alexametrics

Metode Drill Tingkatkan Keterampilan Menulis Tegak Bersambung

Oleh : Mulyanti, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menulis sebagai salah satu bagian dari keterampilan berbahasa memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Menulis dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan pikiran, ide, perasaan, atau pengalaman dengan menggunakan lambang-lambang tertentu.

Pada pembelajaran menulis permulaan, anak-anak kelas rendah sekolah dasar di Indonesia diajarkan menulis huruf tegak bersambung.

Menulis tegak bersambung adalah proses membentuk huruf yang saling berkait satu sama lain membentuk sebuah kata, pada bidang datar dengan menggunakan alat tulis (Erdogan, 2012). Dalam pelatihannya, menulis tegak bersambung yang benar dan rapi tidak dapat dikuasai secara instan, tetapi harus dengan latihan secara berulang-ulang dengan menggunakan tahapan-tahapan tertentu sehingga mendapatkan kecakapan pada keterampilan tersebut. Pelatihan secara berulang-ulang dan terus menerus untuk mendapatkan keterampilan tertentu merupakan esensi dari pembelajaran dengan metode drill.

Menulis tegak bersambung merupakan keterampilan menulis permulaan yang wajib dipelajari oleh siswa kelas rendah, namun kenyataannya siswa kelas rendah di SD Negeri Girirejo 3 secara umum masih banyak memiliki kekurangan, diantaranya tulisan siswa yang kurang rapi, hurufnya putus-putus, belum jelas keterbacaannya, dan ada juga yang keluar garis buku. Untuk meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung, guru menggunakan metode drill.

Metode latihan berulang-ulang (drill) adalah kegiatan rutinitas yang dilakukan untuk memperoleh suatu kelebihan dibanding dengan orang lain, sehingga akan diperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan sebelum melakukan suatu rutinitas atau latihan.

Berdasarkan pendapat Suyanto dan Asep Jihad (Suyanto, 2013) keterampilan motorik latihan menulis sambung dengan latihan berulang-ulang diberikan kepada siswa. Sehingga siswa akan menguasai keterampilan menulis sambung dengan lebih baik melalui metode drill.

Sebelum pelaksanaannya siswa diberikan pengetahuan terlebih dahulu secara teori dan selanjutnya guru membimbing siswa untuk mempraktekannya sehingga siswa lebih terampil.

Langkah-langkah menggunakan metode drill yang pertama guru menjelaskan tujuan latihan menulis tegak bersambung. Kedua guru menentukan dengan jelas kebiasaan yang akan dilatihkan tujuannya agar siswa benar-benar mengerti.

Langkah yang ketiga siswa diberikan waktu untuk menyelesaikan tugasnya. Keempat memeriksa pekerjaan siswa sekaligus menentukan kesalahan umum, selanjutnya guru memberikan koreksi terhadap kesalahan-kesalahan tersebut, dan yang terakhir guru memberikan kesempatan pada siswa untuk berlatih sendiri untuk memaksimalkan proses drill.

Kegiatan menulis tegak bersambung bagi siswa kelas rendah akan merangsang kerja otak, terutama otak kanan siswa yang merupakan tempat mengatur berbagai macam seni dan estetika. Kemampuan otak siswa usia SD terutama siswa kelas rendah sedang berkembang dengan sangat baik.

Pembelajaran menulis tegak bersambung secara tidak langsung akan mengajarkan ketelitian dan kesabaran kepada siswa. Selain itu menulis tegak bersambung juga dapat memicu daya kreativitas siswa.

Menulis tegak bersambung dengan menggunakan metode drill digunakan juga sebagai sarana pendidikan karakter siswa. Keutamaan karakter yang ditanamkan adalah rajin, tekun, sabar dan teliti. (ms1/lis)

Guru SDN Girirejo 3, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya