alexametrics

Kiat Kepala Sekolah dalam Menyongsong PTM Terbatas

Oleh : Dyah Mulyani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dapat dilakukan secara dinamis. PTM Terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa.

Sekolah diharuskan memenuhi ketentuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sesuai SKB empat menteri dan juga Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Direktur Sekolah Dasar, Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih mengatakan bahwa pelaksanaan PTM terbatas perlu dipersiapkan dengan matang oleh pihak sekolah dan juga disokong orang tua murid serta lingkungan di sekitarnya

(https://paudpedia.kemdikbud.go.id/kabar-paud/majalah/cerita-kepala-sekolah-yang-lakukan-ptm-terbatas-penuhi-daftar-periksa-dan-bentuk-satgas-covid-19?ref=20210626093303&ix=11)

Dengan akan dilaksanakannya PTM terbatas ini tentu saja sangat disetujui oleh semua pihak. Demikian juga sangat disetujui oleh wali murid di SDN Maduretno Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Berbagai persiapan telah di lakukan di sekolah, kesiapan fisik dan psikologi. Kesiapan fisik antara lain menyiapkan thermogun di pintu masuk, tempat cuci tangan dengan sabunnya, hand sanitizer, penyediaan dan penyemprotan disinfektan di setiap ruang. Menjaga kebersihan toilet, dan kebersihan lingkugan di sekitar sekolah.

Sekolah juga wajib mengalokasikan dana untuk menunjang segala persiapan pembukaan sekolah. Kesiapan psikologis antara lain membentuk tim pelatihan untuk melaksanakan workshop guru/pegawai secara daring dan luring, membentuk gugus tugas pembelajaran, psikososial, dan tata ruang, membentuk gugus tugas kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Terdapat dua fase dalam pelaksanaan PTM terbatas di tahun ajaran 2021/2022 yaitu masa transisi dan masa kebiasaan baru. Masa transisi akan berlangsung selama 2 bulan sejak PTM terbatas dimulai di sekolah. Sedangkan masa kebiasaan baru merupakan masa setelah masa transisi berakhir.

Berikut rangkuman prosedur dan pedoman PTM terbatas untuk jenjang SD yang dirangkum dari situs Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek. Yang pertama adalah kondisi kelas, guru mengatur bangku siswa dengan jarak minimal 1,5 m dengan jumlah siswa 18 orang di setiap kelas.

Kedua, sekolah menentukan jumlah hari dan jam PTM terbatas dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan serta jumlah rombongan belajar yang ada dan ruang kelas yang tersedia. Ketiga, semua warga sekolah wajib menggunakan masker kain 3 atau masker sekali pakai/masker bedah yang menutupi hidung dan mulut sampai dagu.

Jika menggunakan masker kain maka digunakan setiap 4 jam atau saat sudah lembab/basah. Cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan atau hand sanitizer. Pada saat berinteraksi selalu menjaga jarak minimal 1,5 meter dan menghindari kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan.

Menerapkan etika batuk/bersin yaitu menggunakan siku tangan sebelah dalam. Keempat, kondisi medis warga sekolah dalam keadaan sehat. Jika mengidap penyakit penyerta (komorbid) harus dalam kondisi terkontrol. Tidak memiliki gejala Covid-19, termasuk orang yang serumah dengan warga satuan pendidikan.

Begitulah bila sekolah dibuka banyak tantangan yang harus dihadapi para pendidik dan tenaga kependidikan.

Bersamaan dengan itu, mereka juga wajib menjaga imun untuk keselamatan dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan. Tugas berat ini tidak bisa diatasi sendiri oleh kepala sekolah.

Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, pegawai, siswa, orangtua, masyarakat, dan dinas kesehatan untuk saling menguatkan sangat diperlukan bila sekolah di zona hijau dan Kuning dibuka untuk pembelajaran tatap muka. Salam sehat. Semoga semua hidup berbahagia menyongsong era baru pembelajaran di sekolah. (ms1/lis)

Kepala SDN Maduretno, Kec. Kaliangkrik, Kabupaten Magelang

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Curah Hujan Meningkat 70 Persen

Warga Sambut Baik Festival Gedongsongo 2021

Bangun Jamban Warga Miskin

Lembaga Kearsipan Terbaik Se-Jateng

Populer

Artikel Menarik Lainnya