alexametrics

Media Crossword Puzzle, Belajar Tata Surya menjadi Asyik

Oleh : Noor Handayani, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Guru memegang peran penting dalam proses pembelajaran. Segala kegiatan yang ada di dalam kelas sepenuhnya tanggung jawab guru. Guru sebagai sumber utama untuk memberikan stimulus kepada siswa untuk belajar. Maka guru harus pandai-pandai memutar otak agar proses pembelajaran menarik bagi siswa dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Pembelajaran tradisional sudah tidak lagi efektif karena siswa kurang aktif dalam pembelajaran yang diakibatkan tidak mampu menguasai kompetensi dengan sempurna. Saat ini pendekatan-pendekatan yang dilakukan dalam pembelajaran harus berpusat pada siswa. Konsep pembelajaran harus diubah dari guru mengajar menjadi siswa belajar.

Siswa tidak lagi diposisikan sebagai objek belajar, melainkan diposisikan sebagai subjek yang belajar sesuai bakat, minat, dan kemampuan yang dimilikinya. Proses pembelajaran seperti inilah yang disebut pembelajaran berpusat kepada siswa (student centered) (Sanjaya, 2008: 99). Bagaimana guru menerapkan strategi, teknik, metode atau pun media pembelajaran yang menarik, sehingga membuat proses belajar lebih menyenangkan dan mengasyikkan siswa yang pada akhirnya akan berdampak pada hasil belajar yang maksimal.

Baca juga:  BKT Tingkatkan Disiplin Siswa di Masa Pandemi

Dalam mata pelajaran IPA terdapat materi yang banyak memiliki istilah-istilah asing yang belum terlalu umum atau masih jarang didengar oleh siswa usia SD. Istilah-istilah tersebut akan sulit diingat oleh siswa jika siswa tidak memahami artinya. Untuk dapat mempelajarinya dengan mudah guru dapat memanfaatkan media dalam pembelajaran IPA,diantaranya penggunaan media seperti yang sudah diterapkan di SD Negeri 1 Pengkol Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara kelas 6 pada materi Tata Surya dengan media crossword puzzle atau dalam bahasa Indonesia Teka Teki Silang (TTS).

Media crossword puzzle merupakan suatu media berbentuk kotak-kotak yang terdiri atas dua jalur yaitu mendatar (kumpulan kotak yang membentuk satu baris dan beberapa kolom) dan menurun (kumpulan kotak yang membentuk satu kolom dan beberapa baris). Untuk menyelesaikan permainan ini, siswa harus menjawab pertanyaan yang telah tersedia dan mengisikan jawaban tersebut pada kotak-kotak yang tersedia (Permata, 2013).

Baca juga:  Pembiasaan Literasi Baca dan Tulis dengan “Badu Latu”

Jadi media pembelajaran crossword puzzle dapat saling berhubungan antara beberapa huruf dari satu jawaban pada jawaban lainnya dengan stimulus satu huruf di awal, tengah atau akhir. Crossword Puzzle merupakan suatu media yang memungkinkan siswa untuk berpikir lebih kreatif untuk memasukkan huruf sehingga menjadi kata sesuai panjang yang telah tersedia,sehingga dapat juga melatih kesabaran siswa.

Menurut Zaini (2007: 71-72) teka-teki dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang baik dan menyenangkan tanpa kehilangan esensi belajar yang sedang berlangsung. Penggunaan media TTS ini harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Dalam hal ini guru dapat menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tata surya untuk disusun menjadi pertanyaan mendatar dan menurun.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Matematika dengan Snowball Throwing Berbantu Papan Pengurangan

Media crossword puzzle sangat bermanfaat untuk mengasah daya ingat siswa, mengembangkan kemampuan analisa, menghibur dan merangsang kreativitas siswa. Ketika siswa menjawab teka teki secara tidak langsung ia akan melupakan ingatan-ingatan tertentu. Jika anak sedang cemas misalnya, kecemasan itu akan terganti dengan kesibukannya dalam mencari jawaban dari teka-teki yang ada dan siswa akan menemukan pertanyaan-pertanyaan baru yang belum tentu didapatkan sebelumnya ketika menjawab soal-soal.

Media crossword puzzle dapat menjadi pilihan belajar dengan bermain seta menyenangkan dalam penggunaannya. Siswa dapat menyelesaikan suatu masalah dengan cara melengkapi susunan teka teki silang sesuai pertanyaan. Media crossword puzzle mampu melibatkan semua siswa untuk aktif berpikir, merangsang siswa untuk tidak bosan dan tetap fokus pada pembelajaran sehingga materi mudah diingat. (fkp2/ton)

Guru SD Negeri 1 Pengkol Kec. Jepara Kab. Jepara

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya