alexametrics

Peran Penting Model Pembelajaran Terhadap Motivasi Prestasi Siswa

Oleh : Ida Nurkhayati, S.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Belajar merupakan kegiatan pokok dalam proses pendidikan di sekolah. Belajar adalah usaha yang dilakukan secara sadar untuk mengubah sikap dan tingkah lakunya. Dalam upaya mencapai perubahan tingkah laku dibutuhkan motivasi.

Motivasi merupakan salah satu faktor yang mendorong siswa mau belajar. Motivasi belajar dapat diklasifikasikan menjadi dua. Yaitu motivasi instrinsik (keadaan yang berasal dari dalam diri siswa sendiri yang dapat mendorongnya melakukan tindakan belajar) dan motivasi ekstrinsik (keadaan yang datang dari luar individu siswa yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan belajar).

Pembelajaran merupakan proses terjadinya interaksi positif antara guru dengan siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Guru mempunyai peran besar dalam mencetak peserta didik yang berkualitas. Yaitu memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi, serta menyenangkan bagi peserta didik.

Bentuk layanan itu berupa cara mengajar guru, strategi-strategi pembelajaran yang dipakai. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pembelajaran siswa di kelas, model-model pembelajaran serta metode pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Belajar Menggunakan Google Forms Mudah dengan Learning By Doing

Pada pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) materi Microsoft Excel pokok bahasan fungsi logika IF, banyak siswa yang kurang menguasai materi tersebut. Hal ini bisa dilihat dari dokumen nilai siswa yang nilainya masih rendah di bawah standar yang di tetapkan sekolah.

Rendahnya nilai siswa tersebut bisa disebabkan berbagai faktor. Antara lain penerapan model pembelajaran yang tidak tepat sasaran, guru menyampaikan materi yang kurang jelas sehingga siswa tidak paham.

Maka, guru berusaha mengubah cara mengajar dan mengubah metode pembelajaran. Fungsi logika IF merupakan materi prosedural yang harus diberikan selangkah demi selangkah dari materi sederhana sampai kompleks. Model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mempelajari pengetahuan sederhana sampai kompleks adalah explicit instruction.

Model pembelajaran explicit instruction terhadap hasil belajar siswa pada materi Microsoft Excel, pokok bahasan fungsi logika IF sangat berpengaruh terhadap motivasi dan prestasi siswa. Model pembelajaran explicit instruction (pengajaran langsung) merupakan suatu pendekatan yang dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedur dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah, Suyatno (2009:127).

Baca juga:  Caption by Whats App Story

Tujuan penggunaan model tersebut memaksimalkan penggunaan waktu belajar siswa. Sedangkan dampak pengajarannya adalah tercapainya ketuntasan muatan akademik dan keterampilan, meningkatnya motivasi belajar siswa serta meningkatkan kemampuan siswa.

Pada pelaksanaannya explicit instruction dapat berbentuk ceramah, demontrasi, pelatihan atau praktik, dan kerja kelompok.

Suprijono (2010:130) menyatakan ada beberapa fase atau langkah dalam pengajaran langsung (explicit instruction). Yaitu menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, mendemontrasikan pengetahuan dan keterampilan, membimbing pelatihan, mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik. Dan memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan.

Pada materi Ms Excel pokok bahasan fungsi logika IF dengan metode ceramah pencapaian siswa sangat rendah. Setelah guru menggunakan model pembelajaran explicit instruction, pencapaian siswa tinggi pada materi Microsoft Excel pokok bahasan fungsi logika IF.

Baca juga:  Soal Higher-Order Thinking Skill Melatih Siswa Berpikir Kritis

Variabel yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah variabel terikatnya hasil belajar siswa, variabel bebas model pembelajaran explicit instruction, variabel moderatornya motivasi berprestasi. Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung, dan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran explicit instruction.

Dari hasil uji instrumen penelitian dinyatakan data memiliki tingkat validitas dan reliabilitas tinggi. Pada uji hipotesis terdapat tiga hipotesis penelitian yaitu pertama hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung berbeda dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran explicit instruction.

Kedua, hasil belajar siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi berbeda dengan hasil belajar siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah. Ketiga terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa pada materi Ms Excel pokok bahasan fungsi logika IF menggunakan teknik Anova dua jalur. (pm1/lis)

Guru SMA Negeri 2 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya