alexametrics

Peningkatan Pemahaman Text Narrative melalui Role Playing

Oleh : Ariejaya Awan Lactea

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bahasa adalah salah satu alat komunikasi antarbangsa yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sesuai dengan pernyataan ini pengajaran bahasa adalah sesuatu yang penting untuk dilaksanakan. Pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing adalah salah satu bentuk dari berbagai pengajaran bahasa asing baik secara formal dan nonformal.

Mengacu pada uraian di atas adalah penting bagi para pengajar untuk menggunakan metode pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan pemahaman siswa. Menurut Sudirma pemahaman adalah penguasaan suatu ilmu atau teori menggunakan mental yang mampu berimajinasi dalam mengaplikasikan suatu ilmu atau teori tersebut dengan memberikan contoh (Sudirman, 2011).

Menurut Ngalim Purwanto (2011) pemahaman adalah tingkatan kemampuan yang mengharapkan seseorang mampu memahami arti atau konsep, situasi serta fakta yang diketahuinya. Dalam hal ini, ia tidak hanya hafal secara verbalitas tetapi memahami konsep dari masalah atau fakta yang ditanyakan, maka opearsionalnya dapat membedakan, mengubah, mempersiapkan, menyajikan, mengatur. Menginterpretasikan, menjelaskan, mendemonstrasikan, memberi contoh, memperkirakan, menentukan dan mengambil keputusan.

Baca juga:  Belajar Bahasa Inggris Menyenangkan dengan Kuis (Cerdas Cermat)

Pada dasarnya ada beberapa metode yang dapat diterapkan dalam pengajaran bahasa Inggris, role playing adalah salah satu dari beberapa metode tersebut.
Role playing dikenal dengan bermain peran merupakan salah satu bentuk drama. Dalam metode ini siswa diminta untuk bermain suatu drama untuk memperagakan peran-perannya dalam berinteraksi (Efendi : 2008).

Perdana (2010) juga menyatakan bahwa metode bermain peran merupakan suatu metode pembelajaran, dimana subjek diminta untuk berpura-pura menjadi seorang dengan profesi tertentu yang digeluti orang tersebut. Selain itu, subjek juga diminta untuk berpikir seperti orang tersebut agar dia dapat mempelajari tentang bagaimana menjadi seseorang dengan profesi tersebut.

Ada beberapa materi dalam pengajaran bahasa Inggris yang dapat dipadukan dengan metode role playing. Salah satu materi tersebut adalah narrative text (teks cerita naratif). Menurut (Marta, 2017) narrative text adalah suatu jenis teks yang berupa cerita khayalan, kisah nyata yang direkayasa atau dongeng. Jenis teks ini bersifat menghibur.

Baca juga:  Viral Siaga Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Recount

Menurut Murta (2017) naratif teks adalah suatu jenis teks yang berupa cerita khayalan, kisah nyata yang direkayasa, atau dongeng. Naratif teks menceritakan suatu cerita yang memiliki rangkaian peristiwa, kronologis yang saling berhubungan. Jenis teks ini adalah bertujuan untuk menghibur pembacanya. Adapun struktur narasi teks adalah orientation, complication, resolution, reorientation, cauda. Adapun unsur kebahasaan narasi teks adalah noun (kata benda), past tense, time connective, action verb, saying and thinking verbs.

Di dalam penerapan metode role playing pada pengajaran materi narrative text, guru pada awal pembelajaran dapat menerangkan hal-hal yang berkaitan dengan narrative text. Contoh, fungsinya, generic structure, bahasa yang dijurnalkan (thesis) dsb. Setelah menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan narrative text, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Kemudian guru memberikan atau membagikan beberapa materi cerita naratif untuk dipresentasikan di depan kelas secara berkelompok.

Baca juga:  Supervisi Klinis Pengawas PAS bagi Guru Tukang Kritik

Penggunaan metode role playing diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks naratif karena dengan melakukan kegiatan praktik, maka siswa secara langsung akan mempelajari materi secara nyata. Sehingga diharapkan siswa akan memahami secara jauh lebih mudah.

Hal yang tidak kalah penting adalah dengan belajar secara kelompok diharapkan akan memotivasi siswa untuk melakukan sesuatu yang terbaik bagi kelompoknya. Dengan bekerja kelompok diharapkan juga akan terbentuk sifat kebersamaan di antara siswa. (*/lis)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Wirosari

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya