alexametrics

Pianica Melodica Menyenangkan untuk Pembelajaran Musik Sederhana

Oleh : Triyono, S.Sn

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran musik sederhana merupakan salah satu materi yang ada pada mata pelajaran seni budaya kelas VII semester 2. Materi ini menuntut setiap siswa mampu memainkan salah satu alat musik yang termasuk kelompok sederhana.

Alat musik yang masuk kelompok sederhana di antaranya pianika, recorder, triangle dan lain-lain. Ciri khas dari alat musik sederhana adalah teknik permainan yang sederhana. Yaitu memainkan melodi sederhana atau ritme sederhana.

Semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, semua proses pembelajaran dilaksanakan dengan daring. Pembelajaran daring menuntut kreativitas guru supaya materi dapat tersampaikan dengan baik kepada peserta didik.

Di SMP Negeri 15 Surakarta tempat penulis mengajar, pembelajaran seni budaya materi musik sederhana yang semula dilaksanakan di ruang kelas diubah ke sistem daring. Proses pembelajaran yang biasanya dilaksanakan dengan praktik bersama diruang kelas berubah menjadi learning from home.

Guru harus berupaya mencari media pembelajaran baru guna menjadi solusi supaya target materi dapat tercapai. Peserta didik diharapkan tetap dapat belajar musik sederhana meskipun dirumah dan tidak mempunyai alat musik sederhana.

Menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad, 2014:3) media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.

Menurut (Arsyad, 2014:29-30) manfaat media adalah media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat mempelancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar. Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indra, ruang, dan waktu.

Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka. Android menurut Satyaputra dan Aritonang (2014: 2) adalah sebuah sistem operasi untuk smartphone dan tablet. Sistem operasi dapat diilustrasikan sebagai jembatan antara piranti (device) dan penggunaannya.

Sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan device-nya dan menjalankan aplikasi-aplikasi yang tersedia pada device. Pengertian tersebut senada dengan pembelajaran di SMP Negeri 15 Surakarta yang menerapkan learning from home, bahwa untuk mencapai target pencapaian kompetensi memerlukan penggunaan media dalam proses pembelajaran.

Pianica melodica adalah sebuah aplikasi berbasis android yang mampu menghasilkan suara menyerupai suara alat musik pianika. Aplikasi ini dapat diunduh dari Playstore dan diinstal pada perangkat android milik peserta didik. Aplikasi tersebut mampu menghasilkan suara mirip alat musik pianika yang dimainkan dengan cara menyentuh. Di awal kegiatan, guru menyampaikan tutorial penggunakan aplikasi pianica melodica melalui google meet. Kemudian guru memberi contoh cara memainkan aplikasi dan ditirukan bersama-sama oleh peserta didik.

Setelah itu guru menyampaikan materi melodi sederhana yang harus dikuasai oleh peserta didik. Kemudian peserta didik dapat belajar secara mandiri sesuai materi yang ditentukan guru. Suara yang ditimbulkan hampir sama dengan suara instrumen pianika yang sesungguhnya.

Adapun faktor pendukung yang sangat membantu dalam penerapan aplikasi pianica melodica adalah tingginya partisipasi dan keaktifan peserta didik yang membuat proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Peserta didik juga termotivasi karena dapat belajar musik sederhana meskipun tidak mempunyai alat musik pianika.

Dengan media pembelajaran baru ini peserta didik yang kurang jelas dapat mengulang sesuai notasi atau melodi yang diinginkan sampai mampu mempraktikkan musik sederhana dengan baik. Suasana belajar juga menjadi lebih menyenangkan karena peserta didik dapat belajar musik sederhana di manapun berada.

Sedangkan bagi guru pembelajaran musik sederhana dengan media pianica melodica adalah inovasi dan solusi terhadap proses pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Guru menjadi lebih bersemangat, termotivasi, dan lebih mudah menyampaikan materi serta alternatif dari proses pembelajaran alat musik sederhana. (pr1/lis)

Guru Seni Budaya SMPN 15 Surakarta

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya