alexametrics

Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match Saat PTM Terbatas

Oleh : M Ichsan Shofi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada pertengahan bulan Maret 2019 wabah virus corona melanda seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Penyebaran virus ini begitu cepat, sehingga pemerintah mengambil kebijakan yaitu berbagai instansi harus bekerja dari rumah. Termasuk anak – anak yang akhirnya harus merasakan belajar dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh.

PJJ meniliki dampak negatif, antara lain, peran orang tua ketika mendampingi belajar peserta didik terlalu berlebihan seperti mengerjakan tugas sekolah si anak. Hal ini menimbulkan sifat kurang disiplin dan mengurangi tanggungjawab peserta didik terhadap setiap kewajibannya. Akhirnya, guru mengalami kesulitan untuk mengukur daya serap materi pelajaran yang telah diterima oleh peserta didik. Belum lagi adanya penurunan minat belajar peserta didik karena terlalu banyak waktu untuk bermain di lingkungan rumah.

Angin segar mulai berhembus pada awal tahun pelajaran 2021 di lingkungan dunia pendidikan. Pemerintah mulai menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Pemerintah mengimbau agar awal PTM secara terbatas ini para guru benar-benar memperhatikan aspek psikologis peserta didik. Guru harus berusaha menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, agar peserta didik mempunyai semangat untuk sekolah lagi setelah sekian lama melakukan pembelajaran daring.

Baca juga:  Meningkatkan Pendidikan Karakter di Masa Pandemi melalui PJJ

Salah satu model pembelajaran yang cocok di terapkan di awal pemberlakuan PTM ini adalah model index card match. Model pembelajaran index card match atau pencocokan kartu indeks adalah suatu model pembelajaran dengan cara siswa mendapat sepotong kartu yang berisi soal dan siswa tersebut mencari kartu lain yang berisi jawaban yang sesuai dengan soal yang diperolehnya (Yatim, 2019). Model pembelajaran ini akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Model ini diterapkan untuk mengulang materi yang pernah diterima oleh peserta didik.

Pembelajaran secara daring (online) memungkinkan tugas sekolah terkadang tidak dikerjakan oleh peserta didik sendiri, tetapi dikerjakan oleh orang tua, saudara, atau tempat les. Nah, model index card match bisa digunakan untuk mengulang materi yang pernah disampaikan oleh guru ketika daring.

Baca juga:  Metode Outdoor Mengoptimalkan Karakter Ingin Tahu bagi Peserta Didik

Model index card match menghadirkan suasana belajar yang aktif dan tidak membosankan, walaupun materi pelajaran yang disampaikan pada jam terakhir. Hal ini seperti yang di terapkan di sekolah kami yaitu MI Negeri 7 Magelang.

Penerapan model ini tidak rumit dan cukup sederhana. Guru cukup mengikuti langkah-langkah seperti di bawah ini. Pertama, guru membuat potongan kartu sejumlah siswa satu kelas yang telah dibuat menjadi dua kelompok sama banyak. Jika jumlah peserta didik ganjil, maka guru membuat variasi agar pembelajaran tetap berjalan, mungkin guru ikut terlibat langsung dalam pembelajaran tersebut.

Kartu tersebut ada separuh yang berisi pertanyaan dan separuh lagi berisi jawaban terkait materi pelajaran. Kedua, kartu dicampur antara yang berisi pertanyaan dan kartu berisi jawaban. Setelah itu, bagikan kartu kepada peserta didik masing-masing mendapatkan satu kartu. Ketiga, peserta didik diperintah untuk mencari pasangannya, yaitu mencocokkan antara kartu berisi pertanyaan dengan kartu berisi jawaban.

Baca juga:  Pembelajaran IPS Menyenangkan melalui Strategi Card Sort

Bagi mereka yang sudah menemukan pasangannya, suruhlah mereka untuk duduk berdekatan. Setiap pasangan secara bergantian membacakan soal yang tertulis di kartu dengan suara keras. Pertanyaan yang telah dibacakan tadi, kemudian dijawab oleh pasangannya.

Lakukan itu secara berulang-ulang. Keempat, pada bagian akhir pembelajaran diadakan evaluasi untuk mengetahui semangat dan motivasi peserta didik setelah menggunakan model pembelajaran index card match, dengan memberikan pertanyaan yang mirip dengan yang ada dalam kartu.

Demikian salah satu model pembelajaran yang dapat bapak dan ibu terapkan saat awal PTM terbatas ini. Semoga peserta didik secara perlahan dapat mengikuti pembelajaran dengan semangat dan penuh kegembiraan. (ms1/ton)

Guru MI Negeri 7 Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya