alexametrics

Read Aloud untuk Siswa di Masa PTM

Oleh : Annisa Rochmawati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi adalah saat sulit untuk siswa belajar. Terutama bagi mereka yang terbatas dalam akses materi pembelajaran. Guru juga sudah melakukan upaya-upaya guna meningkatkan motivasi siswa, namun tidak jarang guru kesulitan. Adanya PTM terbatas juga masih membatasi guru dalam penyampaian materi kepada siswa karena jam pembelajaran yang masih kurang.

Hal tersebut juga terjadi di SDN Pelemsari, Kabupaten Rembang dimana siswa merasa kesulitan belajar selama masa pandemi terjadi karena jumlah kehadiran yang terbatas dan akses internet tidak lancar. Kesulitan dirasakan lebih pada kelas rendah dimana siswa memiliki kemampuan membaca, menulis, penyampaian kosakata yang terbatas.

Untuk mengatasi hal tersebut, penulis yang juga sebagai guru kelas menggunakan metode khusus. Pemecahan masalah itu dengan melaksanakan read aloud baik secara daring maupun luring. Read Aloud sendiri merupakan metode membacakan buku untuk anak, agar mereka bisa mengasosiasikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan dengan tujuan menciptakan pengetahuan dasar anak, membangun kosakata, dan memberikan cara membaca yang baik (Silberman, 2006).

Manfaat read aloud antara lain dapat membangun keterampilan literasi melalui pengenalan bunyi, intonasi, kemampuan mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Read Aloud juga membantu siswa menambah kosa kata, terutama kosa kata bahasa buku yang dipergunakan untuk membaca. Guru yang membacakan cerita kepada siswa diharapkan bisa menjadi contoh membaca bagi siswanya (reading role model).

Untuk memulai read aloud di masa PTM ini kita bisa mengupayakan dengan membaca materi kepada siswa ketika PTM dilaksanakan dan melakukan rekaman suara kita ketika membaca materi saat daring di rumah. Pembacaan materi yang perlu diperhatikan adalah intonasi, pelafalan, cakupan materi, dan yang terpenting adalah komunikasi guru dan siswa saat melakukan pembacaan. Penyampaian materi ini bisa dilakukan dengan langkah-langkah yang ringkas, baik secara daring maupun luring.

Pertama, siapkan bacaan apa yang akan diberikan kepada siswa. Materi yang ringan, tapi mudah dipahami menjadi kunci untuk menyampaikan informasi baru pada siswa. Pemilihan bahasa juga harus disesuaikan dengan usia siswa. Bacaan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, cerita binatang merupakan contoh bacaan yang bisa dinikmati siswa.

Kedua, memahami kemudian menyampaikan bacaan kepada siswa. Lafal dan intonasi yang baik membuat siswa cepat menangkap isi bacaan atau pesan yang disampaikan oleh guru. Ketika PTM dilakukan, sampaikan bacaan sesuai dengan hal yang direncanakan sebelumnya. Bila melalui daring, bisa dilakukan dengan rekaman suara. Hal yang perlu dipersiapkan adalah alat yang digunakan untuk melakukan perekaman.

Alat yang baik adalah yang dapat menangkap suara dengan jelas dan jernih. Tidak perlu menggunakan alat yang mahal, tapi guru bisa menggunakan alat yang sudah ada, seperti microphone, headphone, atau telepon genggam yang guru miliki. Perekaman dilakukan ditempat yang minim gangguan suara dari luar agar yang dapat didengar suara dari guru yang membacakan materi atau cerita. Lakukan perekaman sampai mendapatkan hasil yang diinginkan, baik secara penyampaian materi, lafal, dan intonasi yang digunakan guru. Ulangi kembali bila hasil yang didapat dirasa belum maksimal.

Ketiga, cek respons siswa. Setelah kegiatan selesai dilaksanakan, minta siswa untuk memberikan komentar mengenai bacaan. Hal ini bisa dilakukan secara terbuka melalui grup maupun pesan pribadi. Jika guru ingin lebih terstruktur, bisa menggunakan google form untuk mengetahui respons siswa atau menyebarkan angket yang bisa diisi siswa ketika PTM dilakukan.

Keempat, lakukan refleksi terhadap respons yang telah diberikan siswa. Refleksi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru ketika menggunakan metode read aloud dan memperbaiki pembelajaran. Read aloud merupakan metode yang bisa diaplikasikan guru dengan mudah. Langkah yang digunakan juga cukup ringkas. Siswa juga tidak perlu susah mencari materi sendiri karena guru memberikan bacaan yang sesuai dan menarik untuknya. Dengan berbagai kemudahan tersebut layak hendaknya guru menggunakan metode read aloud dalam pembelajaran PTM saat ini. (fkp1/lis)

Guru SD Negeri Pelemsari, Kabupaten Rembang

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya