber dan kriteria sehingga dapat menyelesaikan masalah.

Sedangkan pembelajaran HOTs adalah pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk berpikir secara kompleks dan kritis serta berpusat pada pemecahan masalah (problem solving).

Baca juga:  Model Pembelajaran Make A Match Tingkatkan Pemahaman Materi Produk-Produk Pasar Modal

Pada materi Discussion, kelas XII, High Order Thinking Skills sangat dibutuhkan untuk menganalisis masalah yang terjadi di masyarakat yang diangkat sebagai topik pada materi ini dan merumuskan alternative-alternatif solusinya. Teks diskusi adalah jenis teks yang membahas suatu isu atau topik dari dua sisi. Yaitu mendukung atau menyetujui dan tidak sejalan atau menolak.

Dalam penyusunan teks diskusi diperlukan pemikiran kritis dan analistis siswa terkait topik yang diangkat, yang melibatkan pengetahuan tentang topik dan opini kritis siswa dalam menanggapi topik untuk menentukan apakah dia menyetujui atau menolak isu terkait topik tersebut.

Hasil penelitian terkait teks diskusi (Su-Hie, 2013) menunjukkan bahwa mahasiswa lebih kesulitan memproduksi struktur tekstual teks diskusi konvensional daripada menggunakan fitur bahasa persuasif untuk membahas masalah tersebut.

Baca juga:  Cara Happy Belajar Hukum dengan Kagum

Kesulitan dengan struktur tekstual terletak pada pernyataan masalah yang tidak jelas dalam pendahuluan dan penilaian yang tidak memuaskan dari argumen di atas dalam kesimpulan.

Dapat disimpulkan bahwa proses berpikir tingkat tinggi dalam penyusunan teks diskusi sangat dibutuhkan mengingat kompleksitas teks tersebut. Oleh karena itu, sebagai guru di SMA 12, penulis harus mendesain suatu aktifitas pembelajran HOTs pada materi tersebut. Yaitu pembelajaran yang memotivasi siswa untuk menganalisa fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat melalui kegiatan literasi (buku, atau internet). Mengoptimalkan keterampilan membaca siswa (skimming, scanning, predicting) dalam memahami teks diskusi, dan memfasilitasi proses paraphrasing dan summarizing dalam menulis draf teks diskusi. (rs2/lis)

Baca juga:  Meningkatkan Keterampilan Berbicara dengan Permainan Snow Ball Grenade

Guru SMA 12 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya