alexametrics

Pembelajaran Jadi Lebih Efektif dan Efisien dengan GCR

Oleh : Dwi Retno Widyowati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 yang menyerang dunia termasuk negara Indonesia berdampak lumpuhnya berbagai sektor kehidupan di negara kita tercinta. Dunia pendidikan juga tidak luput dari dampak pandemi ini.

Kurang lebih satu setengah tahun sudah, beberapa daerah menghentikan sementara proses pembelajaran di sekolah. Sebagai gantinya pembelajaran dilakukan di rumah dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online dan juga sistem luring (luar jaringan) atau offline. Beberapa istilah muncul diantaranya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Belajar Dari Rumah (BDR).

Sistem pembelajaran daring merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet, sedangkan pembelajaran daring dilakukan melalui penugasan-penugasan mandiri oleh guru kepada siswa untuk dikerjakan di rumah. Kemajuan teknologi seperti sekarang ini bisa membuat belajar di rumah menjadi efektif dengan menggunakan media pembelajaran online.

Menurut Sudjana dan Rifai (2010:1) media pembelajaran merupakan salah satu aspek yang penting dalam metodologi pengajaran yang fungsinya sebagai alat bantu mengajar yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Baca juga:  Google Classroom Optimalkan Proses Pembelajaran

Banyak media yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran online sekarang ini, di antaranya Zoom, Microsoft Teams, Google Meet, Cisco Webex dan aplikasi sejenis lainnya. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kendala utama yang dihadapi oleh siswa SMP N 11 Semarang diantaranya adalah kemampuan ekonomi setiap siswa berbeda-beda. Kegiatan pembelajaran dengan model daring dengan teleconference ternyata membutuhkan kuota internet yang besar sehingga tidak semua orang tua siswa mampu mengadakan untuk anaknya.

Guru harus memikirkan media pembelajaran yang mudah, sederhana, dan tidak menyedot kuota yang besar, serta tetap bisa dilakukan secara efektif meskipun tidak melalui teleconference. Salah satu solusi yang dilakukan oleh guru adalah memanfaatkan Google Classroom (GCR) untuk membuat kelas maya. Google Classroom adalah salah satu produk dari google. Google Classroom merupakan layanan online gratis untuk sekolah, lembaga non-profit, dan siapapun termasuk guru yang memiliki akun google.

Kelebihan GCR adalah dapat memberikan kemudahan bagi guru dan siswa agar dapat terhubung baik di dalam maupun di luar kelas. Google Classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian, dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas. Guru bisa menyimpan bahan ajar, membagiakan tugas kepada siswa dalam satu aplikasi saja, dan menilai tugas siswa.

Baca juga:  Pembelajaran Asyik Materi Perkembangbiakan pada Manusia dengan Google Classroom

Bahan ajar yang bisa dibagikan guru kepada siswa bisa berbagai bentuk bahan ajar, contohnya dalam bentuk power point dengan disertai rekaman suara penjelasan terhadap materi pelajaran yang diajarkan atau bisa juga dalam bentuk rekaman video pembelajaran yang disajikan oleh guru.

Di sisi lain siswa juga bisa melihat semua tugas dalam folder tertentu dan mendapatkan feedback dari guru. Dengan GCR proses pembelajaran menjadi lebih praktis dan efisien. Contohnya, pada saat guru membuat tugas dengan deadline baru di GCR, deadline tersebut akan secara otomatis tercatat pada Google Calender.

Contoh lainnya file tugas yang dikumpulkan siswa bisa langsung tersimpan di Google Drive. Mengingat Google Drive berbasis cloud sehingga guru tidak perlu mengunduh file satu persatu untuk menilainya karena semua dapat diakses secara online. Baik guru dan siswa tidak perlu khawatir ada file yang hilang karena semua tersimpan dengan aman dalam GCR.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Daring dengan Google Classroom

Pada ranah penilaian disediakan fitur Grading yang bisa digunakan guru untuk memantau progress tugas setiap murid. Guru juga bisa memberikan feedback atau umpan balik dengan mengedit atau koreksi terhadap tugas tersebut dan dikembalikan kepada siswa sehingga siswa bisa belajar dari komentar yang diberikan oleh guru.

Berbagai kelebihan GCR tersebut dirancang dalam rangka untuk memberikan kemudahan dalam aktivitas pembelajaran terutama pada saat pembelajaran dengan tatap muka langsung tidak bisa dilakukan. Dengan segala keterbatasan kemampuan yang dimiliki oleh orang tua siswa, GCR menjadi salah satu solusi proses pembelajaran tetap berlangsung di masa pandemi. (ra2/bas)

Guru TIK SMP Negeri 11 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya