alexametrics

Asyiknya Belajar Gerak Lokomotor dengan Metode Picture and Picture

Oleh : Karyono, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran menyenangkan adalah suatu proses pembelajaran yang berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mengesankan.

Pada praktiknya, untuk menerapkan pembelajaran yang menyenangkan memiliki tantangan tersendiri sebagaimana dialami oleh penulis di kelas I (satu) SD Negeri 01 Sumubkidul Kecamatan Sragi, masih ditemukan beberapa siswa yang kurang antusias sehingga menerima materi pembelajarannya tidak maksimal.

Penulis lantas menggunakan metode Picture and Picture untuk menerapkan pembelajaran yang mampu memberikan semangat dan rasa senang dalam belajar.

Kompetensi Dasar pada ranah pengetahuan dalam materi pembelajaran ini memahami prosedur gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.

Pada ranah ketrampilan mempraktikkan prosedur gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional. Indikator pencapaian kompetensi siswa mampu berjalan, berlari, dan melompat.

Baca juga:  Serunya Belajar Application Letter dengan Metode STAD

Suprijono (dalam Huda 2014: 236) mengemukakan bahwa metode Picture and Picture merupakan strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran. Metode ini caranya adalah dengan mengurutkan dan memasangkan gambar yang sesuai dengan rangkaian logis. Media gambar merupakan unsur paling mendasar pada aktivitas pembelajaran ini.

Adapun penerapan metode Picture and Picture pada materi pembelajaran gerak dasar lokomotor di kelas I sebagai berikut: Pertama, guru memberikan apersepsi dan memberikan motivasi baik berupa game –game menarik atau menyanyi sambil bergerak, misalnya kucingku yang lucu, kelinciku, mentok, gajah kupu kupu dan lain lain.

Ini sebagai pramengajar agar siswa merasa senang terlebih dahulu dan game disesuaikan dengan materi pembelajaran. Kemudian, guru akan mengutarakan kompetensi dasar dan indikator capaian kompetensi pembelajaran Selain itu guru juga mengutarakan parameter kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dan cara memperolehnya. Setelah itu, guru memberikan teori terkait gerak dasar lokomotor.

Baca juga:  Belajar Permainan Olahraga Kasti dengan TGT

Guru menyampaikan materi sambil menunjukkan gambar dan menirukan gerakannya, di antaranya gambar kelinci, ayam dan kuda. Selanjutnya, guru mempertontonkan gambar ayam, kelinci dan kuda, gambar ayam berjalan, kelinci melompat dan kuda berlari serta mendorong siswa untuk proaktif dalam aktivitas pembelajaran dengan memperhatikan gambar yang dipresentasikan atau dipertontonkan oleh guru.

Kegunaan dari presentasi gambar ini adalah agar guru bisa lebih leluasa untuk menilai perilaku dan reaksi siswa sehingga siswa juga dapat mengerti pelajaran dengan lebih gampang. Untuk langkah berikutnya, guru bisa menciptakan gambar baru atau bisa menggunakan pesan demonstrasi multimedia seperti video.

Ini bertujuan agar suasana belajar semakin hidup. Kemudian, bagian ini, guru memilih siswa dengan acak untuk silih berganti dalam menirukan sesuai gambar –gambar yang dipajang oleg guru di depan kelas. Guru dituntut untuk kreatif dalam melakukan penunjukan agar siswa tetap rileks dan tidak tertekan ketika dipilih.

Baca juga:  Penerapan Model Problem Base Learning dalam Pembelajaran Menendang Bola

Cara yang efektif agar siswa terhindar dari tekanan adalah dengan permainan batu gunting kertas atau melempar bola sambil bernyanyi kelinci dan berhentinya bola itulah yang maju ke depan untuk menunjukan gambar dan menirukan gerakannya. Setelah itu, tahap eksplorasi. Pada tahap ini guru membentuk kelompok diskusi untuk membahas gerak lokomotor berdasarkan gambar yang ditampilkan.

Guru membentuk kelompok ini agar menarik. pada kreasinya, bisa dibuat kelompok dengan nama–nama hewan. Dan kelompok tersebut menirukan gerak berdasarkan nama hewan tersebut. Selanjutnya, guru memberikan evaluasi pembelajaran. Guru memanggil siswa satu persatu untuk menirukan apa yang gambar tunjukan oleh guru. Terakhir, guru dan siswa melakukan refleksi pembelajaran. Kegiatan ini untuk mendapatkan respon siswa terhadap materi yang telah dilaksanakan. (bk1/ton)

Guru PJOK SD Negeri 01 Sumubkidul Sragi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya